fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200501 142646

SitindaonNews.Com | Dalam memperingati Hari Buruh, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum Partai Demokrat mengatakan vincent terkait maraknya PHK ditengah wabah COVID-19 dan juga isu-isu ketenagakerjaan lainnya.

Untuk itu perlu dicermati kembali relevansi Kartu Pra-kerja sebesar Rap 5,6T, Demokrat mendorong agar dana tersebut dialokasikan untuk bantuan langsung pada para buruh dan pekerja yang terdampak.

Dan juga atas maraknya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia, Demokrat konsisten memprioritaskan tenaga kerja nasional mengisi lapangan kerja seluas-luasnya. Beri kesempatan bagi tenaga kerja kita untuk menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Berikut pernyataan lengkap AHY yang dikutip dari akun twitter @AgusYudhoyono.

"Selamat Hari Buruh untuk kawan-kawan buruh dan pekerja Indonesia. Saya memiliki concern terkait maraknya PHK di tengah wabah COVID-19 dan juga isu-isu ketenagakerjaan lainnya."

"Data Kemenakertrans (13/4) menunjukkan, hampir 2,8 juta pekerja formal dan informal yang dirumahkan dan di-PHK. Belum lagi pekerja yang bulan ini tak lagi menerima penghasilan, atau berkurang karena kondisi krisis perusahaan."

"Sebelum pandemi COVID-19, isu ketenagakerjaan juga masih menyisakan permasalahan terkait hak-hak buruh. Kita perlu mencermati kembali relevansi Kartu Pra-Kerja sebesar Rp 5.6 T. Kami mendorong dana tsb dialokasikan untuk bantuan langsung pada para buruh dan pekerja yg terdampak."

"Juga RUU Ciptaker yg menimbulkan kontroversi. Sejak awal kami mendesak penundaan pembahasan RUU ini, agar konsentrasi pemerintah dlm penanganan pandemi tdk terpecah. Saat nanti dibahas kembali, kami mendorong pelibatan serikat pekerja; mereka adl pihak yang terdampak langsung"

"Kami juga konsisten memprioritaskan tenaga kerja nasional untuk mengisi lapangan kerja seluas-luasnya. Beri kesempatan bagi tenaga kerja kita menjadi tuan rumah di negerinya sendiri."

"Jalan perjuangan pemenuhan hak-hak buruh memang masih panjang. Kami akan terus hadir dan memperjuangkan hak-hak dasar para buruh dan pekerja sesuai dgn kewajiban dan tanggung jawabnya."


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh