fbpx

0
0
0
s2sdefault

poto hl 2 A e1593683149886Salah seorang pelaku perampokan diamankan polisi.(f:manru/mistar)

Sidikalang, MISTAR.ID

SitindaonNews.Com | Warga Dusun Tampok Kite Desa Batu Gungun Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi, bersama sejumlah personil kepolisian dari Polsek Tigalingga dan Polres Dairi, berhasil mengamankan 4 orang dari lima pelaku  perampokan di rumah pengusaha toke jagung, seorang janda tua bernama Bandar br Tarigan (70) warga Dusun Tampok Kite, Kamis (2/7/20) dini hari.

Bandar br Tarigan (70) alias Tigan yang menjadi korban kawanan rampok diperhitungkan berjumlah 5 orang itu, tinggal bertiga di rumahnya dengan pembantunya. Sementara, anak laki – lakinya, dr Luksius Marpaung yang juga bertugas sebagai Kepala Puskesmas Gunung Sitember tinggal di sebelah rumah korban.

Menurut informasi dari sejumlah warga Tampok Kite, peristiwa perampokan ini diperkirakan terjadi  sekira pukul 02.00 WIB, saat penghuni rumah (korban, red) sedang tidur lelap di kamar utama yang tidak terkunci.

Ke empat orang pelaku berinisial AS. Z, AS, dan IS berhasil masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang rumah yang dicongkel paksa oleh kawanan rampok. Sementara, satu orang pelaku lainnya, AP yang berperan sebagai supir menunggu di luar, di dalam mobil jenis Avanza BK 1883 MG yang parkir tidak jauh dari TKP.

Setelah berhasil masuk ke kamar tidur korban, wanita tua itu dicekik dan diancam pisau oleh seorang pelaku, sementara pelaku lainnya berhasil mengeluarkan brankas milik korban. Melihat brankas sudah berhasil dibawa keluar kamar, kawanan rampok yang sebelumnya mengancam korban, tiba – tiba melepaskan dan meninggalkan korban. Pada saat bersamaan, korban berteriak keras hingga membangunkan warga lainnya.

Mendengar teriakan korban, warga sontak bangun dari dalam rumah mereka masing-masing. Melihat warga yang berhamburan keluar rumah menuju rumah korban, salah seorang pelaku AP yang sebelumnya menunggu di dalam mobil, spontan melarikan diri sendiri menggunakan mobil ke arah Rante Besi.

Mobil pelaku perampokan terbalik masuk ke dalam juran.(f:manru/mistar)

Sementara, empat perampok lainnya kocar-kacir melarikan diri dengan meninggalkan brankas di belakang rumah korban. Warga Tampok Kite yang berjumlah ratusan orang juga bepecar berusaha melakukan pengejaran terhadap kawanan rampok.

Selanjutnya, sekira pukul 7.00 WIB, warga berhasil menemukan salah seorang pelaku AS di salah satu lapangan voli yang ada di Tampok Kite, dan pelaku sempat dihajar oleh massa hingga babak belur, lalu diamankan polisi yang sudah berada di tempat.

Sementara, mobil yang dikendarai pelaku AP terjun bebas ke sebuah jurang yang berada di tikungan Petrus yang berjarak sekitar 7 Km dari rumah korban. AP ditemukan terjepit di belakang kemudi dengan kondisi patah kaki, selanjutnya dievakuasi oleh sejumlah personil kepolisian dibantu masyarakat ke Rumah Sakit Umum Sidikalang.

Tidak lama kemudian, pelaku lainnya, Z juga berhasil ditemukan warga di sebuah perladangan yang terletak di depan Kantor Babinsa Gunung Sitember yang juga menjadi korban massa hingga babak belur, sebelum diamankan polisi dan dievakusi ke Puskesmas Tigalingga.

Menerima informasi dari masyarakat, salah seorang pelaku lainnya, AS ditemukan personil polisi di loket bus penumpang PAS yang berada di Pasar Tigalingga, yang selanjutnya diamankan di Polsek Tigalingga. Informasi yang diterima,  satu orang pelaku lainnya IS berhasil melarikan diri, dan masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

Lima orang kawanan rampok, satu orang di antaranya, AP merupakan warga Dusun Tampok Kite Desa Batu Gungun Kecamatan  Gunung Sitember yang juga diduga kuat selaku otak perampokan. Sementara, empat orang lainnya merupakan warga  Kabupaten Samosir. Hingga berita ini diturunkan, korban bersama keluarga sedang membuat laporan perampokan di Mapolsek Tigalingga.(manru/hm10)

Sumber: mistar.id


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh