fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20190816 183122

Pada Bagian Kesepuluh telah diceritakan bahwa A. Toga Ompu (Op. Alexander) meninggal dunia.

Selanjutnya pada bagian kesebelas ini diceritakan Op. Alexander ini hidup kembali dari kematian, berikut ini kisahnya.

Setelah Op. Alexander meninggal, maka diberitahukanlah kepada mertuanya di Tigaraja sebelum dikuburkan.

 

Screenshot 20190901 155314

Peti matipun sudah dipersiapkan terbuat dari batang aren (bagot) yang sudah dibentuk jadi peti mati.

Setelah mertuanya datang besok harinya sekitar pukul 1.00 siang, maka dipersiapkan penggali kuburan.

Tetapi pada saat mertuanya akan masuk ke rumah duka, tiba² mayat Op. Alexander bergerak dan bersuara, "ou, - ou", suaranya perlahan..

Semua yang ada ditempat itu terkejut dan melihat mayat itu hidup kembali dan bernafas per-lahan².  Kemudian mereka mencoba memberinya minum dan semakin bergeraklah mayat itu dan akhirnya hidup kembali.

Kemudian dia bisa duduk, tapi matanya tidak terbuka dan tidak bisa melihat dan tidak bisa bicara.

Jadi, setelah seharu semalan meninggal, setelah ditangisi (diandungi) dan saat akan dimasukkan ke dalam peti mati, tiba² dia bergerak dan hidup kembali.

Screenshot 20190901 155239

Setelah lama kemudian, diapun mulai bisa bicara, dan menceritakan bahwa pada sehari semalam saat dia dinyatakan meninggal, bahwa dia sebenarnya sedang bermimpi, demikian mimpinya:

"Pada satu saat dia sedang berjalan dipasir tepi pantai di Sipalangka, bertemu dengan seseorang dan orang itu bertanya, "mau kemana kau?" dan dijawabnya, "jalan² saja".

Tiba² orang itu menangkap dan mengikat tangannya, dan dibawa kehadapan seorang raja.

Setelah agak lama dia terletak didepan raja itu, tangannya pun mulai terasa sakit, dan "matilah aku", pikirnya.

Screenshot 20190901 155212

Kemudian dia berkata, " Rajanami, ada ceritaku" (adong turi²an)  katanya.

"Raja, ada seekor kelinci dan seekor rusa bertengkar.

Kata rusa: "Kalau buah durian jatuh dari pohon, mana lebih dahulu bunyi bub (mallubub) dari raassh (mardoras)

Kata rusa, "Lebih dulu bunyi raassh baru kemudiah bub"

"Bukan", kata kelinci, " lebih dulu bub baru raassh.

Begitulah seterusnya mereka bertengkar mempertahankan pendapatnya.

Akhirnya mereka mengadu kepada raja Pane (Raja Hutan), kata kelinci, "Iya raja, kalau buah durian jatuh dari pohon, mana yang lebih dulu bunyi bub atau bunyi raassh, bukan kah sebenarnya lebih dulu bunyi bub baru bunyi raassh?" kata kelinci kepada raja itu.

Screenshot 20190901 155144

"Memang betul itu, lebih dulu bub baru raassh" kata raja Pane itu.

"Kata rusa, lebih dulu raassh baru bub" kata kelinci itu lagi.

"Tidak betul itu" kata raja Pane, "tangkap rusa itu, potong dan masukkan ke kuali" katanya..

Rusa itupun di-potong² dan dimasak dalam sebuah kuali besar. Setelah lama dimasak sambil di bolak balik dan selalu bagian diatas yang matang namun bagian bawah masih mentah, begitu seterusnya daging rusa yang sedang dimasak itu tidak pernah matang sempurna, selalu ada yang belum matang.

Setelah sekian lama, terdengar air di kuali itu mendidih dan terdengar bunyi: "getek - gerek - getek, mampuslah raja Pane, karena menghukum yang tidak bersalah" kata suara dari air di kuali itu.

Screenshot 20190901 155109

Pembantu raja Pane itu terkejut dan melaporkannya kepada raja Pane, dan raja itupun pergi melihat untuk memastikan.

Setelah raja Pane dekat ke kuali di tungku masak itu, tiba² meledaklah kuali itu dengan kuatnya, "Buub" bunyi suara ledakan itu dan isi kuali orion terlempar semua ke wajah raja Pane dan terjatuh terdengar bunyi "Raassh", dan raja Pane pun mati.

Terkejutlah raja itu mendengar cerita (turi²an) A. Toga Ompu/Op. Alexander itu dan berkata: "Sudahlah, diamlah kau, banyak kali ceritamu" , Lepaskan orang ini, kata raja itu kepada pembantunya.

Setelah dia dilepaskan, diapun minta air minum, ""aku sudah haus, berikanlah aku air minum" katanya kepada raja itu. "tidak ada" kata raja.

"Kalau begitu, air ludah mu itulah sedikit saja" kata A. Toga Ompu kepada raja itu.

"Cepat kau pergi, kalau tidak, nanti kusuruh kau ditangkap lagi" kata raja itu.

Screenshot 20190901 155043

Terus bangkitlah dia dan berlari arah ke kampung, hanya selangkah saja sudah sampai di rumah dan didengarnya ada yang memanggilnya dan berkata: " Ada di rumah kau A. Toga Ompu ?" kata seseorang.

Dan diapun menjawab: "Ou - Ou"

Pada saat itulah dia sedang diangkat atau dimasukkan kedalam peti mati, dan pada saat itulah dia bergerak dan bersuara tadi. Dan orang² pun memberinya air minum.

Sejak itulah dia hidup kembali setelah meninggal selama sehari semalam.

Tetapi setelah hidup, dia tidak bisa melihat selama kurang lebih 1 tahun dan tidak bisa bicara.

Screenshot 20190901 155005

Kisah selanjutnya dalam bagian keduabelas tentang kehidupan keluarga dan keturunannya.


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh