SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Trending News (723)
  • Tarombo Marga Sitindaon (48)
    • Sukacita & Dukacita (12)
  • Politik & Opini (304)
  • Ekonomi & Bisnis (292)
  • Lifestyle & Health (366)
  • Tekno & Sains (70)
  • Entertaintment (65)
    • Games (0)
  • Food & Travel (94)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (135)
    • Jansen Sitindaon (31)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (29)
  • Mimbar HKBP (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (19)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • Games

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Politik & Opini
  4. Lo Jual Ane Borong

Search

Details
Category: Politik & Opini
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
03.Dec
Hits: 587

Lo Jual Ane Borong

Saya percaya bahwa radikalisme itu produk politik, bukan sifat asli bangsa Indonesia.

Singkatnya tokoh-tokoh partai Islam yang kalah melulu dalam pemilu otaknya buntu hingga melacurkan dirinya pada akademisi yang memang sedang mencari panggung.

Dalam artikel klasik, Zwischenbetrachtung/Religious Rejections of the World and Their Directions (1915), Max Weber menyoroti bahwa politik akan membawa-bawa agama sebagai bahan propaganda (pathos) dan sentimen kelompok, hingga mereka percaya bahwa kehidupan dan kematiannya akan berarti.

Pastinya mereka yang ngaku paling eslam akan ngamuk-ngamuk dan protes menuduh agnostik (tidak percaya agama) bahkan atheis (tidak percaya Tuhan).

Tetapi meladeni para primata yang lebih suka berteriak-teriak dibanding membaca memang gampang. Tidak usah diladeni "tinggal lo jual ane borong." Kerena itulah bahasa yang mereka mengerti.

Sukses tidaknya gerakan radikalisme sangat tergantung dari sikap pemerintah dan tingkat keberanian masyarakat untuk melawan.

Sayangnya di negara-negara yang demokrasinya sedang mencari bentuk, radikalisme akan sukses. Contohnya di negara-negara demokratis di Timur-Tengah justru babak belur. Hingga Mesir lebih memilih kembali sisi yang pro Hoesni Mubarak, mantan presiden terguling bahkan sempat dipenjara dengan memenjarakan Moersi.

Bagaimana dengan Indonesia?

Kecil kemungkinan kita dipimpin junta militer model Mesir hanya karena masyarakat takut FPI-PKS and friends.

Sebabnya karena faktor netizen Indonesia yang julid nan lucu.
.
.
.
Lutfi Bakhtiyar

Sumber: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3775469002544457

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Previous article: Kalau Indonesia Pecah Perang Saudara, Banyak Negara Sekitar Kita Tertawa dan Bahagia Prev Next article: Surat Misterius Perihal Tabiat Tak Bermartabat Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • Trending News
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link