fbpx

0
0
0
s2sdefault

692072 720

Ilustrasi

SitindaonNews.com  - Membunuh sesama manusia dan menghalalkan darah sesama manusia khususnya yang tidak sealiran atau sepaham sepertinya sudah merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh sekelompok orang yang mempunyai paham radikal dan teroris. 

Tanggal 30 September 2019 lalu,  Ninoy Karundeng, seorang penulis dan relawan Jokowi Appl digebuk ramai-ramai,  disekap, diinterogasi dan dihalakan darahnya untuk dibunuh dengan membelah kepalanya pakai kapak dan membuang mayatnya di lokasi kerusuhan, tetapi pembunuhan tersebut tidak jadi dilaksanakan karena ambulance yg direncanakan mengangkut mayat tidak datang hingga waktu yg ditentukan, akhirnya Ninoy pun dilepaskan. 

Perihal membunuh ada dalam satu dari 10 Perintah Tuhan yang tertulis dalam Hukum Taurat,  yaitu dalam perintah Tuhan yang ke-6 yang berkata demikian:

"Jangan Membunuh"

Makna kebangkitan Yesus dalam perkataan ini terdapat dalam Keluaran 20:13 “Jangan Membunuh”. Apa yang harus kita lakukan pada perintah Tuhan yang keenam ini?

  • Sebagai seorang Kristiani, kita harus menghargai hidup sesama kita yang lain. Kita dituntut untuk tidak merencanakan perbuatan jahat untuk menghancurkan sesama
  • Jangan merencanakan pembunuhan yang disengaja maupun tidak disengaja
  • Menghindari melakukan perbuatan keras, apalagi jika perbuatan tersebut mematikan sesama
  • Tidak melakukan tindakan euthanasia alias mempercepat kematian manusia untuk menghilangkan kesakitan yang dideritanya. Hal ini hanya diizinkan jika orang yang menderita kesakitan dan keluarga setuju untuk melakukan euthanasia

Manusia adalah Anak Tuhan yang mulia. Manusia adalah rupa dan gambaran Tuhan Allah sendiri. Walaupun temanmu kerap kali menyakiti hatimu, janganlah rencanakan perbuatan jahat kepadanya. Melainkan ampunilah dia, seperti Allah telah mengampuni dosamu terlebih dahulu. Matius 6:14-15 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di Sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh