Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2
Jangan Average Up!
Jangan Average Up!
Average Up? No! Average Up adalah ketika qnda membeli matched di harga bawah, dan begitu Saham anda naik, lalu membeli lagi harga diatasnya. Ini praktek berbahaya untuk Scalpingan.
Dalam Scalping tidak megenal Average Up seperti banyak disarankan oleh para Influencer. Scalping itu Cukup Naik 2 % - 4% sudah TP. Jika Anda melakukan Average Up, ya malahan boncos, selak turun lagi. Anda tidak dapat duit malah Ketika balik arah turun, sudah pasti akan habis lah Profitmu malah tambah boncos minus.
Avg up memang bisa dilakukan oleh Trader nekat yang tidak mikir resiko saking serakahnya, yang dipikir hanya profit, profit dan profit terus, hingga lupa melindungi modalnya. Praktek-praktek semacam inilah yang menbuat para Trader pada boncos, bahkan pada bangkrut.
Trader sukses itu yang faham resiko. Memang Saham yang sedang up trend sampai 10% bisa Avg Up, tapi mana ada Saham Lapis 1 naik sampai 10%? Memang ada tetapi sanngat jarang! ? Dari 900 emiten paling hanya satu dua yang naik diatas 10% itu pun belum tentu sebulan sekali.
Adakah yang menebak Saham ini akan naik hingga 10% 15%, sehingga berani Average Up? Ya monggo.... inilah yang mendorong nurani saya selalu mengingatkan setiap hari di Group untuk menyelamatkan para Trader Pemula.
Saham gorengan memang ada yang melambung gila, naik hingga 20% tetapi besoknya terjun bebas lagi seperti roller Coaster, gak ada rely-relyan. Tetapi Saham jenis ini kurang cocok untuk Trader Pemula yang ingin ingin Cuan setiap hari.
R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1QiJmYhHD7/