fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200407 060729Tim Polsek Gesi dan relawan bersama warga saat berada di Jembatan Sapen Gesi Sragen yang dijadikan lokasi percobaan bunuh diri seorang wanita, Sabtu (4/4/2020). Foto/Wardoyo

SitindaonNews.Com | Misteri aksi nekat seorang wanita yang hendak bunuh diri terjun dari Jembatan Sapen, Sabtu (4/4/2020) pagi akhirnya terkuak.

Wanita bernama Prihatin (44) asal Dukuh RT 9, Desa Majenang, Sukodono itu nekat meloncat terjun ke Sungai Bengawan Solo dari atas Jembatan Sapen di Dukuh Sapen, Tanggan, Gesi.

Beruntung, korban masih bisa diselamatkan oleh seorang tukang bakso yang berada di lokasi kejadian. Masalah keluarga dan kendala ekonomi diduga kuat menjadi pemicunya.

“Korban sudah berkeluarga. Dugaannya memang depresi karena masalah ekonomi keluarga yang kekurangan,” papar Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (4/4/2020).

Namun ada yang menarik dari aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan perempuan paruh baya itu.

“Jadi saat sudah loncat dan jatuh ke sungai, dia masih mencoba bertahan dan bisa renang. Beruntung, kemudian bisa diketahui oleh saksi penjual bakso di dekat jembatan dan berhasil ditolong,” urai Kapolsek.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi percobaan bunuh diri itu terjadi pukul 11.00 WIB. Aksi korban diketahui oleh Darno Sumito (60) penjual bakso asal Dukuh Sapen RT 16, Desa Tanggan, Gesi, Sragen yang berada di dekat jembatan.

Kejadian bermula ketika pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban terlihat mengendarai sepeda motor dan kemudian mondar-mandir di atas jembatan.

Korban saat itu terlihat mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Sekitar pukul 11.00 WIB, Darno pun curiga karena korban sudah tak terlihat di jembatan namun sepeda motornya tertinggal di atas jembatan.

Mendapati hal itu, ia langsung berinisiatif memberitahu istrinya, Lamini, untuk mencari korban ke bawah jembatan.

Tak lama berselang, mereka mendapati korban sudah mengambang di sungai tak jauh dari jembatan. Saat itu, korban terlihat masih berusaha berenang untuk bertahan di sungai.

Seketika, Darno langsung menolongnya dan berhasil mengevakuasi korban dari sungai. Setelah dievakuasi, dengan dibantu tetangga, korban lantas dibawa ke RSUD Sragen dan setelah mendapatkan perawatan, akhirnya bisa selamat.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko membenarkan aksi percobaan bunuh diri itu.

“Jadi ceritanya korban dari pagi mondar-mandir di atas jembatan, kemudian terjun ke sungai dan motornya masih di atas. Ada saksi penjual bakso di dekat jembatan yang curiga dan setelah mengecek, ternyata mendapati korban sudah mengambang di sungai. Korban berhasil diselamatkan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (4/4/2020).

Kapolsek menguraikan korban sudah berkeluarga. Sesaat usai kejadian, suami korban juga langsung menyusul dan menjemput istrinya di RSUD Sragen.

“Korban tidak mengalami luka dan berhasil selamat. Tadi suaminya juga langsung menyusul dan menjemputnya di RSUD Sragen,” pungkasnya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM

Sumber: teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585564254034

Komisi Pemberantasan Korupsi berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 53/Pid.Sus/TPK/2017/PN.Sby tanggal 22 Agustus 2017 atas nama Bambang Irianto yang telah berkekuatan hukum tetap, melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, akan melaksanakan lelang Eksekusi Barang Rampasan berupa:

  1. 1 (satu) unit mobil Range Rover 5.0L V8 AT, tahun 2011, 5000 cc, warna hitam, Nopol B 111 RUE, nomor mesin 11060123054508PS, nomor rangka/NIK/VIN SALLMAME3BA357592, beserta STNK asli, Surat Ketetapan Pajak, BPKB asli dan 1 kunci remote control.

          Harga Limit Rp758.264.000,00 dengan uang jaminan Rp154.000.000,00

IMG 20200330 172532

           Lihat gambar (gambar 1gambar 2gambar 3, dan gambar 4 )

  1. 1 (satu) unit mobil Mini Cooper 1.6 AT, tahun 2010, 1598 cc, warna putih, Nopol B 1279 GGY, nomor mesin A0781585, nomor rangka/NIK/VIN WMWMS32060TJ93244, beserta STNK asli, Surat Ketetapan Pajak, BPKB asli dan 1 kunci dan 1 (satu) bundel dokumen terdiri dari Faktur Kendaraan Bermotor PT Tareo Utama Karya beserta Surat Keterangan Tentang Pemasukan Kendaraan Bermotor dan Vehicle Identification Number.

          Harga Limit Rp273.231.000,00 dengan uang jaminan Rp60.000.000,00

IMG 20200330 172546

           Lihat gambar (gambar 1 dan gambar 2)

  1. 1 (satu) unit mobil Hummer type H2, tahun 2010, 6162 cc, Nopol B 11 RRU, warna putih, nomor mesin X9H100807, nomor rangka/NIK/VIN 5GRGN232X9H100807, beserta STNK asli, Surat Ketetapan Pajak, BPKB asli dan 1 kunci.

          Harga Limit Rp1.765.960.000,00 dengan uang jaminan Rp360.000.000,00

1585564254034

           Lihat gambar (gambar 1gambar 2gambar 3 dan gambar 4)

Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet (e-auction) dengan metode OpenBidding”pada:

Hari

:

Kamis

Tanggal

:

02 April 2020

Waktu Penawaran

:

14.00 – 16.00 (waktu server)

Waktu Penetapan

:

16.00 (waktu server)

Alamat Domain

:

www.lelang.go.id

Tempat Lelang

:

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Sidoarjo

Jalan Erlangga Nomor 161 Sidoarjo

Bea lelang pembeli sebesar

:

3% dari harga lelang

Persyaratan Lelang:

  1. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang yang jumlahnya harus sama dengan nilai yang telah ditentukan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 01 April 2020. Uang jaminan lelang disetorkan ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang dan validasi akan dilakukan oleh KPKNL Sidoarjo.
  2. Kendaraan yang dijual dalam kondisi sesungguhnya dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat dan memeriksa obyek lelang sebelum pelaksanaan lelang.
  3. Pelaksanaan aanwizjing (penjelasan terkait kondisi objek lelang) akan dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 01 April 2020 jam 11.00 WIB s.d. 15.00 WIB di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan (Rupbasan) Surabaya di Medaeng Wetan, Medaeng, Waru, Sidoarjo;
  4. Tagihan terkait obyek yang dilelang menjadi tanggung jawab pemenang lelang.
  5. Pelunasan pembayaran lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Jika tidak dipenuhi maka dinyatakan batal dan wanprestasi serta uang jaminan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan lain-lain.
  6. Pemenang lelang akan diumumkan melalui e-mail masing-masing peserta.
  7. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek lelang di atas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/berminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang.
  8. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang Komisi Pemberantasan Korupsi: Medi Iskandar Zulkarnain, Leo Sukoto Manalu dan Josep Wisnu Sigit di Kantor KPK Jalan Kuningan Persada K.4 Jakarta Selatan, Telp (021) 25578300 pada jam kerja atau KPKNL Sidoarjo di Jalan Erlangga Nomor 161, Kapasan, Sidokare, Sidoarjo, Telp (031) 8057108.

Jakarta, 26 Maret 2020

Deputi Bidang Penindakan,

u.b.

Koordinator Unit Kerja Labuksi

Mungki Hadipratikto

Sumber: kpk.go.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1586068564899Foto Ilustrasi: Israel dan Palestina perangi virus corona

SitindaonNews.Com | Wujud kerja sama kedua negara mulai terlihat sejak Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah bekerja sama dengan pejabat kesehatan Israel

Palestina dan Israel memutuskan bersatu untuk mengatasi wabah virus corona.

Wujud kerja sama kedua negara mulai terlihat sejak Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah bekerja sama dengan pejabat kesehatan Israel.

Mereka berkolaborasi untuk mengatur pergerakan warganya dan menerapkan kebijakan manajemen rumah sakit.

Bulan lalu, Israel dan Otoritas Palestina menyetujui kebijakan yang berupaya membatasi pergerakan populasi, sembari membiarkan warga Palestina tetap bekerja.

Para pekerja diberi waktu 72 jam untuk memutuskan apakah tetap tinggal di Israel selama krisis, atau kembali ke Tepi Barat.

Sebelumnya, pada 7 Maret, Israel dan Palestina juga menunjukkan kekompakan untuk melawan virus corona.

Israel telah mengunci akses ke kota Betlehem, sedangkan Palestina menutup Gereja Betlehem selama dua minggu.

"Kami telah memutuskan untuk mencegah masuknya wisatawan dalam jangka waktu 14 hari, dan mengimbau hotel di semua kota untuk tidak menerima warga negara asing," kata Menteri Pariwisata Palestina Rula Maayah pada AFP, Sabtu (7/3/2020).

Langkah ini ditempuh setelah pihak berwenang Palestina mengatakan ada 9 kasus infeksi virus corona di daerah Betlehem di selatan Yerusalem.

Hingga Kamis (2/4/2020) Ada lebih dari 5.500 kasus virus corona yang dikonfirmasi dalam 10 juta populasi Israel, dan 122 kasus di sekitar 2,7 juta warga Palestina.

Namun, jumlah pengujian yang dilakukan di Palestina lebih rendah daripada Israel.

Disarankan bersatu

Persatuan yang digalang Israel dan Palestina mendapat sambutan positif, salah satunya oleh Ofer Zalzberg dari International Crisis Group.

"Terlepas dari ketegangan, kerja sama diperlukan karena 'kepentingan pribadi'."

"Karena dua populasi saling terkait, membatasi virus hanya dalam satu masyarakat tidak mungkin," kata Zalzberg dikutip dari AFP, Kamis (2/4/2020).

Yotam Shefer dari cabang militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di wilayah Palestina (COGAT), juga menegaskan kerja sama harus kuat.

"Koordinasi dengan Otoritas Palestina sangat ketat dan sangat kuat," katanya pada jurnalis AFP.

Mantan kepala COGAT Eitan Dangot pun mengatakan pada wartawan bahwa Otoritas Palestina telah "sepenuhnya mengadopsi kebijakan Israel tentang cara menangani virus corona."

Riak pertikaian masih ada

Meski kedua negara telah memutuskan untuk menggalang persatuan, sejumlah pertikaian tetap tidak terelakkan.

Tentara Israel terus melakukan penggerebekan di daerah-daerah Palestina dan menghancurkan rumah-rumah serta bangunan lainnya.

Kemudian muncul sebuah video yang memperlihatkan pekerja Palestina yang sakit, dibuang di pos pemeriksaan Israel.

Polisi Israel beralasan pria itu sudah di rumah sakit untuk meminta perawatan, tapi kedapatan bekerja secara ilegal di Israel.

"Polisi mengawal pria itu ke perlintasan keamanan Maccabim," kata seorang juru bicara kepolisian, yang menekankan bahwa pria tersebut negatif corona sebelum dibawa ke pos pemeriksaan.

Namun tindakan itu telanjur memancing kemarahan warga Palestina.

Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh lantas menyebut tindakan Israel itu sebagai perilaku rasis.

Kemudian pada Rabu (1/4/2020) Otoritas Palestina mengatakan 15 warganya yang dipekerjakan di permukiman dinyatakan positif Covid-19 setelah dites.

"Keputusan Israel untuk mengizinkan masuknya pekerja adalah upaya untuk melindungi ekonomi Israel dengan mengorbankan para pekerja kami," kata Shtayyeh.

"Ekonomi Israel tidak sama berharganya dengan kehidupan anak-anak kita," tegasnya.

Israel sempat memperbolehkan warga Palestina yang bekerja di permukiman bebas bolak-balik menyeberang perbatasan setiap hari, sebelum larangan perjalanan diterapkan.

Sumber: suar.grid.id/ucnews

*Ijonk Aries

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585449171419Suasana sepi Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta saat pandemi virus corona, di Tangerang, Ahad, 22 Maret 2020. Ruang kedatangan dan pemberangkatan terlihat lengang di Terminal 2 Domestik dan tidak banyak penumpang yang lalu-lalang. TEMPO/Subekti.

SitindaonNews.Com | PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta memutuskan untuk membatasi operasi Terminal 1 dan Terminal 2 per Rabu pekan depan, 1 April 2020.

Hal ini dilakukan menindaklanjuti Keputusan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 jo SE Dirjen Perhubungan Udara No.6 Tahun 2020. Beleid it di antaranya menyoal penyebaran Virus Corona (Covid-19) di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi menyebutkan pembatasan pengoperasian dua terminal itu untuk optimalisasi pengendalian alur penumpang baik domestik maupun internasional.

"Tujuan dilakukannya pembatasan operasional ini adalah untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pergerakan penumpang, pengunjung dan pekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata Agus dalam keterangan resmi, Sabtu, 28 Maret 2020.

Pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 itu berlaku hingga 29 Mei 2020. Artinya, pembatasan operasional ini bersifat sementara selama masa Darurat Bencana Wabah Covid-19 di Indonesia.

"Perlu kami sampaikan bahwa pembatasan pengoperasian ini bersifat sementara. Namun dalam hal diperlukan dapat dilakukan perpanjangan berdasarkan situasi yang berkembang," kata Agus.

Akibat pembatasan itu, maka pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A. Sedangkan Sub Terminal 1B tidak dioperasikan atau ditutup sementara.

Dengan begitu, pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A untuk seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air, Trigana (Pangkalanbun) dan Airfast Indonesia. "Sementara, untuk Terminal 2 hanya mengoperasikan Sub Terminal 2D dan 2E. Sedangkan Low-cost carrier Terminal (LCCT) atau Terminal 2F tidak dioperasikan dan penerbangan rute Internasional dialihkan ke Terminal 3," kata Agus.

Sementara itu, di Terminal 3, penerbangan LCC yang dialihkan dari Terminal 2F (LCCT) dilayani di Check-In konter Island E. Meskipun dialihkan ke Terminal 3, Passenger Service Charge (PSC) tidak mengalami perubahan atau tetap berlaku menggunakan PSC Terminal 2F. "Untuk mengantisipasi adanya penumpang yang masih ke Terminal 2F, kami menyediakan shuttle bus dan petugas helpdesk di Terminal 2F," ujar Agus.

Sejumlah maskapai penerbangan yang dialihkan operasionalnya dari Terminal 2F ke Terminal 3 antara lain, Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, dan Citilink.

Dengan adanya pembatasan operasional ini, PT Angkasa Pura II meminta seluruh Badan Usaha Angkutan Udara yang terdampak pembatasan operasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat segera mempersiapkan pengalihan kegiatan operasional serta guna kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

kolase yasoona laoly dan najwa shihabKolase Yasoona Laoly dan Najwa Shihab

SitindaonNews.Com | Najwa Shihab ikut memberi komentar terkait rencana Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk membebaskan napi koruptor.

Yasonna Laoly berasalan pembebasan napi koruptor itu untuk pencegahan penyebaran covid-19 di Indonesia.

Komentar Najwa Shihab diungkap melalui media sosial Instagram miliknya, @najwashihab pada Jumat (3/4/2020).

Perempuan yang kerap disapa Nana ini tegas menyebut 'Nanti Dulu' !

Awalnya, Nana menjelaskan bagaimana kondisi lapas yang kelebihan kapasitas dan membuat penyebaran virus tak terkendali.

"Koruptor Dibebaskan Gara-Gara Corona? Nanti Dulu!

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laolyberencana membebaskan napi termasuk napi koruptor karena corona.

Alasan utamanya, lapas yang kelebihan kapasitas akan membuat penyebaran virus ini tidak terkendali dan jika satu tertular akan membahayakan semua"

Najwa mengakui ada lapas yang memang tidak manusiawi.

Bahkan para napi bergantian tidur dengan napi lain karena kelebihan kapasitas.

"Secara prinsip alasan ini sangat bisa diterima.

Kondisi lapas kita memang tidak manusiawi, orang bertumpuk seperti pindang, bahkan tidur bergantian."

Namun Najwa mulai menyentil saat Yasonna Laoly menyinggung soal napi koruptor.

Pasalnya, sel bagi para koruptor sangatlah berbeda.

Menurut Nana, seperti di Lapas Sukamiskin saja, para napi mendapatkan fasilitas lengkap.

Bahkan Nana menyindir para napi koruptor bisa mandi air panas dan olahraga secara ekslusif.

"Tapi alasan ini menjadi mengada-ada ketika kita bicara soal napi koruptor.

Sel bagi koruptor berbeda dengan tahanan lain.

Di Lapas Sukamiskin misalnya, satu napi satu kamar. Lengkap dengan fasilitas pula.

Alih-alih berdesak-desakan dengan napi lain sehingga bisa tertular corona, para koruptor di Sukamiskin bahkan ada yg bisa mandi air panas di kamar mandi pribadi dan olahraga dgn alat khusus di dalam sel eksklusif mereka."

Menurut Najwa Shihab, alasan pembebasan napi koruptor untuk penghambatan penyebaran covid-19 tidak relevan.

"Dari hampir 250 ribu napi di seluruh negeri, napi korupsi jumlahnya 4500-

Jadi sekitar 1, 8 persen dari total napi.

Pembebasan napi koruptor dgn tujuan menghambat penyebaran covid 19 di Lapas menjadi tidak relevan, krn angkanya sangat kecil dibanding napi lain."

Nana menyebut usulan Yasonna Laoly ini menimbulkan kecurigaan dari pegiat antikorupsi.

"Menjadi wajar jika sejumlah pegiat antikorupsi curiga kebijakan membebaskan napi koruptor ini hanyalah akal2an saja.

Sdh beberapa kali Kementerian Hukum dan HAM berupaya utk meringankan hukuman koruptor lewat revisi peraturan perundangan."

Lebih lanjut, Najwa memberikan pesan kepada bapak Menteri Yasonna Laoly untuk membuka dulu ke depan publik bagaimana kondisi sel untuk napi koruptor di Indonesia.

"Jadi Pak Menteri yang terhormat, supaya kita tidak curiga macam-macam, coba dibuka dulu ke publik,

narapidana kasus korupsi apa dan di mana yang menempati sel berdesak-desakan seperti napi umum pencuri ayam yang bahkan tidurnya harus bergantian?"

Pada kalimat penutup, Najwa kembali menyindir bagaimana lapas Sukamiskin yang juga ditempati Setya Novanto masih bisa plesiran bahkan nonton Netflix.

"Oh ya, sekalian kalau memang mau cek lapas koruptor, titip cek lagi sel Papa Setya Novanto dan kawan-kawannya di Sukamiskin, masih di sel lagi nonton Netflix atau lagi plesiran makan di warung Padang?

#CatatanNajwa," pungkas caption Najwa Shihab.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Hal itu dikarenakan napi koruptor dan narkotika yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP itu, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lain dalam rangka pencegahan Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Lewat revisi itu, Yasonna ingin memberikan asimilasi kepada napi korupsi berusia di atas 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidana yang jumlahnya sebanyak 300 orang.

"Karena ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa kami terobos karena Peraturan Pemerintah Nomor 99/2012," kata Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar virtual, Rabu (1/4/2020).

Sumber :.tribunnews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200328 165519

BUKA DULU TOPENGMU

~saat bencana ada di depan mata, jangankan daging yg sudah di mulut bisa dilepeh, saudara kandung pun bisa saling sikut demi cari selamat sendiri~

Seperti "mahluk" dalam pakaian HAZMAT ini....

Jangan heran, karakter ASLI manusia memang akan tampak saat kesulitan dan bencana ada di depan mata.

Saat musibah tsunami ada di Aceh atau Palu, yg ada di Jawa atau Jakarta bisa pura-pura bikin aksi keprihatinan, dgn segala TOPENGNYA

Apalagi kalau musibahnya ada di Palestina atau Aleppo. "AKSI CEPAT TRANSFER" akan langsung memenuhi sosmed dan WA grup dgn segala permintaan infaq terbaiknya.

Dan sama, dengan segala TOPENGNYA....

Tapi Covid-19 ini beda
Ini terjadi di depan mata kita semua, dgn ancaman yg sama utk semua orang, dimana pun dia berada

Kali ini tidak ada lagi yg bersembunyi di balik TOPENG...

Semua nampak karakter aslinya:
✅ yg tabah & tetap optimis
✅ yg membantu dgn tulus
✅ yg menebar berita positif
✅ yg banting tulang jadi relawan

ada juga yang :
✅ hobby nya menakut nakuti
✅ yg melampiaskan dendam politiknya
✅ yg cari kesempatan jadi calo jualan alkes

dan yg di foto ini:
✅ yg mau cari selamat sendiri, persetan dgn dokter & tenaga medis yg lebih membutuhkan

COVID-19 MEMANG MEMBUKA SEMUA TOPENG

....
.
.
.
Thomy Setiawan

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3073447269413304/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585975690209Menkum HAM Yasonna Laoly bersama rekan bisnis anaknya Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E di Samera Expo 2020 di Atrium Sun Plaza Medan, Minggu (15/3/2020)

SitindaonNews.Com | Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ( YLBHI) M Isnur mengkritik wacana Menteri Hukum dan Hak Asasi ManusiaYasonna Laoly yang membebaskan narapidana korupsi dengan alasan mencegah penularan Covid-19 di penjara.

"Ini adalah semacam penyelundupan, semacam 'merampok di saat suasana bencana' kira-kira begitu. Dia masuk, menyelinap di tengah-tengah kepentingan yang berbahaya," kata Isnur dalam konferensi pers, Kamis (2/4/2020).

Isnur mengatakan, usulan Yasonna yang akan dituangkan melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan itu dinilai sebagai upaya mengubah landasan berpikir yang dibangun undang-undang.

Landasan berpikir yang dimaksud Isnur yakni penempatan tindak pidana kasus korupsi sebagai salah satu kejahatan luar biasa yang mempunyai hukuman lebih berat dari tindak pidana umum lain.

Apabila revisi PP tersebut disetujui, menurut Isnur, tindak pidana korupsi tidak ada bedanya dengan tindak pidana umum lainnya.

"Jadi, dia menyamakan antara maling ayam dengan maling uang negara, dengan maling uang rakyat, itu yang sangat berbahaya," ujar Isnur.

Di samping itu, PP yang diterbitkan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dinilai merupakan produk hukum yang progresif sehingga wacana Yasonna merevisi PP tersebut merupakan sebuah langkah mundur.

"Kok ini semakin mundur, semakin ke arah kehancuran bangsa, ke arah failed state. Apalagi sekarang misalnya, mau melepaskan napi koruptor yang menurut kami mereka tidak dalam kondisi overcapacity," kata Isnur.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Hal itu dikarenakan napi koruptor dan narkotika yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP itu, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lain dalam rangka pencegahan Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Lewat revisi itu, Yasonna ingin memberikan asimilasi kepada napi korupsi berusia di atas 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidana yang jumlahnya sebanyak 300 orang.

"Karena ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa kami terobos karena Peraturan Pemerintah Nomor 99/2012," kata Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar virtual, Rabu (1/4/2020).

Sumber:  kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200327 184144

SitindaonNews.Com | Dalam rangka  antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid -19, Polrestabes Medan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Medan dan Denpom 1/7 MK,  berdasarkan U U No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.dan Maklumat Kapolri tentang Antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid19 sepakat akan melakukan penutupan ruas jalan mulai hari Sabtu 28 Maret 2020 Jam. 09.00 wib sd 15.00 wib(siang) dan 19.00 wib sd 23.00 wib(malam). Berlaku s.d ada pencabutan melihat perkembangan situasi.

Adapun lokasi ruas jalan yang akan dilakukan penutupan adalah:

1. Jl. SM. RAJA SIMPANG SAKTI LUBIS
2. JL. B. KATAMSO SIMPANG AL. FALAH
3. JL. B. KATAMSO SIMPANG JL. SAKTI LUBIS
4. JL. J. GINTING SIMP. DR. MANSYUR
5. JL. SETIA BUDI SIMPM DR. MANSYUR
6. JL. G. SUBROTO SIMP. KAPT. MUSLIM
7. JL. SUNGGAL SIMP. SEI BATANGHARI
8. JL. YOS SUDARSO SIMP. H. ADAM. MALIK
9. JL..H. ADAM MALIK SIMP. T. AMIR HAMZAH
10. JL. GAHARU SIMP. P. KEMERDEKAAN
11. JL. P. KEMERDEKAAN SIMP. TIMOR
12. JL. SUTOMO SIMP. H.M. YAMIN.

Personel yang melaksanakan Pam Lalin dari Sat Lantas, Denpom, dan Dishub Kota Medan

Demikian diberitakan agar kiranya masyarakat dapat bekerja sama dan mendukungnya,  berdiam diri di rumah berarti anda telah menjadi pahlawan perang melawan virus korona. 

Sumber: WAG BBC, Arie

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585869089418

SitindaonNews.Com | Komisi Pemberantasan Korupsi  menyambut positif usulan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly soal revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Salah satu usulan revisi PP tersebut dengan membebaskan narapidana kasus tindak pidana korupsi yang telah berusia 60 tahun ke atas dan telah menjalani dua pertiga masa pidana.

“Kami menanggapi positif ide Pak Yasonna sebagai respons yang adaptif terhadap wabah Covid-19, mengingat kapasitas pemasyarakatan kita telah lebih dari 300 persen,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, Kamis, (1/4/2020).

Menurut dia, usulan tersebut murni pertimbangan kemanusiaan bagi narapidana. “Penerapan ‘social distancing’ untuk warga binaan dalam kondisi saat ini tidak memungkinkan, sangat padat sehingga jaraknya tidak memenuhi syarat pencegahan penularan COVID-19,” ujar Ghufron menambahkan.

Namun ia juga mengingatkan bahwa usulan revisi PP tersebut nantinya jangan sampai mengabaikan keadilan bagi warga binaan lainnya. Selain itu ia menegaskan tanggapan positif atas usulan revisi PP juga jangan disalahartikan dengan mendukung kebijakan tersebut.

“Bukan mendukung atau tidak, ini memahami dan respons terhadap penularan COVID-19 itu intinya dengan pertimbangan kemanusiaan bahwa mereka juga manusia yang masih memiliki hak dan harapan hidup,” kata Ghufron menjelaskan.

Tercatat Kemenkumham mengusulkan pembebasan sekitar 30 ribu narapidana dan anak dari lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) melalui asimilasi dan integrasi terkait dengan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Dalam Kepmen itu dijelaskan sejumlah ketentuan bagi narapidana dan anak yang dibebaskan melalui asimilasi. (*)

JUBI.CO.ID

Sumber: teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585217962559

SitindaonNews.Com | Polres Cianjur, Jawa Barat, menetapkan tiga orang pegawai RSUD Pagelaran-Cianjur dan satu orang penadah sebagai tersangka hilangnya ratusan kotak masker di gudang farmasi rumah sakit tersebut

"Tersangka menjadi empat orang, satu orang diantaranya penadah warga Bogor. Sedangkan ketiga tersangka berstatus pegawai atas nama Isef Suherlan, Rega Nur Farid dan Yogi Hendra Gunawan," kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto di Cianjur Kamis.

Ia menjelaskan, ketiga pelaku telah berkali-kali melakukan aksinya hingga akhirnya berhasil membawa 360 kotak masker yang dijual ke penadah di wilayah Bogor untuk menghilangkan jejak.

Otak pencurian Isef yang menjabat sebagai staf bagian pelayanan medik dan Rega tenaga honorer RSUD Pagelaran dibantu Yogi sopir ambulance, menjual satu kotak masker seharga Rp100.000 dan sudah dilakukan sebanyak empat kali.

Hasil penjualan masker curian tersebut, dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli kendaraan roda dua oleh tersangka Isef dan Rega. Sehingga petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti sepeda motor, telepon selular dan kartu ATM.

"Tersangka bersama-sama melakukan pencurian dan menjual barang tersebut ke Bogor. Masing-masing mendapatkan jatah dari penjualan barang yang saat ini sangat dibutuhkan tim medis untuk penanganan COVID-19," katanya.

Tidak hanya masker, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka juga mengaku menjual sejumlah alat kesehatan yang ada di dalam gudang farmasi rumah sakit seperti alat suntikan dan tisu basah yang biasa digunakan staf medis.

"Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," katanya.

Sebelumnya Polres Cianjur mendapat laporan hilangnya ratusan kotak masker yang merupakan stok RSUD Pagelaran. Setelah dilakukan penghitungan oleh pihak rumah sakit, tercatat 470 kotak masker yang akan digunakan untuk penanganan COVID-19 hilang sejak dua bulan terakhir.

Sumber: antaranews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585627736394

SitindaonNews.Com | Korupsi memang menjadi penyakit para pejabat yang ingin memanfaatkan kekuasaannya untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Hal ini sudah menjadi hal biasa dikalangan petinggi daerah dan faktanya sudah tidak ditutup-tutupi lagi.

Hukuman yang diberlakukan bagi pelaku korupsipun sudah semakin berat bahkan tindakan hukuman mati untuk membuat kalangan menyimpang itu jera.

'Kegiatan' yang satu ini juga sudah dinyatakan menjadi masalah global yang bisa merugikan orang lain.

Apa lagi jika korupsi ini dilakukan oleh pejabat negara, tentunya akan merugikan rakyat negaranya sendiri.

Sehingga para koruptor (sebutan untuk orang yang korupsi) pun harus segera ditindak tegas agar tak merugikan.

Seperti kasus yang ditemukan baru-baru ini di Tiongkok, di mana seorang koruptor ditangkap dengan penemuan hartanya dalam jumlah mengejutkan.

Menurut Daily Star, Senin (1/10/19) Zhang Qi mantan walikota kota Haikou, Tiongkok kini ditangkap atas tuduhan korupsi.

Menariknya polisi menemukan "gunung emas" dengan berat mencapai 13,5 ton dan uang tunai 37 miliar dollar AS (Rp525 triliun) di rumahnya.

Zhang Qi adalah seorang mantan walikota dan anggota partai Komunis yang kini sedang mendapat peninjauan oleh Komisi Pengawas Nasional.

Atas penemuan itu, dia harus memiliki lebih banyak penjelasan tentang benda bernilai miliar dollar itu.

Pejabat China awalnya menggeledah rumah mewahnya di Kota Haikou dan hanya menemukan benda biasa saja.

Zhang Qi mantan walikota pemilik emas batangan dan uang tunai.
Zhang Qi mantan walikota pemilik emas batangan dan uang tunai. (Dailystar)
 

Namun, setelah masuk ke dalam ruang bawah tanahnya mereka terkejut menemukan gundukan harta tersebut.

Bukti yang ditemukan menunjukkan portofolio besar di rumah mewahnya.

Pejabat ini dianggap melakukan kejahatan ekonomi dan mungkin akan dihukum mati.

Emas batangan, dan tumpukan uang adalah benda yang sangat bernilai tinggi, dan termasuk benda mewah.

Emas batangan yang ditemukan di rumah Zhang Qi
Emas batangan yang ditemukan di rumah Zhang Qi (Dailystar)
 

Beberapa uangnya hanya ditumpuk di lantai, sementara kepingan emas lainnya ada yang dibungkus di tas dan sebagian di rak logam.

Nilai emas murni dengan berat 13,5 ton ini kemungkinan 500 juta dollar AS (Rp7 triliun).

Sedangkan uang bernilai 37 milliar dollar AS (sekitar Rp525 triliun) dalam bentuk Dollar, Yuan, dan Euro.

Presiden Tiongkok Xi Jinping, telah menjanjikan perjuangan melawan koruptor sebagai kebijakan utama partai Komunis.

Sejak dia memerintah setidaknya 10.000 orang telah didakwa melakukan korupsi sejak 2012, dan dilaporkan sedikitnya 120 pejabat korupsi tingkat tinggi.

Mereka termasuk perwira militer dan pejabat eksekutif.

Sumber: grid.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585120898870ANTARA FOTO/Septianda Perdana | Seorang personel kepolisian memasang garis polisi di lokasi ledakan salah satu restoran di Plaza Ramayana Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/3/2020). Peristiwa ledakan yang belum diketahui penyebabnya dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian tersebut mengakibatkan dua orang karyawan di restoran itu luka bakar.

SitindaonNews.Com | Ledakan terjadi di salah satu restoran makanan Fountain di Plaza Ramayana, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatra Utara. Ledakan terjadi pada Rabu (25/3)  siang.

"Akibat ledakan tersebut, presentase kerusakan bangunan mencapai 60 persen," kata Manajer Pusdalops BPBD Medan Drs Nurly.

Mengenai penyebab ledakan, kata Nurly, hingga saat ini belum diketahui. Kepolisian masih menyelidikinya.

"Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwajib," ujarnya. 

Dari pantauan di lokasi, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di seputaran lokasi. Selain itu personel Jibom Gegana Brimob Polda Sumut juga diturunkan ke lokasi

Sumber: .republika

0
0
0
s2sdefault