fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200801 072837

SitindaonNews.Com | Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, merupakan daerah yang kaya dengan budaya.

Dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, Jazilul Fawaid mengatakan hal itu setelah menyaksikan upacara sakral Suku Deu, upacara adat Tege Anadeo.

Dalam upacara adat itu, masyarakat memotong kerbau, sapi, dan beberapa ekor babi berukuran besar.

Kehadiran Gus Jazil disambut hangat oleh para tetua dan tokoh Suku Deu.

Budaya yang ada menyimbolkan kerukunan keluarga, upacara, dan ritual besar ini, menurut Jazilul Fawaid, seharusnya direkam dan dipublikasikan.

Selanjutnya, dipromosikan ke seluruh Indonesia sehingga acaranya tidak berlalu begitu saja.

Upacara atau ritual adat yang pertama kali dilihatnya itu, menurut Gus Jazil, menjadi khazanah budaya Indonesia dari Pulau Flores.

"Saya menghargai, mengapresiasi sekaligus ingin memperkenalkan budaya Suku Deu ke khalayak luas," katanya.

Budaya-budaya yang ada di Pulau Flores menurut Gus Jazil perlu dieksplorasi untuk pembangunan Indonesia sehingga kemajuan bangsa ini bisa dimulai dari timur.

Saat di hadapan ribuan warga Suku Deu, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu menyampaikan terima kasih kepada Suku Deu yang telah menerimanya dengan hangat.

Ia mendoakan agar warga Suku Deu diberikan kesehatan, kemakmuran, kerukunan, dan kebersamaan.

"Saya menyaksikan pagi hari ini persatuan dan kekeluargaan dari Suku Deu, mudah-mudahan kebersamaan, kerukunan, dan kekeluargaan Suku Deu mengalir menjadi kekuatan dan energi untuk Indonesia,” kata Gus Jazil.

Kebersamaan, kekeluargaan, dan kerukunan itu, kata dia, menjadi modal pembangunan sehingga dapat melaksanakan pembangunan seperti yang dicita-citakan.

Sumber : antaranews.com


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh