Pencitraan alay bin lebay ini sejatinya tidak perlu. Andai pencitraan ini terjadi 5 tahun lalu, masihlah bisa kita terima. Seperti pencitraan mobil Esemka itu misalnya.

Tapi untuk sekarang dengan sikon intoleransi yang semakin darurat ini, rencana Jokowi ini sama seperti orang yang lagi sakit pernafasan tapi diberi obat tetes mata. Gak nyambung. Yang dibutuhkan itu tindakan keras pada aksi intoleransi. Bukan lipstick. Bukan simbol2.

Sebaiknya Jokowi kembali down to earth. Kembali menjejak bumi. Lihat dari mana anda berasal. Lihat pendukung2 anda yang sudah bertarung segalanya agar anda bisa masuk istana.

Dengarkan suara2 pendukung anda yang telah memberikan yang terbaik untuk menjadikan anda jadi presiden.

Hentikan pencitraan alay bin lebay yang jika terus berlanjut saya yakin nasib anda akan dikenang sebaik presiden terburuk di republik ini.

Salam perjuangan penuh cinta

Birgaldo Sinaga

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2468478936698237&id=1820404924838978