fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200726 152324Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers

SitindaonNews.Com | Seorang CEO bernama Freddie Figgers disebut sebagai Batman atau Iron Man di dunia nyata. Pasalnya bukan hanya seorang inventor kaya, ia juga dermawan yang suka membantu sesama. Tak disangka pria muda yang memimpin sebuah perusahaan komputer ini pernah dibuang ketika kecil. Saat bayi ia ditinggal di tempat sampah sebelum ditemukan dan diadopsi sebuah keluarga.

Freddie Figgers adalah CEO Figgers Communication, perusahaan senilai USD 63 juta (Rp 922 miliaran) yang mulai dirintisnya sejak remaja. Freddie yang sudah jago memperbaiki komputer di usia sembilan tahun ini pun memiliki empat paten dan menjadi salah satu pemimpin telekomunikasi termuda. Di balik kesuksesannya, ternyata Freddie punya kisah hidup yang ironi. Pernah jadi anak yang dibuang, kini ia pun membuktikan bahwa bakat, ketekunan, dan kedisiplinan membuatnya bisa jadi seseorang.

Freddie FiggersFreddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers

Dilansir Boredpanda, Freddie yang lahir di Quincy, Florida ini ditinggal oleh ibunya di sebuah tempat sampah setelah dilahirkan. Dua hari kemudian ia diadopsi oleh pasangan Nathan dan Betty Figgers. Sejak kecil, Freddie pun sudah menunjukkan keistimewaan. Di usia sembilan tahun, ia sudah bisa membetulkan komputer dan mulai bekerja. Ia pun resmi menjadi teknisi komputer di umur 12. Lalu ketika berusia 15, Freddie mulai membangun perusahaan komputernya.

Salah satu temuan mengagumkan untuk anak 15 tahun yang juga menjadi awal kesuksesan Freddie adalah sepatu dengan GPS pelacak dan alat komunikasi dua arah. Temuan itu berawal dari ayah angkatnya yang mengalami Alzheimer dan kadang sulit menjelaskan keberadaannya.

Freddie FiggersFreddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers

"Aku bisa menelepon dan berkata, 'Hai ayah ada di mana?' dan dia tidak perlu melakukan apa-apa selain menunduk dan bicara pada sepatunya lalu aku bisa melacak lokasinya. Itu program yang sangat sukses dan sebuah perusahaan menghubungiku dari Kansas lalu mereka membeli program itu untuk USD 2,2 juta (Rp 32 miliaran)," katanya.

Setahun kemudian, pria yang kini berusia 30 tahun itu menggunakan uang tersebut untuk mendanai Figgers Communication. Dan di usia 24, Freddie sudah membangun dan mendesain 80 program software.

Freddie FiggersFreddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers

Kesuksesan bukan satu-satunya hal yang bisa dibanggakan dari pria ini. Freddie juga dikenal aktif dalam memberi bantuan dana dan menjadi panutan aktif dalam komunitasnya dengan mensponsori program-program anak muda, memberi beasiswa, menolong orang-orang tua, hingga membantu jaminan rumah yang hampir disita.

"Aku percaya pada mengubah rasa kepedulian menjadi aksi dan jika kamu melihat sebuah masalah, cari solusinya untuk memberi dampak agar mengubah hidup seseorang. Aku ingin memberi dampak pada dunia ini dan mengubah hari ini menjadi hari esok yang lebih baik karena uang adalah bukan apa-apa selain sebuah alat tapi dengan alat tersebut kita bisa memberi dampak dan mengubah hidup orang sehari-hari dengan memberi mereka kesempatan," kata Freddie.

Sumber: detik.com/wolipop

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1593660727212

SitindaonNews.Com | Sudahkah Anda menyantap buah hari ini? Tahukah Anda jika tepat pada hari ini 1 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buah Sedunia.Hari Buah ini pertama kali diperingati di Berlin, Jerman pada tahun 2007.

Awal peringatan Hari Buah Sedunia ini adalah untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam sebuah hidangan makanan agar bisa tercipta solidaritas, dan kini seluruh dunia sudah merayakannya. Di masa Pandemi Covid-19 ini konsumsi buah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, tak heran jika buah-buahan banyak dipilih untuk konsumsi rutin baik dimakan langsung maupun disajikan dalam beragam resep.

HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA 

FB IMG 1593470640259

Sistem kekebalan yang kuat membantu menjaga kesehatan seseorang. Sistem kekebalan terdiri dari organ, sel, jaringan, dan protein yang melawan patogen, yaitu virus, bakteri, dan benda asing yang menyebabkan infeksi atau penyakit. Oleh sebab itu jagalah daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi sembilan buah yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda, seperti yang dilansir dari laman Health with Nedi, Rabu 1 Juli 2020.

1. Lemon

Lemon sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C tingkat tinggi, antioksidan alami. Lemon juga memiliki sifat antibakteri dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan infeksi. Ketika suhu mulai turun dan musim flu mulai, lemon bisa menjadi tambahan yang sangat bermanfaat untuk diet Anda.

Cobalah minum air panas dengan lemon dan madu manuka jika Anda masuk angin. Campuran ini dapat mengobati infeksi tenggorokan dan membantu melonggarkan sesak napas. Banyak resep lezat yang menggabungkan lemon seperti pasta ayam lemon krim.

2. Apel

Banyak orang melupakan banyak manfaat kesehatan dari apel. Sebutir apel mengandung banyak antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Apel juga sangat tinggi serat dan air, yang menjadikannya camilan tengah hari yang sempurna. Salah satu cara favorit untuk menikmati apel adalah dengan membuat Apple Crumble.

3. Jeruk bali

Tahukah Anda bahwa grapefruit atau jeruk bali adalah salah satu buah dengan kalori terendah yang dapat meningkatkan kontrol nafsu makan. Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, antioksidan kuat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin A yang dikenal bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh Anda dengan melindungi terhadap peradangan. Cobalah konsumsi irisan jeruk bali atau menggunakannya sebagai tambahan lezat untuk salad Anda.

4. Ceri

Ceri adalah buah yang dapat membantu kekebalan tubuh Anda, sebab Ceri mengandung kadar vitamin C yang tinggi bersama dengan tingkat melatonin yang signifikan. Melatonin adalah hormon alami yang mengatur siklus tidur. Sistem kekebalan tubuh dapat sangat terganggu tanpa tidur yang cukup. Lain kali Anda perlu bantuan untuk tertidur cobalah minum segelas jus ceri tanpa gula.

5. Pir

Pir adalah sumber vitamin C yang bagus yang akan membantu Anda membangun sistem kekebalan yang lebih kuat. Pir juga dikenal sebagai anti-penuaan karena kadar serat yang dikandungnya merupakan nutrisi penting bagi kulit Anda.

6. Delima

Delima telah digembar-gemborkan sebagai makanan kesehatan selama berabad-abad, dan untuk alasan yang baik. Buah delima berwarna merah cerah karena mengandung polifenol yang mengandung antioksidan kuat. Jus delima memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada anggur merah dan teh hijau. Delima juga mengandung kadar vitamin C yang tinggi dan bahkan mungkin memiliki sifat melawan kanker menurut penelitian terbaru.

7. Mangga

Mangga adalah buah lezat yang juga bagus untuk kesehatan dan kekebalan tubuh Anda. Satu porsi mangga menyediakan seperempat dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan bagi Anda. Vitamin A membantu produksi sel darah putih yang membantu melawan infeksi di dalam tubuh Anda. Mangga juga akan membantu menjaga rambut dan kulit Anda tetap terhidrasi dan bercahaya. Anda bisa membuat salsa mangga dan topping salmon panggang sebagai kreasi hidangan berbahan mangga.

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200720 091249

 

SitindaonNews.Com | Anak usia di bawah satu tahun sebaiknya tak diberi madu karena bisa mendapatkan risiko berbahaya, menurut dokter spesialis anak di RS Pondok Indah Bintaro, Robert Soetandio.

"Pemberian madu di bawah satu tahun tidak boleh, ditakutkan ada kontaminasi Clostridium botulinum," kata dia via daring, Minggu sore.

Clostridium botulinum yang salah satunya ditemukan di dalam madu bisa menghasilkan neurotoksin yang berbahaya di dalam tubuh atau memunculkan kondisi yang disebut botulisme.

Laman Healtline mencatat, botulisme adalah kondisi serius yang salah satunya bisa berujung kematian dan anak terutama di bawah usia enam bulan berada pada risiko tertinggi.

Gejala botulisme yang paling umum meliputi kelemahan, sulit makan, sembelit, lesu, anak bisa sulit bernapas dan beberapa bahkan bisa mengalami kejang.

Gejala ini biasanya muncul dalam 12-36 jam setelah makan makanan yang terkontaminasi bakteri Clostridium. Namun, beberapa anak dengan botulisme mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda sampai 14 hari setelah paparan.

"Jadi (madu sebaiknya) ditunda dulu sampai (anak) berusia setahun ke atas, rasa manis bisa dari yang lain seperti pepaya," demikian kata Robert.

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

2758259267

SitindaonNews.Com | Penyakit asam urat nampaknya menjadi salah satu penyakit yang diderita banyak orang.

Penyakit asam urat adalah penyakit yang muncul akibat gangguan metabolisme purin.

Jika kamu memiliki risiko penyakit asam urat, alangkah baiknya untuk membatasi konsumsi makanan penyebab asam urat. .

BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA BAIK UNTUK KESEHATAN ANDA

1592958765588

Selama ini kita kerap mendengar informasi yang menyatakan bayam bisa menyebabkan asam urat.

Namun berita yang masih simpang siur membuat tak sedikit orang ragu.

Ternyata informasi tersebut bukan sekedar isapan jempol, lho.

Sudah ada studi ilmiah yang membuktikan hipotesis tersebut.

Melansir Kompas.com, bayam termasuk bahan makanan yang mengandung purin sedang.

Kandungan purin dalam 100 gram bayam berkisar 9-100 mg dan masuk ke kategori yang tidak bisa dianggap enteng.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar kita membatasi jumlah konsumsi bayam.

Sementara, bagi penderita asam urat, konsumsi purin dari makanan sebaiknya dibatasi kira-kira hanya 100-150 mg per hari.

Untuk para penderita penyakit asam urat, kondisi ini dapat menyebabkan asam urat kambuh dengan gejala nyeri di persendiran tangan dan kaki.

Tak hanya penderita asam urat, penderita rematik juga disarankan untuk membatasi konsumsi bayam karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan.

Selain bayam, terdapat beberapa sayuran lain yang patut diwaspadai para penderita asam urat karena mengandung purin sedang.

Sayuran tersebut antara lain: kembang kol, asparagus, jamur, kangkung, daun singkong, daun dan biji melinjo, serta kacang polong dan buncis.

Dalam jumlah normal, purin sebenarnya tidak akan menimbulkan masalah.

Namun, jika berlebih akan berdampak negatif terhadap kesehatan.

Untuk mengurangi risiko asam urat, sebaiknya kita minum air putih yang banyak.

Sumber: grid.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1594444050003

SitindaonNews.Com | Jakarta (ANTARA) - Mengetahui kematangan alpukat hanya dari warna kulitnya itu gampang-gampang susah. Ada kalanya daging alpukat ternyata sudah masak meski kulitnya masih hijau. Tak perlu bingung untuk menebak kematangan buah alpukat.

Mixologist Kenny Soetomo berbagi kiat mengetahui kematangan alpukat secara mudah.

National Runner-Up pada World Class Indonesia Cocktail Competition 2016 ini menyarankan untuk melihat lubang di bagian ujung alpukat yang tersambung dengan tangkai.

"Kalau warnanya gelap tua, artinya sudah matang," kata Kenny dalam kelas virtual, Kamis (9/7).

Jika warna dalam lingkaran itu masih terang, berarti alpukat tersebut masih terlalu muda.

Pemenang Australian National Suntory Cocktail Connoisseur 2014 ini menyarankan untuk segera mengonsumsi alpukat yang ujungnya sudah kecokelatan pada hari yang sama. Sebab, jika telah melewati titik tersebut, alpukat bisa menjadi busuk.

Kenny juga memberi saran seputar cara menyimpan alpukat. Sebaiknya simpan di suhu ruangan dan masukkan ke dalam kantong kertas jika ingin membuatnya cepat masak.

Alpukat punya banyak kegunaan bagi tubuh. Buah yang mengandung potasium ini tinggi lemak sehat, dapat membantu menyehatkan kulit, menurunkan tekanan darah dan menjaga kulit agar tetap lembut.

Berdasarkan studi dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research, alpukat memiliki senyawa khusus yang membantu menghentikan proses seluler yang biasanya mengarah pada perkembangan diabetes.

Alpukat bisa disantap langsung, ditambahkan ke dalam menu sarapan, atau dinikmati sebagai jus dan smoothie.

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200527 220512 895

New Normal Indonesia

SitindaonNews.Com | Sebagai dampak dari penyebaran virus corona terhadap kesehatan masyarakat yang membatasi ruang dan gerak  aktivitas masyarakat sehingga mengakibatkan pergerakan ekonomi menjadi lumpuh, kehidupan masyarakat semakin sulit.

Pembatasan aktivitas juga sangat  mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan² sosial dan budaya serta adat masyarakat selama ini.

Berhubung belum ditemukannya vaksin anti virus ini sehingga tidak ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir, maka dalam rangka menghidupkan kembali gerak ekonomi yang lumpuh tersebut pemerintah melakukan upaya dengan melonggarkan beberapa pembatasan² tersebut dengan membolehkan kembali beraktifitas dengan beberapa catatan. 

Perlu kita sadari bahwa sebagai akibat dari pelonggaran aktivitas ini maka akan terjadi gelombang kedua penyebaran virus corona yang lebih hebat lagi, diperkirakan angka kematian akan meningkat tinggi dibanding pada gelombang pertama, bahkan angka kematian bisa saja jutaan sampai ratusan jiwa yang meninggal.

Untuk menghindari serta mencegah itu tidak terjadi, maka sudah saatnya kita merubah pola hidup serta kebiasaan² utamanya dalam interaksi sosial budaya dan adat antar sesama yang selama ini sering kita lakukan, seperti berikut ini:

Silahkan beraktifitas dengan catatan :

1. Stop budaya salam-salaman dengan siapapun.
2. Hentikan kebiasaan cipika cipiki dengan siapapun.
3. Selalu pakai masker terutama saat keluar rumah.
4. Selalu cuci tangan.
5. Selalu jaga jarak dan hindari keramaian.
6. Jangan meludah atau membuang dahak di sembarang tempat, terutama saat berkendara di jalanan.

Mari kita mempersiapkan diri dengan kehidupan baru yang lebih disiplin sehingga kita mampu bertahan dalam menghadapi situasi sulit ini sehingga kita dapat menjadi pemenang dan menjadi manusia baru yang tahan terhadap serangan virus dan tekanan ekonomi ini. 

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1594433487363

SitindaonNews.Com | Jakarta (ANTARA) - Penderita diabetes dilarang untuk berolahraga agar tidak semakin memperparah penyakitnya, benarkah demikian?

Beberapa informasi menyebutkan bahwa orang dengan penyakit diabetes tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, namun menurut pakar penyakit diabetes, dr. Dante Saksono, Sp.PD., Ph.D., KEMD hal tersebut tidaklah benar.

dr. Dante menyatakan olahraga dapat membantu insulin bekerja lebih baik, dengan begitu gula darah bisa lebih turun.

"Tapi ada tipsnya, jangan minum obat yang bisa menurunkan gula darah sebelum olahraga. Kalau dia minum obat diabetes sebelum olahraga terus dia enggak makan, maka gula darah akan drop. Tapi kalau dia minum obat sesudah olahraga, sebelum makan itu yang benar," ujar dr. Dante dalam bincang-bincang daring Tropicana Slim, Jumat.

Menurut dr. Dante, olahraga dapat berfungsi untuk menurunkan dosis obat pasein diabetes. Misalnya, seorang pasien biasa mengkonsumsi obat 2 mg, dengan berolahraga dosisnya bisa berkurang menjadi 1 mg saja. Hal tersebut terjadi karena insulin yang diproduksi jadi lebih sensitif.

"Keuntungannya olahraga bisa mengurangi komplikasi yang timbul akibat diabetesnya. Orangnya akan lebih sehat, sirkulasi jantungnya lebih bagus, sirkulasi darah di kakinya lebih bagus, pembuluh darahnya lebih bagus dengan olahraga," jelas dr. Dante.

"Tapi ada juga yang harus diperhatikan. Kalau gula darahnya terlalu tinggi atau di atas 300 dari batas normal, ia tidak diperkenankan berolahraga. Jadi apa yang harus dilakukan, cek gula darah dulu, jangan minum obat sebelum olahraga," lanjutnya.

dr. Dante mengatakan olahraga apapun boleh dilakukan oleh penderita diabetes, asalkan dikerjakan dengan senang hati. Sebab hal ini akan berpengaruh pada kontinuitas seseorang untuk menjalaninya setiap hari.

"Olahraga yang bagus itu yang ia senang, kalau ia senang ia akan semangat dan melakukannya secara rutin. Tapi kalau yang bagus itu HIIT (high intensity interval training) dengan melakukan speed intensity yang keras terus slow lagi dan ini udah ada penelitiannya bisa menurunkan gula darah 30-40 persen," kata dr. Dante.

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1590109451742Situasi keramaian di salah satu pasar dadakan  di jalanan Kota Medan pada hari Kamis 21/5/20 pukul 21.00

#MedanTerserah
Corona minggir dulu, pedagang dan pengunjung tumpah ruah di jalanan, tanpa jaga jarak, banyak yg tidak pakai masker.

Medan siap², setelah lebaran nanti Corona siap menerkam, jangan kaget kalau tiba² ada yg terjatuh dan menggelepar di jalanan,,,
#AkuDiRumahAja
#TerserahKlenMauKemana

SitindaonNews.Com | Lockdown dan PSBB tidak berhasil dilakukan di Indonesia, akhirnya akan #TerserahKau.

Setelah Idul Fitri Pemerintah tidak akan update jumlah yang terkena Covid.

Artinya mau tidak mau rakyat harus mengikuti seleksi alam, yang kuat bertahan hidup kemudian immun, yang lemah mati dengan sendirinya.

Hasil akhir dari seleksi alam:

1. Kematian massal akan terjadi, puluhan bahkan mungkin ratusan juta penduduk yang meninggal.
2. Rumah Sakit akan dipenuhi pasien baik dalam perawatan maupun mayat² yang berserakan.
3. Yang kuat akan bertahan hidup dan menjadi evolusi peradaban dan generasi baru.

Tanda² seleksi alam:
1. Transportasi publik dibuka, terminal bus, stasiun kereta, bandara dibuka lagi untuk umum.
2. Kegiatan keramaian, perayaan, pesta, hiburan, wisata akan berjalan lagi seperti biasa.
3. Sekolah dan kampus akan dibuka lagi.
4. Kantor² akan bekerja lagi seperti biasa.
5. Pusat perbelanjaan dan pasar akan beraktifitas lagi seperti biasanya.

Agar bisa bertahan dengan seleksi alam:

1. Selalu jaga kebersihan, berolahraga serta makan sehat, makan selalu buah²am atau minum vitamin.
2. Selalu pakai masker, hindari keramaian atau kerumunan, selalu cuci tangan pake sabun/hand sanitizer.
3.Selalu mandi sehabis bepergian, ganti pakaian.

Dalam seleksi alam pasti ada yang kalah dan yang menang.

Pilihan ada di tangan anda, Kalah atau Menang!!!

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200705 063928

ANTARA - Selama masa pandemi COVID-19, membuat masyarakat semakin sadar untuk hidup sehat, salah satunya dengan bersepeda. Secara umum terdapat tiga jenis sepeda yang saat ini digandrungi masyarakat diantaranya folding bike (sepeda lipat), mountain bike (sepeda gunung), dan road bike (sepeda balap). Kegunaan sepeda pun sangat beragam, dimulai hanya dari sepeda yang didesain untuk menyusuri jalanan pegunungan yang terjal, hingga sepeda yang dirancang khusus untuk balapan. (Fadzar Ilham Pangestu/Soni Namura/Risbeyhi)

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1587870474123

PERJALANAN PENYAKIT COVID-19

Saya akan coba menyederhanakan cerita. Agar tak bikin cemas, apalagi was-was, tapi tetap awas. Karena covid-19 ini penyakit "rahasia ilahi" yang hingga kini masih bikin terkaget-kaget para ahli, tapi kalau kita sikapi dengan pas insya Allah kita akan tetap sehat jasmani dan rohani.

Untuk itu harus paham betul bagaimana perjalanan penyakit ini, meskipun kita semua masih belum paham betul bagaimana sebenarnya ia bisa menular ke sana kemari.

Berawal dari hari ketika seseorang terinfeksi virus ini (hari 0, garis biru).
Nama virus penyebab covid-19 ini adalah virus SARS-CoV-2. Ketika ia mulai menyelinap masuk ke dalam tubuh kita, lewat hidung, mulut, dan mungkin kelopak mata, maka virus ini mulai berkembang biak, tapi tak bikin kita merasa sakit. Bahkan kita tak sadar kalau di dalam tubuh kita virus ini mulai memperbanyak dirinya, dan mulai berperang dengan sistem imun kita yang di level sederhana.

Garis biru ini menggambarkan keberadaan virusnya. Coba lihat, semakin hari semakin tinggi. Artinya, virus SARS-CoV-2 ini semakin hari semakin banyak "kloning"nya.

Nah, sepanjang garis biru ini, hari ke-0 hingga hari ke 28, bila kita diperiksa dengan PCR (dari hapusan lendir di tenggorokan dan pangkal hidung) maka hasilnya akan positif. Karena PCR ini fungsinya mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 ini. Jadi, walaupun kita sudah terinfeksi SARS-CoV-2, kalau diperiksa PCR nya pada hari ke 29 atau lebih (artinya sebulan setelah terinfeksi), PCR nya akan negatif, karena virusnya sudah nggak ada.

Lho, virusnya sudah nggak ada? serius?

Iya. Virusnya sudah habis dibabat oleh sistem imun kita yang levelnya lebih tinggi, namanya antibodi. Ada dua antibodi yang akan melawan virus corona ini, yaitu IgM (garis hijau, mulai diproduksi tubuh kita pada hari ke-7 setelah infeksi) dan IgG (garis merah, mulai diproduksi pada hari ke 14, dua minggu setelah virus ini pertama kali masuk ke dalam tubuh kita).

Nah, gara-gara dua antibodi ini, atas ijin Allah swt tentunya, jalannya pertempuran mulai berubah, virus mulai kalah dan lama-lama habis di hari ke 28. Meskipun antibodi IgM sudah tidak lagi diproduksi tubuh di hari ke 21, tapi perjuangannya masih diteruskan oleh IgG sampai agak lama. Entah berapa lama. Tapi yang jelas, virusnya akan hilang lebih dulu sebelum produksi IgG habis.

Wah, berarti orang yang terinfeksi covid-19 bisa sembuh total dong?

Iya bisa. Tapi syarat dan ketentuan berlaku.

Yaitu: kita tak punya penyakit yang membuat tubuh kita gampang dirusak virus SARS-CoV-2 ini, seperti kencing manis, darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru, dan usia kita nggak terlalu tua.

Dan jangan sampai covid-19 yang kita derita sampai membuat radang paru atau pneumonia, karena risiko kematian jadi meningkat. Taruh kata nantinya sembuh, kalau sudah pneumonia maka paru-paru kita akan cacat yang membuat nafas kita jadi gampang ngos-ngosan.

Tapi kok ada yang masih muda, nggak punya penyakit apapun, kok ya tetap meninggal dunia? Nah, itulah yang saya bilang: rahasia ilahi. Tapi itu tak banyak, hanya 20%. Sisanya, sekitar 60%, yang bisa meninggal kena covid-19 ini ya yang seperti saya sebutkan di atas.

Nah, kembali ke grafik.

Jadi, biasanya, gejala sakit covid-19 ini akan mulai terasa pada hari ke-5 setelah terinfeksi. Karena yang menghadapi virus SARS-CoV-2 ini masih sistem imun ecek-ecek. Antibodi belum diproduksi.

Nah, karena antibodi belum diproduksi, kalau orang yang batuk dan demam serta nyeri telan bila diperiksa dengan rapid test di hari ke-0 hingga hari ke-6 tentu hasilnya negatif, karena, berbeda dengan PCR yang memeriksa keberadaan virusnya, rapid test ini (umumnya) memeriksa kemunculan antibodi.

Jadi, kalau tidak diperiksa PCR tapi diperiksa rapid test dan hasilnya negatif, jangan gembira dulu. Siapa tahu harinya belum pas. Karena itu, pemeriksaan PCR adalah pemeriksaan yang lebih akurat dibanding rapid test, walaupun lebih lama prosesnya.

Sampai kapan kira-kira orang yang terinfeksi covid-19 diperiksa rapid test hasilnya positif? Ya "selamanya".

Lho, katanya bisa sembuh? Iya. makanya, kalau diperiksa rapid test dan hasilnya positif, jangan stress dulu. Coba lanjutkan dengan pemeriksaan PCR.

Kalau ternyata pemeriksaan PCR nya positif, berarti anda sedang terinfeksi covid-19 dan virusnya masih ngendon di tubuh anda. Kalau gejalanya nggak parah, maka istirahat, minum vitamin C, dan tetap di kamar. Jangan keluyuran meskipun di dalam rumah, karena orang tua kita bisa tertular dan bisa saja gejalanya lebih parah dan bahkan sampai mengancam jiwa mereka. Karena usia mereka lebih tua. Apalagi keluyuran ke pasar, ke masjid, ke tetangga.

Dan jangan stress. Ketenangan, kegembiraan, dan ketawakkalan sangat membantu penyembuhan.

Tapi kalau ternyata saat hasil rapid test anda positif, dan setelah dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR ternyata hasilnya negatif, selamat!! Anda sudah terinfeksi covid-19, paling sebentar 1 bulan yang lalu, tapi penyakitnya udah lewat, dan virusnya sudah hilang, dan anda dapat bonus kekebalan (insya Allah) terhadap covid-19 ini berupa antibodi anti-covid 19 yang insya Allah akan bertahan lama (garis merah).

Tapi ingat, cerita ini hanya bagi yang bukan risiko tinggi seperti yang saya sebut di atas ya.

Jadi kalau anda masih muda, nggak penyakitan, ingatlah anda bisa tetap sehat meskipun terinfeksi covid-19 tapi anda menjadi orang yang paling berbahaya bagi orang tua dan kakek-nenek anda karena bisa saja anda jadi orang yang terinfeksi dan tidak muncul gejala, sehingga tanpa sadar dan tanpa rasa berdosa bisa membunuh orang tua dan kakek-nenek anda dengan virus yang anda bawa pulang ke rumah.

Itulah sebabnya mengapa anda diminta untuk tetap di rumah dan memakai masker ketika terpaksa keluar rumah. Bukan hanya untuk anda. Tapi untuk anak-istri dan orang tua di rumah.
.
.
.
Atoillah Isvandiary

Copas: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3141649285926435&id=803774136380640

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200704 121654Foto : VIVAnews/Satria Zulfikar | Pernikahan bermahar sandal jepit di Lombok

SitindaonNews.Com | Pernikahan memang menjadi sesuatu yang sakral di hidup ini. Momen indah tersebut dirayakan dengan berkumpulnya keluarga kedua mempelai.

Beberapa pengantin memilih sesuatu yang unik untuk membuat pernikahan mereka berkesan. Salah satunya yang terjadi di Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA 

FB IMG 1593470640259

Pasangan Yudi (40) dengan isterinya Helmi (20) memilih menikah dengan mahar ala kadarnya, yaitu sepasang sandal jepit dan segelas air putih. Pernikahan digelar Jumat, 3 Juli 2020.

Beberapa kali Yudi membaca ijab kabul yang dituntun penghulu. Meskipun sempat salah berucap, akhirnya kedua pengantin itu resmi menjadi pasangan suami istri.

"Aku terima kawin Helmi maskawin sandal jepit sepasang kance (dengan) aik (air) segelas," kata Yudi.

Usai ijab kabul, Yudi menyerahkan sepasang sandal jepit dan segelas air ke Helmi istrinya. Tidak berselang lama sang istri meminum air tersebut.

Kisah asmara mereka bermula saat berkenalan melalui media sosial. Helmi saat itu menjadi TKW di Arab Saudi. Sepulang merantau, mereka menjalani hubungan cinta dan memutuskan menikah.

"Saya hanya bertemu dua kali setelah Helmi sepulang dari Arab Saudi, dan pertama kali bertemu di wisata Tete Batu pada saat membuat video klip lagu sasak," kata Yudi.

Helmi mengatakan, ia tidak ingin merepotkan suaminya, sehingga meminta maskawin ala kadarnya.

"Tidak mau merepotin minta maskawin segini saja sudah cukup," ungkap Helmi Isterinya.

Yudi mengaku bersyukur dapat menikahi Helmi yang cantik. Ia mengaku saat pertama bertemu rasa malu menghantuinya. "Pertama kali bertemu saya merasa malu melihat Helmi," kayanya.

Yudi juga sebelumnya telah tiga kali menikah. Namun kesetiaannya pada Helmi membuat Helmi luluh hati menerimanya.

Sumber: viva.co.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1587861070953

@JURNAL COVID-19

Ini ringkasan dari postingan hasil Tim Liu Liang (prof. forensik di Tongji Medical College).

Profesor Liu Liang membedah dengan hati-hati tubuh pasien corona yang baru meninggal. Tanpa itu kita tidak akan pernah tahu kebenaran yang mengejutkan. "Laporan Pengamatan Umum Anatomi Korban Meninggal karena Pneumoonia virus Corona " yang diterbitkan dalam Journal of Forensic Medicine, bahwa ada cairan kental abu-abu di paru-paru almarhum, lendir putih berbusa di rongga trakea, dan rongga bronkial paru-paru. Lendir yang seperti jeli itu melekat kuat. Cairan kental inilah yang menghalangi alveoli, memblokir saluran udara, memblokir paru-paru interstitial, memblokir tabung bronkial, secara bertahap membiarkan paru-paru kehilangan fungsi ventilasi , membuat pasien dalam keadaan hipoksia, dan akhirnya mati karena gagal napas. Cairan kental ini merenggut nyawa pasien Corona dan membuat mereka menderita pada saat-saat terakhir kehidupan mereka.

Ketakutan mereka mencapai ekstrem. Mereka berjuang seperti tenggelam dlm sumur, berteriak "tolong". Mereka dipenuhi dengan keputus-asaan dan rasa sakit, Mereka terengah-engah, bahkan jika mereka memakai masker oksigen dan ventilator, mereka tidak dapat menghirup oksigen. Mengapa mereka tidak bisa menghirup oksigen dengan dukungan ventilator? Karena cairan kental itu menghalangi jalur oksigen. Jalannya tidak bisa dilewati. Sejumlah besar oksigen dihirup, tetapi penyumbatannya tambah meningkat. Oksigen tidak dapat disalurkan ke dalam darah, dan akhirnya mereka tercekik oleh cairan kental ini. Oleh karena itu, Profesor Liu Liang menunjukkan bahwa penggunaan alat ventilator oksigen secara buta tidak hanya gagal untuk mencapai tujuan tetapi bahkan mungkin menjadi kontra-produktif. Tekanan oksigen akan mendorong lendir lebih dalam ke ujung paru-paru, sehingga semakin memperparah keadaan hipoksia pasien.


Dengan kata lain, pengobatan Barat hanya melihat hipoksia pasien, tetapi tidak melihat penyebab di balik hipoksia pasien. Cairan kental ini disebut dahak, harus ditangani sebelum memberikan oksigen, jika tidak, berapapun banyaknya oksigen disalurkan juga akan sia-sia.

Kita hanya perlu membuka saluran udara ini, menghilangkan dahak, menghilangkan kelembaban, membiarkan alveoli mengering, dan membiarkan bronkus halus lancar dan tidak terhalang, dengan demikian tidak diperlukan ventilator oksigen sama sekali, pasien akan pulihkan fungsi paru-paru sendiri, dan ia akan menghirup oksigen dari udara.

Tulisan ini kemudian ditanggapi secara cerdas oleh bro Aji Soko Santoso sebagai berikut:

"Menarik sekali! Saya sudah membaca berita mengenai penelitian Prof.Liu Liang seperti komen Anda. Nampaknya temuan ini diperkuat oleh Dr.Luciano Gattinoni dari Universitas Kedokteran di Gottingen, Jerman dalam laporannya mengenai penanganan pasien corona yang menderita gagal nafas di Italia Utara dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine bulan Maret lalu."

"Dr.Gattinoti menganjurkan untuk meninjau pendekatan yang berbeda untuk pasien corona yang kritis.Kemudian Dr.Nathalie Stevenson dan Prof.Gary Mills dari NHF Foundation, Inggris memberikan pandangan bahwa corona merupakan penyakit baru dan membutuhkan penanganan yang berbeda dari gagal nafas biasa. Hal ini dicatat dalam interview oleh Medscape UK."

Ada seorang sahabat, bung Toni Gede yang menanyakan bagaimana mengeluarkan dahak tersebut .

Kembali sahabat bro Aji Soko Santoso menjawab sebagai berikut:

"Untuk mencairkan dahak atau mucus dari paru-paru, pasien harus diberi minum obat mukolitik atau pencair dahak seperti ambroxol, mucohexin, erdosteine atau n-acetyl cysteine (yang terkuat). Bila tidak bisa minum, harus dialirkan lewat selang. Tanpa bantuan mukolitik, dahak kental yang memenuhi bronkus tidak akan bisa keluar. Dengan bantuan obat di atas, dahak akan menjadi encer dan dapat dikeluarkan lewat batuk atau suction pump low pressure."

Lalu bagaimana kalaupun sudah diberikan mukolitik dan sudah dilakukan suction tetapi dahak tetap tidak mau keluar ?

Menurut penulis, dalam kasus seperti ini Bronchoscopy bisa menjadi pilihan .

Baru baru ini juga dikabarkan bahwa penggunaan Ventilator pada pasien covid 19 ternyata banyak menimbulkan efek negatif tidak seperti yang diharapkan .

Semoga ini semua bisa menjadi masukan dan pertimbangan bagi para staf medis yang saat ini sedang berjuang keras untuk menyembuhkan pasien yang terlanda wabah covid 19, juga sebagai tambahan pengetahuan bagi kita semua .

Dari hati yang paling dalam penulis sampaikan hormat dan salut atas perjuangan anda semua dan semoga Tuhan yang maha esa melindungi dan menyertai segala perjuangan anda .

Lihat juga 👇
(https://m.detik.com/20detik/detikflash/20200302-200302074/temuan-dokter-bedah-yang-mengautopsi-jenazah-pasien-virus-corona)

#Copas dari salah satu akun fb

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3141291569295540/

0
0
0
s2sdefault