fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200731 070955Foto: Freepik/mrsiraphol  |  Ilustrasi daging kambing 

SitindaonNews.Com | Saat Idul Adha, olahan daging kambing tersedia di hampir semua meja makan keluarga. Namun, tidak sedikit dari masyarakat yang enggan untuk mengolah atau mengonsumsi olahan daging kambing dengan alasan kesehatan.

Perlu diketahui, daging kambing merupakan jenis daging merah yang lezat dan sehat selama memilih potongan yang tepat dan menyiapkannya dengan cara yang sehat. 

"Tidak perlu takut mengonsumsi daging kambing. Daging kambing memiliki kandungan protein baik, berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, mengandung berbagai vitamin dan mineral diantaranya zat besi, zinc, selenium, hingga vitamin B komplek," kata Spesialis Gizi Klinik, dr. Feni Nugraha, MARS, M.Gizi dalam program Hidup Sehat, tvOne, Kamis, 30 Juli 2020.

Untuk menjadikan daging kambing yang lebih sehat, penting untuk mengolahnya dengan tepat dan benar. Sebab kata dia, daging kambing tinggi lemak jenuh dan kolekstrol. 

"Jadi disarankan dibuat sop, jangan dibuat gulai, tongseng yang menambahkan santan saat proses (memasak). Sebab, hal tersebut akan tambah konsumsi lemak jenuh yang kita makan," jelas Feni. 

Selain itu, penting juga untuk mengatur jumlah konsumsi daging kambing agar tetap sehat. Dia menjelaskan, dalam sehari, konsumsi daging merah termasuk kambing maksimal adalah sebesar 100 hingga 110 gram. 

"Kalau sate 200-300 gram atau sekitar 3-4 tusuk sehari," jelas Feni.

Selain itu, dia juga menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan saat mengonsumsi daging kambing. Selain mengandung antioksidan, sayu dan buah juga tinggi serat yang berfungsi untuk membantu menurunkan kolesterol. 

Sumber: viva.co.id


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh