fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20191113 191234

SitindaonNews.Com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi kabar Ahok yang mengaku diajak Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi Direktur Utama salah satu BUMN.

Bakat alamiah pak Ahok ini membereskan birokrasi pelayanan publik,  PLN cocok" kata Jansen Sitindaon.

Diluar kontroversi Ahok di Jakarta,  Jansen Sitindaon yakin akan kemampuan Ahok untuk memimpin BUMN, utamanya BUMN yang berbau pelayanan publik. Karakter yang suka matah² dan memaki dari seorang Ahok kadang juga kita butuhkan dengan tujuan untuk perbaikan pelayanan publik oleh BUMN, biar Ahok menatar dan marahi petinggi² BUMN itu agar kerja beres,  kata Jansen. 

Berikut cuitan Jansen Sitindaon yang dikutip redaksi dari akun Twiternya:

"Diluar kontroversinya di Jakarta, saya yakin pak @basuki_btp ini punya kemampuan mumpuni. Kalau bisa pak Ahok ini diberikan BUMN besar, yg mengurusi hajat hidup orang banyak mas @erickthohir. Seperti PLN atau @pertamina. Jgn BUMN yg "ecek-ecek". Agar kemampuannya tersalurkan pas!" tulis Jansen. 

"Marah-marahnya pak @basuki_btp ini juga kadang kita butuhkan. Asal marahnya ini utk tujuan perbaikan ya. Kalau di PLN atau Pertamina ditempatkan krn ini jenis BUMN pelayanan publik, cocok sekali menurut saya. Biar dia tatar dan "marahi" dulu petinggi² 2 BUMN itu agar kerja beres." katanya lagi. 

"Soal "caci maki" pak Ahok yg dipersoalkan netizen, toh kita juga hampir setiap hari mencaci Pertamina dan PLN kok, krn pelayanan mereka yg buruk. Biar aja kali ini Dirutnya sendiri yg memarahi. BUMN berbau pelayanan publik cocok utk pak Ahok krn bakat alamiahnya bisa tersalurkan." kata Jansen Sitindaon lagi. 

"Tapi kalau pak Ahok kemudian ditaruh pak @erickthohir jadi Dirut BUMN yg "pyur business", bukan pelayanan publik, saya tdk setuju. Ini ibarat pemain berkarakter striker ditempatkan jadi pemain belakang. Bakat alamiah pak Ahok ini membereskan birokrasi pelayanan publik. PLN cocok!" kata Jansen mengakhiri cuitannya. 


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh