fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200518 112104

DPR Usul Cetak Uang Rp600 Triliun?

SitindaonnNews.Com | Badan Anggaran DPR RI mengusulkan ke pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk mencetak uang hingga Rp 600 triliun. Cetak uang lebih banyak, bertujuan untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia dari dampak virus Corona (Covid-19).

Ada yang bertanya kepada Benny K Harmam, politisi partai Demokrat, apakah benat DPR yang mengusulkan kepada presiden cetak uang untuk sembako dan kartu prakerja disaat melemahnya ekonomi sebagai dampak virus corona? 

"Ada yang telpon dan tanya, apakah bener DPR yang usulkan kepada Presiden agar cetak banyak uang untuk beli sembako dan biaya kartu pra kerja. Saya rasa tidak ada, jawab saya. Kalaupun ada, mungkin para petugas presiden yang berkantor di DPR. Atau ada jawab lain? Rakyat Monitor!" kata @BennyHarmanID melalui akun twiternya. 

Pertumbuhan ekonomi merosot tajam, guna menanggulangi hal tersebut, BI didorong untuk mencetak uang hingga Rp 600 triliun oleh Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Banggar DPR RI). Menurut Ketua Banggar DPR RI dari Fraksi PDIP Said Abdullah, usulan itu masuk akal, terutama dari sisi inflasi yang kerap kali dikhawatirkan.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1589500977354

TRAGEDI RASIS 98 JANGAN TERULANG LAGI, INGIN TERULANG LAGI.

Tragedi 98 terjadi di Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia. Banyak jenazah yg tdk teridentifikasi dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, jenazahnya ada yg dikubur masal dan diberi tanda nisan bertulis " Korban Tragedi 13-15 Mei 1998 Jakarta ".

Berdasarkan laporan tim relawan untuk kemanusiaan, korban yg tewas berjumlah 1.217 jiwa dan mungkin korban yg tewas lebih banyak lagi, sebagian besar dimakamkan di makam masal TPU Pondok Ranggon, 91 luka dan 31 orang hilang.

Kerusuhan Mei 98 adalah kerusuhan rasial terhadap etnis Tionghoa, pemerkosaan masal atas wanita etnis Tionghoa, toko dan perusahaan dihancurkan dan dibakar, penjarahan, pembunuhan.
Tragedi 98 adalah salah satu tragedi kemanusiaan yg sgt kejam dan sadis, dan diduga kuat memang telah direncanakan.

- Tragedi Rasis 98 ingin terulang lagi.
Para perusuh negeri ini, para pengkhianat negeri ingin tragedi 98 terulang lagi, kita juga sudah tahu siapa orangnya, ormasnya, partainya, mereka tdk lagi punya kemanusiaan, mereka terus menerus menghembuskan anti China, dimasyarakat mereka terus menerus menyebarkan hoax dan fitnah anti China, menyebarkan kebencian dan ketakutan terhadap etnis China, seperti sudah 5 tahun lebih mereka menyebarkan hoax terhadap TKA China di Indonesia utk menghantam Presiden Jokowi, mereka membakar masyarakat bodoh seperti 10 juta TKA China menyerbu dan akan menguasai Indonesia, dan mereka juga dibantu media, mereka membakar masyarakat bodoh dgn provokasi kecemburuan sosial, demo2 yg bertopeng agama berteriak " Bunuh China ", pd 2019 terjadi demo2 rusuh yg sengaja banyak disusupi perusuh yg dibayar dgn uang recehan yg berencana hendak menjadikan seperti kerusuhan 98, membakar, memperkosa, membunuh dan menjarah, pd pandemi corona C-19 ini juga mereka berharap akan terjadi kerusuhan seperti 98, provokasi utk membakar dan menjarah telah mereka lakukan tetapi gagal, mereka sengaja mendesak Lock Down dgn rencana terjadi kerusuhan seperti 98 dan Presiden Jokowi bisa tumbang.

- Tragedi rasis 98 jangan terulang lagi.
Etnis Tionghoa adalah WNI, Etnis Tionghoa adalah saudara kita, banyak dari Etnis Tionghoa yg nasionalismenya tinggi dan dermawan, contoh mudah pd awal pandemi C-19 dinegara kita merekalah yg menjadi salah satu penyumbang awal dgn nilai ratusan miliar, menyumbang beras, sembako, peralatan medis dan itu dilakukan sampai sekarang.
Mereka hanya beretnis Tionghoa dan beda wajah tetapi jiwa mereka Indonesia, seperti pemain Bulu Tangkis Tionghoa yg mengkibarkan bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya, seperti peraih medali emas pertama Indonesia di Olimpiade "Susi Susanti" yg menangis mencium bendera Merah Putih dan mengkumandangkan lagu Indonesia Raya.
Sementara kelompok radikal yg ngaku pribumi malah kibarkan bendera Khilafah.
Jika ada yg tabiatnya jelek, itulah manusia. Didunia ini tidak ada satupun suku bangsa yg semua manusianya baik semua atau jelek semua, ada yg baik dan ada yg jelek semua itu tergantung dari akhlaknya masing2, apakah bangsa Arab manusianya bagus semua ? Coba kita tanya TKI.

Jangan lagi terulang tragedi 98, jangan lagi terulang semua konflik2 kemanusian dgn banjir air mata darah, jgn lagi ada provokasi, jgn lagi ada adu domba yg semua itu politik busuk demi kekuasaan, rakyat yg jadi korban.
Kita beda suku, beda agama
Tetapi kita satu Indonesia,
Mari kita jaga bersama rumah besar yg bernama Indonesia, Nusantara.

SALAM DAMAI.
ROF SIN.
πŸ‡²πŸ‡¨πŸ’šπŸ™πŸ’™πŸ‡²πŸ‡¨

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3188530794571617/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200501 142646

SitindaonNews.Com | Dalam memperingati Hari Buruh, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum Partai Demokrat mengatakan vincent terkait maraknya PHK ditengah wabah COVID-19 dan juga isu-isu ketenagakerjaan lainnya.

Untuk itu perlu dicermati kembali relevansi Kartu Pra-kerja sebesar Rap 5,6T, Demokrat mendorong agar dana tersebut dialokasikan untuk bantuan langsung pada para buruh dan pekerja yang terdampak.

Dan juga atas maraknya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia, Demokrat konsisten memprioritaskan tenaga kerja nasional mengisi lapangan kerja seluas-luasnya. Beri kesempatan bagi tenaga kerja kita untuk menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Berikut pernyataan lengkap AHY yang dikutip dari akun twitter @AgusYudhoyono.

"Selamat Hari Buruh untuk kawan-kawan buruh dan pekerja Indonesia. Saya memiliki concern terkait maraknya PHK di tengah wabah COVID-19 dan juga isu-isu ketenagakerjaan lainnya."

"Data Kemenakertrans (13/4) menunjukkan, hampir 2,8 juta pekerja formal dan informal yang dirumahkan dan di-PHK. Belum lagi pekerja yang bulan ini tak lagi menerima penghasilan, atau berkurang karena kondisi krisis perusahaan."

"Sebelum pandemi COVID-19, isu ketenagakerjaan juga masih menyisakan permasalahan terkait hak-hak buruh. Kita perlu mencermati kembali relevansi Kartu Pra-Kerja sebesar Rp 5.6 T. Kami mendorong dana tsb dialokasikan untuk bantuan langsung pada para buruh dan pekerja yg terdampak."

"Juga RUU Ciptaker yg menimbulkan kontroversi. Sejak awal kami mendesak penundaan pembahasan RUU ini, agar konsentrasi pemerintah dlm penanganan pandemi tdk terpecah. Saat nanti dibahas kembali, kami mendorong pelibatan serikat pekerja; mereka adl pihak yang terdampak langsung"

"Kami juga konsisten memprioritaskan tenaga kerja nasional untuk mengisi lapangan kerja seluas-luasnya. Beri kesempatan bagi tenaga kerja kita menjadi tuan rumah di negerinya sendiri."

"Jalan perjuangan pemenuhan hak-hak buruh memang masih panjang. Kami akan terus hadir dan memperjuangkan hak-hak dasar para buruh dan pekerja sesuai dgn kewajiban dan tanggung jawabnya."

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1588636420809Airlangga Hartarto. Foto: Ricardo/JPNN.com

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mengatakan, pihak yang diuntungkan dari program pelatihan Kartu Prakerja adalah penyedia modul pendidikan, bukan masyarakat terdampak Covid-19.

"Masyarakat tidak mendapat keuntungan dari program pelatihan Prakerja karena saat ini lebih perlu bantuan sosial langsung. Bukan pembelian modul pelatihan karena di Google banyak modul pelatihan gratis,” kata Uchok, melalui pernyataan tertulis, Sabtu (2/4).

Menurut Uchok, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto adalah biang masalah Kartu Prakerja karena memaksakan program berjalan tanpa mendengar kritik publik. Uchok mengatakan, masalah dalam program pelatihan Kartu Prakerja semakin muncul ke permukaan seperti harga yang mahal serta kualitas dan pengawasan pelatihan yang tidak jelas.

β€œKalau enggak mau dibilang sumber masalah, batalkan dong program itu. Jika Menko Perekonomian ngotot melaksanakan, maka wajar kami menilai mungkin ada kepentingan terselubung," kata Uchok.

"Pemerintah harus tahu kebutuhan rakyatnya, bukan mengakomodasi kepentingan pihak tertentu," sambung dia.

Bagi Uchok, dugaan ada konflik kepentingan dalam program pelatihan Kartu Prakerja di antaranya nampak dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang ngotot menjalankan program pelatihan tersebut. Padahal, suara publik dan mayoritas fraksi di DPR yang menentang sudah terdengar jelas.

Sumber: jpnn.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1588117680482

"SEJARAH PENGHINAAN"

Dalam sejarah NKRI tidak ada cacian, hinaan dan fitnah yg paling buruk, baik dari sisi manusia maupun agama, kecuali cacian dan hinaan yg diterima Presiden Jokowi. Tidak ada satupun pimpinan atau raja yang menerimanya kecuali beliau.

Di negeri yang saat ini mayoritas penduduknya muslim dan konon katanya menjunjung tinggi tradisi kesusilaan, etika, Adat istiadat dan budaya, ternyata selama bertahun-tahun memuja kata-kata kotor yang diarahkan kepada pemimpinnya, sementara setiap kebijakannya tetap diikuti.

Perlu daftar yang panjang menyusun kata-kata berikut penjelasan utk menguraikan cacian dan hinaan tersebut.
Beliau presiden yang A, B, C, D, dst...

Pimpinan yang planga-plongo, dungu, bla bla...
Belum lagi cacian yang bernuansakan agama, yang menyebutkan beliau pemimpin thaghut, kafir, PKI, antek asing dll...

ASTAGHFIRULLAHAL ADZIIM... SUBHANALLAH

Adakah sebutan-sebutan yang lebih buruk dari itu semua? tidak ada...!

Beliau adalah satu-satunya pemimpin yang selalu dihinakan rakyatnya di sepanjang sejarah penetapan manusia di muka bumi ini melebihi yang lainnya.
Dan sebagian besar dilontarkan oleh orang-orang yang mengaku dirinya beragama Islam. KUAT budayanya KENTAL SYARI'AHNYA. IRONIS... Sungguh IRONIS !

Ini bukan soal BAPER, bukan juga soal terima atau tidak terima, ini soal seberapa banyak kebencian yang kita miliki dan tertanam dalam akhlak, etika dan budaya yang bisa dilakukan. Atau mungkin soal DNA warisan. (entahlah !)

Di negara paling LIBERAL dan ATHEIS sekalipun Abang rasa tidak akan ditemukan fenomena seperti di SINI. Yah di SINI yang notabene negara muslim terbesar di dunia.

[Hasan]

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3148650891892941/

0
0
0
s2sdefault