fbpx

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1573444847112Almarhum Op. Lamtiur Sitindaon dan Marthin Sitindaon di rumah duka RSPAD Jakarta. 

Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Op. Lamtiur Sitindaon Br. Sinaga

Seluruh Pomparan Raja Sitindaon dimana saja berada sangat berduka atas meninggalnya salah seorang tokoh besar marga Sitindaon. Semua merasa sangat kehilangan tokoh tersebut. Beliau adalah Op. Lamtiur Sitindaon Br. Sinaga, istri dari B.Sitindaon yang sudah lebih dahulu almarhum yang selama hidupnya lebih dikenal dengan Ama ni Artha Sitindaon.

Almarhumah bersama suaminya dan tokoh-tokoh Sitindaon lainnya semasa hidupnya mempunyai peran yang sangat penting dalam perjalanan sejarah marga Sitindaon, utamanya dalam proses pemberian Tano Parhutaan Marga Sitindaon dari Marga Naibaho Hutaparik kepada keturunan Marga Sitindaon di Tano Ponggol lebih dari 20 tahun lalu dan juga pembangunan Tugu Raja Tunggar Nageduk Sitindaon di Sibual-bual Pulau Samosir.

Kesedihan sangat mendalam dirasakan oleh putra almarhum Marthin Sitindaon seperti unggahannya di akun FBnya sbb:

FB IMG 1573447585330

"Love you, Mama 😍
Selamat berpulang ke Rumah keAbadian yang Kekal
RIP Mama 😢
Minggu 10 November 2019
16.40"

Kesedihan dan rasa kehilangan juga diungkapkan di akun FBnya oleh Op.. Jason Merah Putih Sitindaon, yg mengatakan almarhum adalah guru di keluarga besar Punguan Sitindaon, berikut ungkapannya:

Screenshot 20191111 113313

"Kakak..turut berduka cita yg sedalam"nya ya dek Marthin Sitindaon...😭😭..atas kepergian inang kerumah Bapa yg di surga...TY..memberikan ketabahan dan kekuatan kepadamuya dek..RIP..untukmu inang simatua yg cantik dan baik hati..😭😭❤️❤️🌹🌹"

"Selamat jalan ya inang simatua na burju🙏🙏😭😭..sonang ma ho di lambung ni Tuhan ii..sehat" ma adek nami Marthin Sitindaon..dohot klrg sude..na di tinggalhon inang ..hami pe sehat"sude..angka parumaenmu..jumpang muse hita haduan di surgoi..😭😭..kami sangay kehilangan atas kepergianmu..inang adalah guru kami ..di punguan Sitindaon..RIP..😭😭😭😭"

Almarhumah meninggal dunia pada hari Minggu, 10 Nopember 2019 pukul 16.40 WIB di Jakarta dan disemayamkan di rumah duka RSPAD dan akan dikebumikan pada hari Selasa 12 Nopember 2019 di TPU Tanah Kusir Jakarta.

Keluarga besar Sitindaon dan seluruh manajemen Sitindaon News mengucapkan Turut Berdukacita yang sedalam-dalamnya, semoga seluruh keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan penghiburan.

0
0
0
s2sdefault
0
0
0
s2sdefault
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190926 173834

Selamat Kepada Matresya Silvya Sitindaon, Pemimpin SDM Sitindaon News Atas Kelahiran Anak Kedua Seorang Putra.

Pemimpin SDM Sitindaon News, Matresya Silvya Sitindaon, pada hari ini Kamis 26 September 2019, sekitar pukul 16.00, di karuniai seorang putra, dengan BB 3.63 kg dan TB 50 CM melalui operasi cesar di RS Bunda Menteng Jakarta Pusat, ibu dan anak dalam keadaan sehat.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190917 123653Pembina/Penasehat Sitindaon News,  Saur Sitindaon,  SH,  MHum dan Pemred Zul Abrum Sitindaon mengunjungi Op.  Nicolas boru (Istri dari bapak Maringan Sitindaon) saat masih sakit di Pematang Siantar bulan Oktobet 2018 yl. 

Pematang Siantar - Keluarga Besar Sitindaon News,  mengucapkan Turut Berdukacita atas meninggalnya ibu Siti Apul br.  Sibarani (Op.  Nicolas Boru),  istri dari Bapak Maringan Sitindaon, Pembina dan Penasehat Media Online Sitindaon News.

Almarhum tutup usia 78 Tahun.  Alamat rumah duka Jl. Tenggiri no 15  P.Siantar.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190905 150753

Sitindaon Brothers, penggagas dan pendiri Sitindaon News, Sakti Roni Maruli Sitindaon, Sudin Maurid Sitindaon dan Zul Abrum Sitindaon.

Sitindaon News Hadir dengan "Berpikir Besar untuk sebuah Cita² Besar"

Bermula dari ide dan gagasan Sudin Maurid Sitindaon dan Zul Abrum Sitindaon yang direspon dengan baik oleh Sakti Roni Maruli Sitindaon dengan membuat dan mendaftarkan web atau domain www.sitindaonnews.com  pada tgl 9 September 2018 yl.

Didukung oleh anak² muda yg energik dan visioner Natasya Angelita Astuti Sitindaon, mahasiswi K3 Polteknaker dan Michael Kent Satria Sitindaon, mahasiswa Fak.Hukum Universitas Indonesia, membuat SitindaonNews.com semakin hidup  dan berkembang.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190816 183122

Pada Bagian Kesepuluh telah diceritakan bahwa A. Toga Ompu (Op. Alexander) meninggal dunia.

Selanjutnya pada bagian kesebelas ini diceritakan Op. Alexander ini hidup kembali dari kematian, berikut ini kisahnya.

Setelah Op. Alexander meninggal, maka diberitahukanlah kepada mertuanya di Tigaraja sebelum dikuburkan.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190816 183122

"AMAN TOGA OMPU atau Op. ALEXANDER"

Setelah dewasa A. Toga Ompu menikah tetapi tidak punya keturunan, oleh karena itu dia pergi ke kerumah tulangnya Siallagan untuk melamar putri tulangnya (paribannya).(intip ni si Djimma).

Ternyata paribannya itu sudah menikah dengan Parsakkal, oleh karena itu A. Toga Ompu berusaha membuat paribannya itu cerai dengan Parsakkal.

0
0
0
s2sdefault
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190816 183122

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian ke Delapan) ini menceritakan paska Raja Mangambit diserang marga Situmorang, maka seluruh keturunan Raja Mangambit Sitindaon di Lontung melarikan diri, ada yang berenang menyeberang Danau Toba hingga ke Porsea dan Balige ada juga yang lari arah ke Tomok, yaitu Op. Manjabat dan Op. Barita Lobi, inilah ceritanya:

"OMPU MANJABAT"

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190818 143856Penggalian makam Tunggar Nageduk Sitindaon Juni 1997 di Sibualbual, Pulau Samosir.

CATATAN YANG TERKUBUR

Semangat renovasi tugu Tunggar Nageduk begitu meng-gebu² dalam jiwa dan semangat para generasi penerus Sitindaon.

Namun sangat disesalkan tidak mau menampung aspirasi dan pendapat dari pihak² yang dianggap berbeda pendapat sebagai sikap tidak mendukung bahkan dianggap sebagai provokator yang menghambat renovasi dan harus disingkirkan layaknya seekor anjing yang suka menggonggong kena disiram air panas langsung "kainggg,,,, kainnggg,,,,kainnnggg...."

IMG 20190818 140203

Konsep dan ide harus jalan terus demi mengejar sebuah target dan ambisi, karena konsep dan ide sudah mendapat restu dari na-tua² huta yang dianggap sebagai sebuah kebenaran dan pengesahan atas semua program tsb.dan jadilah sebuah "proyek huta.".

IMG 20190818 135807

Yang lebih menyedihkan lagi, yang mempunyai pendapat yg kritis diancam dengan kata² "jangan bangunkan singa tidur" yang lagi lapar.

IMG 20190818 135558

Parahnya lagi yg berbeda pendapat dianggap sebagai " anjing menggonggong, kafilah berlalu", dianggap sebagai seekor anjing tua yang tidak lama lagi akan mati dan yang lain dipasak kepalanya lalu dipanggang atau disakksang untuk tambul, kata seorang penggemar yang bangga merasa macam Mario Teguh dengan kasus keluarga yang membelitnya.

IMG 20190818 140310

Sifat dan karakter egoisme dan diktatorisme masih terus dipertahankan dan dipelihara, barisan dirapatkan, kelompok dibentuk, akhirnya wajah tugu Tunggar Nageduk dibedah sesuai keinginan tertentu yang merasa sudah mempunyai pola pikir luar biasa dan hebat dari yang lainnya dan hasil akhirnya di-puji² sebuah hasil karya yang baik, indah dan modern.

Tetapi sesungguhnya renovasi tersebut telah menghancurkannya karena hasil akhirnya telah menghilangkan atau menghapus makna dan  nilai² seni, budaya, sosiologi,  arkeologi dan antropologi dari tugu tersebut sebagai situs purbakala. 

Keaslian dari wajah tugu itu sudah berubah total layaknya seperti hasil operasi plastik wajah seseorang. Tugu itu berubah menjadi sebuah bangunan modern yang dibangun pada era milenial masa kini dengan material keramik atau granit.

Permukaan dinding tugu yang semula penuh dengan relief dan ornamen batu alam sebagai simbol hubungan manusia dengan alam yang melambangkan persatuan hubungan kekerabatan keturunannya dalam sebuah bentuk bangunan tempo doeloe yang sarat dengan makna dan nilai² seni, budaya, sosiologi, arkeologi dan antrolologi sirna begitu saja secara sengaja atau tidak sengaja karena relief² tersebut telah tertutup atau diganti dengan kepingan kotak² keramik atau granit yang telah menjadi simbol peng-kotak²an keturunannya

IMG 20190816 WA0015Bentuk dan wajah asli Tugu Situnggar Nageduk Sitindaon

Sangat mengecewakan karena renovasi yang di-bangga²kan itu sesungguhnya secara sadar atau tidak sadar telah menghapus 1 dekade atau mengubur jejak sejarah dari tugu itu sendiri.

Saya yakin para penggagas awal tugu tersebut pasti kecewa, sedih dan menangis, mereka tidak bisa berbuat apa² lagi karena generasi muda sebagai generasi penerusnya sudah merasa mempunyai pola pikir luar biasa dan hebat, lebih mengerti, lebih pintar dan merasa lebih mampu dan lebih hebat dalam segala hal.

Candi Borobudur juga mengalami renovasi dan pemugaran, tetapi tidak merubah wajah dan permukaannya, material pengganti diusahakan bentuk, ukuran dan warna yang sama dengan aslinya, sehingga candi tsb tetap terlihat dengan wajah dan bentuk aslinya. Nilai seni, budaya, sosiologi, arkeologi dan antropologi tetap dipertahankan.

Demikian juga halnya dengan Tano Ponggol,sebagai Tano Parhutaan Marga Sitindaon pemberian Naibaho Hutaparik yang digerogoti oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dimana oknum ini berani berbuat karena ijin dan restu dari oknum tertentu dengan mendirikan bangunan permanen dan menerima dana ganti rugi tanah yang dipakai proyek pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Sesuai kesepakatan semula, kasus Tano Ponggol merupakan prioritas untuk diselesaikan dan di tuntaskan terlebih dahulu, tetapi faktanya lebih 1 tahun tidak ada kemajuan progres penyelesaian masalah demi mengejar target renovasi dan partangiangan saja.

Dikhawatirkan kasus ini segaja dibuat ter-katung² karena nantinya sisa tanah ini juga akan hilang tanpa jejak dan bekas, sementara oknum² yang tidak bertanggung jawab akan mengharapkan menerima dana ganti rugi lagi dari pemda atas sisa tanah karena ada kemungkinan sisa tanah itu akan di jadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau karena lokasinya persis tepat dipinggir atau dibawah fly over jembatan kanal Tano Ponggol yang dalam proses pembangunan.

Tugu Situnggar Nageduk Sitindaon di Sibualbual dan Tano Parhutaan Sitindaon pemberian Naibaho Hutaparik di Tano Ponggol akan tinggal menjadi kenangan dalam sebuah CATATAN YANG TERKUBUR oleh generasinya sendiri.

0
0
0
s2sdefault
0
0
0
s2sdefault