fbpx

0
0
0
s2sdefault

p527b012f82286 dprk aceh1Ilustrasi 

SitindaonNews.Com | Tidak dapat dapat dipungkiri, ada cukong² dalam setiap pilkada, mereka menjadi investor politik untuk mendukung seseorang maju sebagai kandidat kepala daerah.

Ya, bukan hanya kepala daerah, disinyalir dalam pemilihan presiden juga ada cukong² yang menjadi investor untuk memenangkan seseorang dalam pemilihan presiden.

Tentu semua itu tidak gratis, semua harus dibayar setelah calonnya terpilih nanti.

Pembayaran bisa melalui bagi² proyek pemerintah yang ada di daerah maupun pusat, jual beli jabatan, direksi dan komisaris BUMN, staff ahli dan lain²nya...

Mata para cukong itu semua tertuju pada anggaran APBD, APBN maupun anggaran² lainnya, semua disikat tak bersisa. Anggaran pembangunan dikunyah, anggaran bencana alam dan bantuan sosial dihisap, demikian pula dengan anggaran² lainnya ditelan tak bersisa, rakyat terabaikan, ekonomi rakyat semakin lemah.

Semua orang berebut kekuasaan, setiap pemilu pasti ada partai baru yang ikut yang juga didukung oleh investor politik. 

Ya, negeri ini sudah tergadai oleh para cukong  raksasa investor politik yang rakus dan tamak. (zas)


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh