Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 39
Hati-hati Jebakan Bandar
Hati-hati Jebakan Bandar!
Dalam Market Saham banyak Jebakan Bandar agar Anda masuk, lalu dibanting lagi, Bandar yang nyerokin barang Ritel harga bawah yang pada panic cut-loss.
Mengapa Bandar bisa menjebak? Karena Uangnya besar, ratusan Milyar atau Trilyun, banyak barang ratusan ribu lot, bisa guyur kapan saja untuk menghancurkan harga atau menaikkan harga lalu minggat sebentar ngopi. Jika ketika harga hancur di ARB tetapi para Ritel masih keras kepala pada ngehold barangnya, maka guyuran berikutnya banjir lagi, sampai bener-bener hancur Anda panik, Cut-loss.
Inilah Gamenya. Para Bandar itu juga kecanduan uang seperti Anda. Mereka mainin harga sambil tertawa-tawa. Jumlah Ritel di Market walau modal kecil tetapi jumlahnya mendekati 20 juta orang yang transaksinya Trilyunan per hari. Disinilah para Bandar dan Emiten mencari Uang. Sudah faham ya, jadi Anda itu jika bersatu ya trilyunan. Tetapi tidak mungkin bisa bersatu karena Nyalinya berbeda-beda emosinya beda, tingkat keserakahannnya juga berbeda.
Banyak teori teknikal para Influencer, jika candle begini, jika Bid-Offer begitu, maka, bla bla bla.... ketahuilah bahwa analisa teknik itu semua bisa meleset karena bisa berubah dalam hitungan detik Jika Bandar ingin menggerakkan harga ya Nak. BID yang kosong bisa tiba-tiba meluap, Bid yang tebel bisa tiba-tiba menghilang. Anda sedang asek analisa, harga sudah melambung atau nyungsep,,Anda gak sempat cut loss. Anda tidak bisa tahu gerakan Bandar mau ngapain. Broker Summary itu adanya setelah Pasar Tutup, baru bisa dilihat!
Maka para memberku Saya sarankan membeli saja Saham Fundamental yang lagi Low, hold dulu dan tunggu jual ketika harga naik, sudah pasti Cuan. Yang bermodal Rp.100 jt, sudah terampil, dapat cuan Rp. 2 atau 3 jt sehari, cukup lah. Jika Konsisten sebulan dapat Rp 15 - 30 jt cukup kan? Wong Modal kecil. Jangan serakah, santai saja.
R Noto Widjojo
Sumber: FB. Ki Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1TtB7irSQP/
Edited by Sitindaon News
