fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191220 161953Ilustrasi sapi. (Pixabay/Kamil Slusarczyk)

Perayaan Hari Natal tinggal hitungan hari, semua orang telah bersiap tak terkecuali bagi masyarakat Batak Toba. Tahukah travelers, bahwa masyarakat Batak Toba memiliki tradisi Natal yang serupa dengan kurban saat Idul Adha?

Nah, tradisi menyembelih hewan ternak ini kerap disebut warga masyarakat sekitar dengan marbinda. Tradisi ini sekilas sangat mirip dengan yang dilakukan oleh umat Muslim ketika Idul Adha tiba lho.

 

Umumnya, hewan yang disembelih untuk tradisi marbinda ini bermacam-macam travelers, mulai dari kerbau, babi hingga sapi.

Menariknya lagi, usai disembelih, daging dari tradisi marbinda ini nantinya akan dibagi-bagikan lho.

Sebelum melakukan tradisi marbinda ini, terlebih dahulu masyarakat Batak Toba melakukan penggalangan dana atau donasi.

Kerbau dan sapi sendiri dipilih ketika dana yang terkumpul dari masyarakat jumlahnya banyak.

Sedangkan babi menjadi hewan disembelih saat perayaan marbinda jika dana yang terkumpul dari masyarakat jumlahnya terbatas.

Ilustrasi daging kambing. (Pixabay/RitaE)
Ilustrasi daging . (Pixabay/RitaE)

Bukan tanpa alasan, tradisi marbinda ini dilakukan sebagai simbool kekeluargaan dan untuk menguatkan silaturahmi satu sama lain serta demi memaknai sukacita Natal.

Filosofi kebersamaan inilah yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Batak Toba, di mana mereka nantinya bisa merasakan makanan dari sumber yang sama secara bersama-sama.

Pelaksanaan dari marbinda ini juga sangat mirip dengan tradisi kurban saat Idul Adha.

Di mana masyarakat Batak Toba gotong royong dan berbagi tugas, ada yang menyembelih hewan ternak, membagikan daging hingga melakukan pemotongan.

Wah, menarik sekali ya tradisi marbinda ini? Bagaimana dengan perayaan Natal di Daerah Anda, adakah yang serupa?

Sumber: suara.com


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh