fbpx

0
0
0
s2sdefault

mifi adalahIlustrasi

 

MiFi Itu Apa Sih? – Seiring perkembangannya, sekarang ini banyak sekali aksesoris-aksesoris pelengkap yang ditujukan untuk mendampingi gadget utama yang biasa kita gunakan. Salah satunya adalah MiFi yang kini semakin populer di tanah air, khususnya setelah salah satu provider internet di Indonesia yakni Smartfren, meluncurkan beberapa produk MiFi nya sekaligus.

Namun karena masih terbilang baru, beberapa masyarakat mungkin masih belum paham soal fungsi dari MiFi tersebut, sehingga mereka cenderung sama sekali tidak melirik perangkat ini karena belum mengetahui cara memanfaatkannya.

Apa Itu MiFi dan Fungsinya

Nah disini, mimin Techijau.com bermaksud untuk membuatkan bahasan singkat mengenai perangkat ini supaya kamu yang tadinya masih merasa asing menjadi lebih kenal dengan aksesoris yang satu ini.

Sebenarnya, MiFi itu apa sih? Menurut Wikipedia, kata MiFi sendiri diduga (masih diduga loh) adalah merupakan kependekan dari My WiFi, dimana nama MiFi sendiri sebenarnya adalah sebuah brand yang diklaim atau didaftarkan oleh Novatel Wireless (sebuah perusahaan operator selular) di beberapa negara sebagai merk dari produknya.

Kalau menurut mimin sendiri, mungkin MiFi ini adalah singkatan dari Mini WiFi Router, atau ada juga yang menyebutnya sebagai Mobile WiFi Router. Terus, fungsinya apa?

Fungsi dari MiFi sendiri yaa itu tadi, ia berperan sebagai WiFi Router seperti halnya yang biasa kita temukan di kantoran atau rumahan, hanya saja MiFi memiliki bentuk fisik yang lebih kecil serta dilengkapi dengan baterai sehingga sifatnya portable alias bisa dibawa kemana-mana.

Atau ia juga bisa disebut sebagai mobile Wi-Fi hotspot, sama persis seperti ketika kita menggunakan smartphone Android sebagai modem WiFi (tethering).

BACA JUGA : Cara Menggunakan Android Sebagai Modem WiFi

Iya, sangat mirip, hanya saja MiFi tidak memiliki fugsi telepon dan sebagian tidak memiliki layar. Kurang jelas? Oke, mimin jelaskan lebih detail deh. Perhatikan gambar dibawah ini :

Mifi adalah

 

Jadi, perangkat MiFi akan terhubung dengan jaringan selular (anggaplah 4G LTE) sehingga ia akan memiliki koneksi internet. Lalu, koneksinya tersebut dibagikan lagi kepada perangkat lain seperti smartphone, laptop, tablet, atau yang lainnya melalui jaringan WiFi. Sehingga, mereka yang punya perangkat MiFi akan mempunyai jaringan WiFi pribadi yang bisa dibawa kemana-mana.

Ini jelas akan sangat membantu untuk menghemat pengeluaran untuk biaya internet bagi orang yang punya banyak gadget sekaligus, dimana mereka hanya perlu membeli satu paket internet untuk kemudian digunakan oleh beberapa perangkat secara bersamaan. Perangkat MiFi yang paling populer di Indonesia saat ini adalah MiFi Andromax dari operator Smartfren, dimana mereka memiliki beberapa jenis perangkat sekaligus yang beredar di pasaran.

BACA JUGA : Review MiFi Smartfren Andromax M2s

Namun bukan berarti cuma mereka saja yang memasarkan perangkat MiFi di Indonesia, karena beberapa operator lain termasuk Telkomsel dan Bolt juga menghadirkan perangkat serupa meskipun tak sepopuler MiFi Andromax.

Terus, cara menggunakannya bagaimana? Yaa gampang aja! Kita tinggal membelikan paket internet, menyalakan MiFi, dan kemudian menghubungkan perangkat smartphone atau laptop kita ke MiFi melalui jaringan WiFi, lalu kita bisa mulai internetan deh! Simpel, kan?

Oke, mimin rasa sekian dulu untuk pembahasan kali ini. Semoga bisa untuk nambah ilmu yaa. Silakan jelajahi blog Techijau.com ini untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 

 
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

742561 720

Direktur Utama Passpod (Digital Tourist Pass), Hiro Whardana, ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, 30 Agustus 2018. Passpod adalah stratup yang menyewakan modem untuk jalan-jalan ke luar negeri. TEMPO/Nurdiansah

 

TEMPO.CO, Jakarta - PT Yelooo Integra Datanet Tbk atau Passpod membukukan laba Rp 2,9 miliar per Desember 2018. Jumlah itu meningkat dibandingkan pada 2017 yang mencapai Rp 383 juta.

CEO Passpod Hiro Whardana mengatakan laba yang meningkat tersebut sejalan dengan pertumbuhan outbound traveler (orang Indonesia yang ke luar negeri) sebesar 7,48 persen year on year atau sekitar 9,75 juta wisatawan. "Hal ini menjadi salah satu faktor penunjang semakin luasnya kebutuhan akan akses internet di luar negeri," kata Hiro dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 1 April 2019.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

3cd9be52 bc9b 4c0b abe6 0836a66b6d03 169

Foto: REUTERS/Tiksa Neger

 

Addis Ababa - Untuk kedua kalinya hanya dalam waktu 5 bulan, pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas. Kecelakaan ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai tipe pesawat yang krusial bagi rencana masa depan raksasa Boeing tersebut.

China yang merupakan pasar penting bagi Boeing, menjadi negara pertama yang mengkandangkan Boeing 737 MAX 8 mulai Senin (11/3) ini. Negara-negara lain kemungkinan akan mengikuti langkah China ini.

Pada Minggu (10/3), 157 penumpang dan kru pesawat Boeing 737 MAX 8 milikmaskapai Ethiopian Airlines tewas setelah pesawat versi baru Boeing itu jatuh hanya enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa, Ethiopia. Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, tipe pesawat yang sama, yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air jatuh tak lama setelah lepas landas dari Jakarta dan menewaskan seluruh penumpang dan kru.

 

"Pilot menyebutkan bahwa dia mengalami masalah dan dia ingin kembali. Dia mendapatkan izin untuk putar balik," kata direktur Ethiopian Airlines, Tewolde GebreMariam kepada para wartawan di Addis Ababa.



Seorang pakar penerbangan internasional menekankan kemiripan antara dua insiden tragis itu.

"Itu pesawat yang sama. Seperti Lion Air, kecelakaan Ethiopian Airlines terjadi tak lama setelah lepas landas dan pilot mengisyaratkan mereka mengalami masalah, kemudian pesawat jatuh. Kesamaannya jelas," ujar pakar yang enggan disebut namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (11/3/2019).

Otoritas aviasi China juga menekankan "kesamaan" antara dua kecelakaan tersebut, seraya menyatakan bahwa operasi Boeing 737 MAX 8 hanya akan dilanjutkan kembali setelah "memastikan langkah-langkah relevan untuk secara efektif memastikan keselamatan penerbangan."

Namun Michel Merluzeau, direktur Aerospace & Defense Market Analysis, menekankan bahwa "ini adalah satu-satunya kesamaan, dan perbandingan berhenti di situ karena kita tidak memiliki informasi terpercaya lainnya pada saat ini."

Kecelakaan Ethiopian Airlines ini merupakan pukulan besar bagi Boeing, di mana tipe MAX merupakan versi terbaru dari Boeing 737, yang terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 10 ribu unit pesawat diproduksi.


"MAX adalah program yang sangat penting bagi Boeing pada dekade berikutnya. Ini mewakili 64 persen produksi perusahaan hingga tahun 2032, dan memiliki margin operasional yang signifikan," ujar Merluzeau.

"Ini adalah alat penting untuk transportasi dan perdagangan global," imbuhnya.

Dia mengatakan 24 jam ke depan adalah "kunci" bagi Boeing untuk mengelola krisis di saat para pelancong dan investor khawatir akan keandalan pesawatnya.(ita/ita)

Sumber: detiknews

Rita Uli Hutapea - detikNews

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

8811edb2 86b1 438e a407 acb8d0e3d1a1 169

Ilustrasi operasi. Foto: Thinkstock

 

Jakarta - Seorang dokter bedah asal   China  berkolaborasi dengan Huawei dan China Mobile untuk mengoperasi otak dari pasien dengan penyakit Parkinson's sejauh 3.000 kilometer. Operasi ini untuk pertama kalinya dilakukan di China menggunakan koneksi jaringan 5G. 

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

55461cab ee52 4453 b52b c462b9fe42ca 169

 Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET

Jakarta - Rp 23.999.000, itu merupakan harga yang harus dibayarkan untuk satu unit Galaxy S10+ versi RAM 12GB dan ROM 1TB. Angka tersebut meningkat cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga dari varian tertinggi Galaxy S9+. Saat dirilis, ia memiliki banderol di angka Rp 14.499.000 untuk versi RAM 6GB dan ROM 256GB.

Lantas, apa yang Galaxy S10+ memiliki harga segitu tingginya? Denny Galant, Head of Product Marketing SamsungMobile, Samsung Electronics Indonesia, punya jawabannya.

0
0
0
s2sdefault