fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200705 063928

ANTARA - Selama masa pandemi COVID-19, membuat masyarakat semakin sadar untuk hidup sehat, salah satunya dengan bersepeda. Secara umum terdapat tiga jenis sepeda yang saat ini digandrungi masyarakat diantaranya folding bike (sepeda lipat), mountain bike (sepeda gunung), dan road bike (sepeda balap). Kegunaan sepeda pun sangat beragam, dimulai hanya dari sepeda yang didesain untuk menyusuri jalanan pegunungan yang terjal, hingga sepeda yang dirancang khusus untuk balapan. (Fadzar Ilham Pangestu/Soni Namura/Risbeyhi)

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1587870474123

PERJALANAN PENYAKIT COVID-19

Saya akan coba menyederhanakan cerita. Agar tak bikin cemas, apalagi was-was, tapi tetap awas. Karena covid-19 ini penyakit "rahasia ilahi" yang hingga kini masih bikin terkaget-kaget para ahli, tapi kalau kita sikapi dengan pas insya Allah kita akan tetap sehat jasmani dan rohani.

Untuk itu harus paham betul bagaimana perjalanan penyakit ini, meskipun kita semua masih belum paham betul bagaimana sebenarnya ia bisa menular ke sana kemari.

Berawal dari hari ketika seseorang terinfeksi virus ini (hari 0, garis biru).
Nama virus penyebab covid-19 ini adalah virus SARS-CoV-2. Ketika ia mulai menyelinap masuk ke dalam tubuh kita, lewat hidung, mulut, dan mungkin kelopak mata, maka virus ini mulai berkembang biak, tapi tak bikin kita merasa sakit. Bahkan kita tak sadar kalau di dalam tubuh kita virus ini mulai memperbanyak dirinya, dan mulai berperang dengan sistem imun kita yang di level sederhana.

Garis biru ini menggambarkan keberadaan virusnya. Coba lihat, semakin hari semakin tinggi. Artinya, virus SARS-CoV-2 ini semakin hari semakin banyak "kloning"nya.

Nah, sepanjang garis biru ini, hari ke-0 hingga hari ke 28, bila kita diperiksa dengan PCR (dari hapusan lendir di tenggorokan dan pangkal hidung) maka hasilnya akan positif. Karena PCR ini fungsinya mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 ini. Jadi, walaupun kita sudah terinfeksi SARS-CoV-2, kalau diperiksa PCR nya pada hari ke 29 atau lebih (artinya sebulan setelah terinfeksi), PCR nya akan negatif, karena virusnya sudah nggak ada.

Lho, virusnya sudah nggak ada? serius?

Iya. Virusnya sudah habis dibabat oleh sistem imun kita yang levelnya lebih tinggi, namanya antibodi. Ada dua antibodi yang akan melawan virus corona ini, yaitu IgM (garis hijau, mulai diproduksi tubuh kita pada hari ke-7 setelah infeksi) dan IgG (garis merah, mulai diproduksi pada hari ke 14, dua minggu setelah virus ini pertama kali masuk ke dalam tubuh kita).

Nah, gara-gara dua antibodi ini, atas ijin Allah swt tentunya, jalannya pertempuran mulai berubah, virus mulai kalah dan lama-lama habis di hari ke 28. Meskipun antibodi IgM sudah tidak lagi diproduksi tubuh di hari ke 21, tapi perjuangannya masih diteruskan oleh IgG sampai agak lama. Entah berapa lama. Tapi yang jelas, virusnya akan hilang lebih dulu sebelum produksi IgG habis.

Wah, berarti orang yang terinfeksi covid-19 bisa sembuh total dong?

Iya bisa. Tapi syarat dan ketentuan berlaku.

Yaitu: kita tak punya penyakit yang membuat tubuh kita gampang dirusak virus SARS-CoV-2 ini, seperti kencing manis, darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru, dan usia kita nggak terlalu tua.

Dan jangan sampai covid-19 yang kita derita sampai membuat radang paru atau pneumonia, karena risiko kematian jadi meningkat. Taruh kata nantinya sembuh, kalau sudah pneumonia maka paru-paru kita akan cacat yang membuat nafas kita jadi gampang ngos-ngosan.

Tapi kok ada yang masih muda, nggak punya penyakit apapun, kok ya tetap meninggal dunia? Nah, itulah yang saya bilang: rahasia ilahi. Tapi itu tak banyak, hanya 20%. Sisanya, sekitar 60%, yang bisa meninggal kena covid-19 ini ya yang seperti saya sebutkan di atas.

Nah, kembali ke grafik.

Jadi, biasanya, gejala sakit covid-19 ini akan mulai terasa pada hari ke-5 setelah terinfeksi. Karena yang menghadapi virus SARS-CoV-2 ini masih sistem imun ecek-ecek. Antibodi belum diproduksi.

Nah, karena antibodi belum diproduksi, kalau orang yang batuk dan demam serta nyeri telan bila diperiksa dengan rapid test di hari ke-0 hingga hari ke-6 tentu hasilnya negatif, karena, berbeda dengan PCR yang memeriksa keberadaan virusnya, rapid test ini (umumnya) memeriksa kemunculan antibodi.

Jadi, kalau tidak diperiksa PCR tapi diperiksa rapid test dan hasilnya negatif, jangan gembira dulu. Siapa tahu harinya belum pas. Karena itu, pemeriksaan PCR adalah pemeriksaan yang lebih akurat dibanding rapid test, walaupun lebih lama prosesnya.

Sampai kapan kira-kira orang yang terinfeksi covid-19 diperiksa rapid test hasilnya positif? Ya "selamanya".

Lho, katanya bisa sembuh? Iya. makanya, kalau diperiksa rapid test dan hasilnya positif, jangan stress dulu. Coba lanjutkan dengan pemeriksaan PCR.

Kalau ternyata pemeriksaan PCR nya positif, berarti anda sedang terinfeksi covid-19 dan virusnya masih ngendon di tubuh anda. Kalau gejalanya nggak parah, maka istirahat, minum vitamin C, dan tetap di kamar. Jangan keluyuran meskipun di dalam rumah, karena orang tua kita bisa tertular dan bisa saja gejalanya lebih parah dan bahkan sampai mengancam jiwa mereka. Karena usia mereka lebih tua. Apalagi keluyuran ke pasar, ke masjid, ke tetangga.

Dan jangan stress. Ketenangan, kegembiraan, dan ketawakkalan sangat membantu penyembuhan.

Tapi kalau ternyata saat hasil rapid test anda positif, dan setelah dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR ternyata hasilnya negatif, selamat!! Anda sudah terinfeksi covid-19, paling sebentar 1 bulan yang lalu, tapi penyakitnya udah lewat, dan virusnya sudah hilang, dan anda dapat bonus kekebalan (insya Allah) terhadap covid-19 ini berupa antibodi anti-covid 19 yang insya Allah akan bertahan lama (garis merah).

Tapi ingat, cerita ini hanya bagi yang bukan risiko tinggi seperti yang saya sebut di atas ya.

Jadi kalau anda masih muda, nggak penyakitan, ingatlah anda bisa tetap sehat meskipun terinfeksi covid-19 tapi anda menjadi orang yang paling berbahaya bagi orang tua dan kakek-nenek anda karena bisa saja anda jadi orang yang terinfeksi dan tidak muncul gejala, sehingga tanpa sadar dan tanpa rasa berdosa bisa membunuh orang tua dan kakek-nenek anda dengan virus yang anda bawa pulang ke rumah.

Itulah sebabnya mengapa anda diminta untuk tetap di rumah dan memakai masker ketika terpaksa keluar rumah. Bukan hanya untuk anda. Tapi untuk anak-istri dan orang tua di rumah.
.
.
.
Atoillah Isvandiary

Copas: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3141649285926435&id=803774136380640

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200704 121654Foto : VIVAnews/Satria Zulfikar | Pernikahan bermahar sandal jepit di Lombok

SitindaonNews.Com | Pernikahan memang menjadi sesuatu yang sakral di hidup ini. Momen indah tersebut dirayakan dengan berkumpulnya keluarga kedua mempelai.

Beberapa pengantin memilih sesuatu yang unik untuk membuat pernikahan mereka berkesan. Salah satunya yang terjadi di Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA 

FB IMG 1593470640259

Pasangan Yudi (40) dengan isterinya Helmi (20) memilih menikah dengan mahar ala kadarnya, yaitu sepasang sandal jepit dan segelas air putih. Pernikahan digelar Jumat, 3 Juli 2020.

Beberapa kali Yudi membaca ijab kabul yang dituntun penghulu. Meskipun sempat salah berucap, akhirnya kedua pengantin itu resmi menjadi pasangan suami istri.

"Aku terima kawin Helmi maskawin sandal jepit sepasang kance (dengan) aik (air) segelas," kata Yudi.

Usai ijab kabul, Yudi menyerahkan sepasang sandal jepit dan segelas air ke Helmi istrinya. Tidak berselang lama sang istri meminum air tersebut.

Kisah asmara mereka bermula saat berkenalan melalui media sosial. Helmi saat itu menjadi TKW di Arab Saudi. Sepulang merantau, mereka menjalani hubungan cinta dan memutuskan menikah.

"Saya hanya bertemu dua kali setelah Helmi sepulang dari Arab Saudi, dan pertama kali bertemu di wisata Tete Batu pada saat membuat video klip lagu sasak," kata Yudi.

Helmi mengatakan, ia tidak ingin merepotkan suaminya, sehingga meminta maskawin ala kadarnya.

"Tidak mau merepotin minta maskawin segini saja sudah cukup," ungkap Helmi Isterinya.

Yudi mengaku bersyukur dapat menikahi Helmi yang cantik. Ia mengaku saat pertama bertemu rasa malu menghantuinya. "Pertama kali bertemu saya merasa malu melihat Helmi," kayanya.

Yudi juga sebelumnya telah tiga kali menikah. Namun kesetiaannya pada Helmi membuat Helmi luluh hati menerimanya.

Sumber: viva.co.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1587861070953

@JURNAL COVID-19

Ini ringkasan dari postingan hasil Tim Liu Liang (prof. forensik di Tongji Medical College).

Profesor Liu Liang membedah dengan hati-hati tubuh pasien corona yang baru meninggal. Tanpa itu kita tidak akan pernah tahu kebenaran yang mengejutkan. "Laporan Pengamatan Umum Anatomi Korban Meninggal karena Pneumoonia virus Corona " yang diterbitkan dalam Journal of Forensic Medicine, bahwa ada cairan kental abu-abu di paru-paru almarhum, lendir putih berbusa di rongga trakea, dan rongga bronkial paru-paru. Lendir yang seperti jeli itu melekat kuat. Cairan kental inilah yang menghalangi alveoli, memblokir saluran udara, memblokir paru-paru interstitial, memblokir tabung bronkial, secara bertahap membiarkan paru-paru kehilangan fungsi ventilasi , membuat pasien dalam keadaan hipoksia, dan akhirnya mati karena gagal napas. Cairan kental ini merenggut nyawa pasien Corona dan membuat mereka menderita pada saat-saat terakhir kehidupan mereka.

Ketakutan mereka mencapai ekstrem. Mereka berjuang seperti tenggelam dlm sumur, berteriak "tolong". Mereka dipenuhi dengan keputus-asaan dan rasa sakit, Mereka terengah-engah, bahkan jika mereka memakai masker oksigen dan ventilator, mereka tidak dapat menghirup oksigen. Mengapa mereka tidak bisa menghirup oksigen dengan dukungan ventilator? Karena cairan kental itu menghalangi jalur oksigen. Jalannya tidak bisa dilewati. Sejumlah besar oksigen dihirup, tetapi penyumbatannya tambah meningkat. Oksigen tidak dapat disalurkan ke dalam darah, dan akhirnya mereka tercekik oleh cairan kental ini. Oleh karena itu, Profesor Liu Liang menunjukkan bahwa penggunaan alat ventilator oksigen secara buta tidak hanya gagal untuk mencapai tujuan tetapi bahkan mungkin menjadi kontra-produktif. Tekanan oksigen akan mendorong lendir lebih dalam ke ujung paru-paru, sehingga semakin memperparah keadaan hipoksia pasien.


Dengan kata lain, pengobatan Barat hanya melihat hipoksia pasien, tetapi tidak melihat penyebab di balik hipoksia pasien. Cairan kental ini disebut dahak, harus ditangani sebelum memberikan oksigen, jika tidak, berapapun banyaknya oksigen disalurkan juga akan sia-sia.

Kita hanya perlu membuka saluran udara ini, menghilangkan dahak, menghilangkan kelembaban, membiarkan alveoli mengering, dan membiarkan bronkus halus lancar dan tidak terhalang, dengan demikian tidak diperlukan ventilator oksigen sama sekali, pasien akan pulihkan fungsi paru-paru sendiri, dan ia akan menghirup oksigen dari udara.

Tulisan ini kemudian ditanggapi secara cerdas oleh bro Aji Soko Santoso sebagai berikut:

"Menarik sekali! Saya sudah membaca berita mengenai penelitian Prof.Liu Liang seperti komen Anda. Nampaknya temuan ini diperkuat oleh Dr.Luciano Gattinoni dari Universitas Kedokteran di Gottingen, Jerman dalam laporannya mengenai penanganan pasien corona yang menderita gagal nafas di Italia Utara dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine bulan Maret lalu."

"Dr.Gattinoti menganjurkan untuk meninjau pendekatan yang berbeda untuk pasien corona yang kritis.Kemudian Dr.Nathalie Stevenson dan Prof.Gary Mills dari NHF Foundation, Inggris memberikan pandangan bahwa corona merupakan penyakit baru dan membutuhkan penanganan yang berbeda dari gagal nafas biasa. Hal ini dicatat dalam interview oleh Medscape UK."

Ada seorang sahabat, bung Toni Gede yang menanyakan bagaimana mengeluarkan dahak tersebut .

Kembali sahabat bro Aji Soko Santoso menjawab sebagai berikut:

"Untuk mencairkan dahak atau mucus dari paru-paru, pasien harus diberi minum obat mukolitik atau pencair dahak seperti ambroxol, mucohexin, erdosteine atau n-acetyl cysteine (yang terkuat). Bila tidak bisa minum, harus dialirkan lewat selang. Tanpa bantuan mukolitik, dahak kental yang memenuhi bronkus tidak akan bisa keluar. Dengan bantuan obat di atas, dahak akan menjadi encer dan dapat dikeluarkan lewat batuk atau suction pump low pressure."

Lalu bagaimana kalaupun sudah diberikan mukolitik dan sudah dilakukan suction tetapi dahak tetap tidak mau keluar ?

Menurut penulis, dalam kasus seperti ini Bronchoscopy bisa menjadi pilihan .

Baru baru ini juga dikabarkan bahwa penggunaan Ventilator pada pasien covid 19 ternyata banyak menimbulkan efek negatif tidak seperti yang diharapkan .

Semoga ini semua bisa menjadi masukan dan pertimbangan bagi para staf medis yang saat ini sedang berjuang keras untuk menyembuhkan pasien yang terlanda wabah covid 19, juga sebagai tambahan pengetahuan bagi kita semua .

Dari hati yang paling dalam penulis sampaikan hormat dan salut atas perjuangan anda semua dan semoga Tuhan yang maha esa melindungi dan menyertai segala perjuangan anda .

Lihat juga ­čĹç
(https://m.detik.com/20detik/detikflash/20200302-200302074/temuan-dokter-bedah-yang-mengautopsi-jenazah-pasien-virus-corona)

#Copas dari salah satu akun fb

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3141291569295540/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1593660727212

SitindaonNews.Com | Sudahkah Anda menyantap buah hari ini? Tahukah Anda jika tepat pada hari ini 1 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buah Sedunia.Hari Buah ini pertama kali diperingati di Berlin, Jerman pada tahun 2007.

Awal peringatan Hari Buah Sedunia ini adalah untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam sebuah hidangan makanan agar bisa tercipta solidaritas, dan kini seluruh dunia sudah merayakannya. Di masa Pandemi Covid-19 ini konsumsi buah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, tak heran jika buah-buahan banyak dipilih untuk konsumsi rutin baik dimakan langsung maupun disajikan dalam beragam resep.

HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA 

FB IMG 1593470640259

Sistem kekebalan yang kuat membantu menjaga kesehatan seseorang. Sistem kekebalan terdiri dari organ, sel, jaringan, dan protein yang melawan patogen, yaitu virus, bakteri, dan benda asing yang menyebabkan infeksi atau penyakit. Oleh sebab itu jagalah daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi sembilan buah yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda, seperti yang dilansir dari laman Health with Nedi, Rabu 1 Juli 2020.

1. Lemon

Lemon sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C tingkat tinggi, antioksidan alami. Lemon juga memiliki sifat antibakteri dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan infeksi. Ketika suhu mulai turun dan musim flu mulai, lemon bisa menjadi tambahan yang sangat bermanfaat untuk diet Anda.

Cobalah minum air panas dengan lemon dan madu manuka jika Anda masuk angin. Campuran ini dapat mengobati infeksi tenggorokan dan membantu melonggarkan sesak napas. Banyak resep lezat yang menggabungkan lemon seperti pasta ayam lemon krim.

2. Apel

Banyak orang melupakan banyak manfaat kesehatan dari apel. Sebutir apel mengandung banyak antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Apel juga sangat tinggi serat dan air, yang menjadikannya camilan tengah hari yang sempurna. Salah satu cara favorit untuk menikmati apel adalah dengan membuat Apple Crumble.

3. Jeruk bali

Tahukah Anda bahwa grapefruit atau jeruk bali adalah salah satu buah dengan kalori terendah yang dapat meningkatkan kontrol nafsu makan. Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, antioksidan kuat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin A yang dikenal bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh Anda dengan melindungi terhadap peradangan. Cobalah konsumsi irisan jeruk bali atau menggunakannya sebagai tambahan lezat untuk salad Anda.

4. Ceri

Ceri adalah buah yang dapat membantu kekebalan tubuh Anda, sebab Ceri mengandung kadar vitamin C yang tinggi bersama dengan tingkat melatonin yang signifikan. Melatonin adalah hormon alami yang mengatur siklus tidur. Sistem kekebalan tubuh dapat sangat terganggu tanpa tidur yang cukup. Lain kali Anda perlu bantuan untuk tertidur cobalah minum segelas jus ceri tanpa gula.

5. Pir

Pir adalah sumber vitamin C yang bagus yang akan membantu Anda membangun sistem kekebalan yang lebih kuat. Pir juga dikenal sebagai anti-penuaan karena kadar serat yang dikandungnya merupakan nutrisi penting bagi kulit Anda.

6. Delima

Delima telah digembar-gemborkan sebagai makanan kesehatan selama berabad-abad, dan untuk alasan yang baik. Buah delima berwarna merah cerah karena mengandung polifenol yang mengandung antioksidan kuat. Jus delima memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada anggur merah dan teh hijau. Delima juga mengandung kadar vitamin C yang tinggi dan bahkan mungkin memiliki sifat melawan kanker menurut penelitian terbaru.

7. Mangga

Mangga adalah buah lezat yang juga bagus untuk kesehatan dan kekebalan tubuh Anda. Satu porsi mangga menyediakan seperempat dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan bagi Anda. Vitamin A membantu produksi sel darah putih yang membantu melawan infeksi di dalam tubuh Anda. Mangga juga akan membantu menjaga rambut dan kulit Anda tetap terhidrasi dan bercahaya. Anda bisa membuat salsa mangga dan topping salmon panggang sebagai kreasi hidangan berbahan mangga.

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1586341353248

Dikit-dikit minum, haus apa doyan?

SitindaonNews.Com | Sudah banyak yang bilang, minum air putih sebanyak-banyaknya, maka kamu akan senantiasa sehat sentosa. Mencegah infeksi saluran kemih, mencerahkan kulit, melancarkan pencernaan, dan lain-lain. Katanya minimal minumlah 8 gelas perhari, lebih malah lebih baik. Hmm, tapi benarkah demikian?

Melansir dari Yourtango.com, hal ini tidaklah benar. Pernyataan ini bukanlah perkataan yanng asal ceplas-ceplos aja, tapi berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal, yang dilakukan oleh dokter Margaret McCartney, seorang dokter umum di Glasgow, Scotlandia.

Ternyata, minum terlalu banyak air untuk tubuh bisa memberikan efek yang buruk, sebut saja hiponatremia, kondisi natrium darah rendah yang umm terjadi pada pelari maraton.

McCartney memberikan penjelasan yang simpel tapi sangat masuk akal dan mudah dipahami. " Jika kamu minum berlebihan, dan rasa nggak nyaman (karena berlebihan), ginjalmu juga dipaksa untuk bekerja sangat, sangat keras," katanya.

Begini. Air yang kamu minum itu keluar dengan berbagai macam cara. Entah dari keringat, kencing, atau bahkan sampai membuang napas. Emang minum air itu penting untuk menjaga cairan yang keluar dari tubuh kita. Tapi kalau berlebihan itu kamu bisa terkena keracunan air atai water intoxication. Jika dalam waktu singkat kamu sudah berlebihan minum air, ginjal bisa kewalahan untuk membuangnya cukup cepat.

Kalau udah 'keracunan air', lalu apa yang akan terjadi pada tubuhmu? Kamu bisa-bisa sakit kepala, kelelehan, mual, muntah, sering kencing, bahkan diorientasi mental. Bahkna seseorang yang ikut kontes minum air atau atlet yang keliru menghidrasi diri mereka saat latihan bisa meninggal.

Untuk itu, minumlah secukupnya, jangan berlebihan. Pepatah bijak pernah mengatakan bahwa sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, bahkan minum air pun. Cukup minum air sampai kamu nggak merasa haus saja, pokoknya ketika kencing nggak berwarna kuning berarti konsumsi airmu itu sudah cukup.

Sumber:

m.diadona.id/health/kata-siapa-minum-banyak-air-itu-sehat-bahayanya-justru-bikin-geleng-geleng-kepala-200404a.html

Sumber: .ucnews

*Ijonk Aries*

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

2758259267

SitindaonNews.Com | Penyakit asam urat nampaknya menjadi salah satu penyakit yang diderita banyak orang.

Penyakit asam urat adalah penyakit yang muncul akibat gangguan metabolisme purin.

Jika kamu memiliki risiko penyakit asam urat, alangkah baiknya untuk membatasi konsumsi makanan penyebab asam urat. .

BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA BAIK UNTUK KESEHATAN ANDA

1592958765588

Selama ini kita kerap mendengar informasi yang menyatakan bayam bisa menyebabkan asam urat.

Namun berita yang masih simpang siur membuat tak sedikit orang ragu.

Ternyata informasi tersebut bukan sekedar isapan jempol, lho.

Sudah ada studi ilmiah yang membuktikan hipotesis tersebut.

Melansir Kompas.com, bayam termasuk bahan makanan yang mengandung purin sedang.

Kandungan purin dalam 100 gram bayam berkisar 9-100 mg dan masuk ke kategori yang tidak bisa dianggap enteng.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar kita membatasi jumlah konsumsi bayam.

Sementara, bagi penderita asam urat, konsumsi purin dari makanan sebaiknya dibatasi kira-kira hanya 100-150 mg per hari.

Untuk para penderita penyakit asam urat, kondisi ini dapat menyebabkan asam urat kambuh dengan gejala nyeri di persendiran tangan dan kaki.

Tak hanya penderita asam urat, penderita rematik juga disarankan untuk membatasi konsumsi bayam karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan.

Selain bayam, terdapat beberapa sayuran lain yang patut diwaspadai para penderita asam urat karena mengandung purin sedang.

Sayuran tersebut antara lain: kembang kol, asparagus, jamur, kangkung, daun singkong, daun dan biji melinjo, serta kacang polong dan buncis.

Dalam jumlah normal, purin sebenarnya tidak akan menimbulkan masalah.

Namun, jika berlebih akan berdampak negatif terhadap kesehatan.

Untuk mengurangi risiko asam urat, sebaiknya kita minum air putih yang banyak.

Sumber: grid.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1586316033747Satu unit mobil ambulans merapat ke Gedung Isolasi RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, pada Rabu, 4 Maret 2020. Tempo/Kiki Astari

SitindaonNews.Com | Jumlah pasien penyakit akibat virus corona atau Covid-19 di Indonesia setiap harinya terus bertambah. Salah satu mantan pasien, Simon Nainggolan, berbagi cerita bagaimana upayanya hingga akhirnya ia divonis negatif terinfeksi virus Corona.

Simon mulanya mengalami demam pada 20 Maret 2020. Setelah kondisinya tak kunjung membaik selama tiga hari, ia memutuskan memeriksakan diri ke dokter di RSU Bunda bersama istrinya dan dites swab. Keesokan harinya dokter memberi tahu ada bercak-bercak di paru-paru kanan dan ia dinyatakan suspect Covid-19.

"Saya diminta mengisolasi diri. Saya kemudian memilih untuk self-isolated di rumah karena kebetulan ada kamar kosong di lantai dua," cerita Simon, Selasa, 7 April 2020.

Selama mengisolasi diri, Simon tidak bertemu dengan siapapun. Makanan diantar dan diletakkan di depan pintu kamar. Ia menggunakan alat-alat makan khusus dan mencucinya sendiri. "Obat-obatan saya minum sesuai resep-resep dari dokter paru-paru. Saya mulai rajin minum vitamin C, D, dan E. Rajin minum jus buah-buahan dan tentunya obat Paracetamol karena demam saya terus menerus tidak turun. Untungnya saya tidak sesak nafas," ucap dia.

Beberapa hari kemudian hasil tes swab datang. Dia dan istri dinyatakan positif Covid-19.

Demi bisa segera sembuh, Simon mengatakan setiap hari ia bangun pukul 04.00 lalu makan sepotong roti dan minum vitamin. Pukul 08.00, ia sarapan dan kembali minum vitamin. Dalam sehari ia bisa meminum vitamin C hingga 2 ribu miligram. Ia juga memperbanyak minum air putih hingga lebih dari tiga liter.

Menurut Simon, selama sakit yang ia rasakan adalah tenggorokan kering, badan terasa lelah, linu di setiap sendi. Ia melawan itu semua dengan meminum vitamin. "Saya juga dikasih minum air rebusan daun sirih merah sambil tentunya tak lupa selalu berdoa kepada Tuhan agar diberi kesembuhan dan kekuatan," tuturnya.

Selain itu, ia memutuskan berhenti menyaksikan televisi, mendengar berita-berita yang menakutkan dan menyedihkan tentang pandemi Corona. Ia rutin berjemur di bawah sinar matahari pukul 9 sampai 10 pagi.

Akhirnya, kata dia, pada 1 April 2020 demamnya hilang dan kondisinya membaik. Senin kemarin ia dan istri kembali tes swab di RSPAD. "Hari ini, Selasa 7 April 2020, berita suka cita itu datang. Hasil tes swab saya dan istri dinyatakan sudah negatif," katanya.

Simon berpesan untuk sesama pasien Covid-19 agar terus percaya jika kesembuhan hanya menunggu waktu. "Lawan dengan hati yang penuh syukur, vitamin-vitamin itu terus diminum," ucap dia

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200527 220512 895

New Normal Indonesia

SitindaonNews.Com | Sebagai dampak dari penyebaran virus corona terhadap kesehatan masyarakat yang membatasi ruang dan gerak  aktivitas masyarakat sehingga mengakibatkan pergerakan ekonomi menjadi lumpuh, kehidupan masyarakat semakin sulit.

Pembatasan aktivitas juga sangat  mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan┬▓ sosial dan budaya serta adat masyarakat selama ini.

Berhubung belum ditemukannya vaksin anti virus ini sehingga tidak ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir, maka dalam rangka menghidupkan kembali gerak ekonomi yang lumpuh tersebut pemerintah melakukan upaya dengan melonggarkan beberapa pembatasan┬▓ tersebut dengan membolehkan kembali beraktifitas dengan beberapa catatan. 

Perlu kita sadari bahwa sebagai akibat dari pelonggaran aktivitas ini maka akan terjadi gelombang kedua penyebaran virus corona yang lebih hebat lagi, diperkirakan angka kematian akan meningkat tinggi dibanding pada gelombang pertama, bahkan angka kematian bisa saja jutaan sampai ratusan jiwa yang meninggal.

Untuk menghindari serta mencegah itu tidak terjadi, maka sudah saatnya kita merubah pola hidup serta kebiasaan┬▓ utamanya dalam interaksi sosial budaya dan adat antar sesama yang selama ini sering kita lakukan, seperti berikut ini:

Silahkan beraktifitas dengan catatan :

1. Stop budaya salam-salaman dengan siapapun.
2. Hentikan kebiasaan cipika cipiki dengan siapapun.
3. Selalu pakai masker terutama saat keluar rumah.
4. Selalu cuci tangan.
5. Selalu jaga jarak dan hindari keramaian.
6. Jangan meludah atau membuang dahak di sembarang tempat, terutama saat berkendara di jalanan.

Mari kita mempersiapkan diri dengan kehidupan baru yang lebih disiplin sehingga kita mampu bertahan dalam menghadapi situasi sulit ini sehingga kita dapat menjadi pemenang dan menjadi manusia baru yang tahan terhadap serangan virus dan tekanan ekonomi ini. 

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200406 194105

SitindaonNews.Com | Ginjal ialah salah satu organ tubuh yang paling penting dan inilah 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita Teens. 

Ginjal memiliki banyak fungsi penting untuk tubuh. Beberapa fungsi penting ginjal antara lain untuk menyaring dan membuang limbah, mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh, mengatur tingkat garam dalam darah dan masih banyak lainnya. 

Banyaknya fungsi ginjal seperti di atas seharusnya membuat kita lebih semangat untuk menjaga kesehatan organ yang satu ini kan. Selain itu, kalian juga harus menghentikan 4 kebiasaan yang bisa merusak ginjal seperti di bawah ini.

Terlalu berlebihan mengonsumsi makanan olahan

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Makanan olahan memang nggak terlalu sehat untuk tubuh kita. Saat kita terbiasa mengonsumsi makanan olahan rupanya bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal kita lho Teens. Makanan olahan banyak memiliki kandungan fosfor dan natrium yang jika dikonsumsi berlebihan bisa merusak ginjal. 

Kurang minum air putih

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Air putih sangatlah penting bagi tubuh kita. Saat kekurangan asupan air maka tubuh bisa dehidrasi dan membuat pikiran tidak bisa konsen hingga lemas. Selain itu dengan banyak minum air putih rupanya juga bisa baik bagi ginjal karena bisa membuang racun dari tubuh. Dehidrasi memang berbahaya bagi tubuh karena juga bisa menimbulkan batu ginjal dan merusak ginjal. 

Mengonsumsi garam terlalu banyak

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Makanan yang mengandung banyak garam memang bisa meningkatkan tekanan darah kita. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi garam ini juga bisa membahayakan ginjal kita karena ginjal harus bekerja keras untuk mengeluarkan garam yang berlebih. 

Sering menahan buang air kecil

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Kebiasaan yang satu ini juga harus kalian hentikan ya Teens. Menahan buang air kecil sangat nggak baik bagi kesehatan kita. Saat buang air kecil kita mengeluarkan racun dari tubuh. Jadi saat kita sering menahan buang air kecil maka bisa berbahaya bagi ginjal dan menyebabkan batu ginjal lho.

Selain 4 hal di atas, waktu tidur yang tidak teratur dan terlalu banyak konsumsi gula juga bisa menyebabkan munculnya penyakit ginjal Teens. Jadi jika kalian ingin selalu sehat, mulai saat ini hindari 4 kebiasaan yang bisa merusak ginjal seperti di atas ya.

Sumber: .teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1590109451742Situasi keramaian di salah satu pasar dadakan  di jalanan Kota Medan pada hari Kamis 21/5/20 pukul 21.00

#MedanTerserah
Corona minggir dulu, pedagang dan pengunjung tumpah ruah di jalanan, tanpa jaga jarak, banyak yg tidak pakai masker.

Medan siap┬▓, setelah lebaran nanti Corona siap menerkam, jangan kaget kalau tiba┬▓ ada yg terjatuh dan menggelepar di jalanan,,,
#AkuDiRumahAja
#TerserahKlenMauKemana

SitindaonNews.Com | Lockdown dan PSBB tidak berhasil dilakukan di Indonesia, akhirnya akan #TerserahKau.

Setelah Idul Fitri Pemerintah tidak akan update jumlah yang terkena Covid.

Artinya mau tidak mau rakyat harus mengikuti seleksi alam, yang kuat bertahan hidup kemudian immun, yang lemah mati dengan sendirinya.

Hasil akhir dari seleksi alam:

1. Kematian massal akan terjadi, puluhan bahkan mungkin ratusan juta penduduk yang meninggal.
2. Rumah Sakit akan dipenuhi pasien baik dalam perawatan maupun mayat┬▓ yang berserakan.
3. Yang kuat akan bertahan hidup dan menjadi evolusi peradaban dan generasi baru.

Tanda┬▓ seleksi alam:
1. Transportasi publik dibuka, terminal bus, stasiun kereta, bandara dibuka lagi untuk umum.
2. Kegiatan keramaian, perayaan, pesta, hiburan, wisata akan berjalan lagi seperti biasa.
3. Sekolah dan kampus akan dibuka lagi.
4. Kantor┬▓ akan bekerja lagi seperti biasa.
5. Pusat perbelanjaan dan pasar akan beraktifitas lagi seperti biasanya.

Agar bisa bertahan dengan seleksi alam:

1. Selalu jaga kebersihan, berolahraga serta makan sehat, makan selalu buah┬▓am atau minum vitamin.
2. Selalu pakai masker, hindari keramaian atau kerumunan, selalu cuci tangan pake sabun/hand sanitizer.
3.Selalu mandi sehabis bepergian, ganti pakaian.

Dalam seleksi alam pasti ada yang kalah dan yang menang.

Pilihan ada di tangan anda, Kalah atau Menang!!!

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200405 101229

SitindaonNews.Com | Minum vitamin boleh-boleh aja tapi jangan berlebihan, kebutuhan vitamin C kita sehari itu "cuma" 60mg, meningkat sedikit saat infeksi terjadi di tubuh kita, tapi paling banyak ya 250mg. Jadi kalau kita makan atau minum vitamin C 1000mg sehari itu ya sia-sia.

Efek yang terjadi terhadap tubuh kita apabila dalam sehari mengonsumsi vitamin C melebihi kebutuhan tubuh kita adalah ginjalnya kebanyakan kerja mengeluarkan vitamin C yang kebanyakan itu, juga jadinya air seni kita harganya "mahal" karena vitamin C yang berlebihan itu terbuang bersama air seni.

Yang lebih parah lagi, kelebihan vitamin C ( asam ascorbat) didalam tubuh ( kebutuhan 75-90 mg) selain akan dibuang melalui ginjal lewat urin, dampaknya juga akan menurunkan pH urin ( asam), ini menjadi resiko terbentuknya batu saluran kencing.

Dalam kondisi wabah seperti ini sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh boleh aja mengkonsumsi vitamin setiap hari, ambil sediaan yang paling kecil dan jangan lupa cukup minum.

Asam urat juga bisa jadi batu ginjal, jika kadar asam urat darah >7 mg/dl dan pH urin dibawah atau sama dengan 5,5 maka akan terjadi kristalisasi asam urat di urin sebagai permulaan pembentukan batu saluran kencing.

0
0
0
s2sdefault