Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 16
Masuk ketika Orang panic selling!
Kapan terjadi:
1. Jam 09.00 - 09.30 IHSG merah darah - 2% atau lebih
2. Ada berita jelek di TV, News yang kredibel, Group WA, FB pada tangisan. Semua orang ketakutan pada mencari selamat, menjual saham-saham miliknya. Harga rontok sampai di Lantai Dasar Support hingga mantul pull back lagi. Disinilah saat tepat Anda masuk akumulasi dengan harga diskon terendah. Inilah Cara berpikir seorang Pemburu!
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/19RD6UXUWY/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 15
Contoh Fomo:
Saham bagus di harga 2000, tiba-tiba naik ke 2200. Ritel FOMO rame-rame membeli berharap menurut feelingnya akan naik 2400. Sedangkan Trader Sejati diem. Dia menunggu, dan benar, tiba-tiba IHSG merah. Saham turun koreksi menjadi ke harga 1910.
Ritel Fomo pada panik cut loss di 1910. Trader Sejati tersenyum siap dengan T+2 menolong para Ritel yang pada panic jualan.
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
Mental Tenang: Beli saat merah , tinggal menunggu harga rebound, jika harga pun masih turun sedikit tetap saja Santai. Dalam hati berkata, oh Itu cuma menambah diskon lagi.
Potensi Besar: Saham yang dia serok 1950 berpotensi naik hingga 2400.
Ø Anda tidak rugi karena salah jual, Anda rugi karena salah beli, Salah Entry
Ø Anda profit bukan karena jago TP, tetapi Anda profit karena jago Entry di harga yang tepat.
Ø Mulai hari ini hapus kata "telat entry" dari kamus Anda. Ketinggalan Kereta lewat, Tunggu kereta berikutnya.
Harga lari? Biarkan saja. Pasti besok-besok akan ada koreksinya.
Ki Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1EeHP38U11/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 16
Apa Pikiran para Ritel Unyu ketika Terjadi Bearist?
Mereka Cut loss besar-besaran , lempar barang dan kabur. Anda yang menolong mereka membeli barangnya.
Apa yang dilakukan para Trader Sejati sebagai Pemburu?
Buka Trading Plan, siapkan amunisi untuk eksekusi. Karena dia tau rulenya: Merah darah di jalanan adalah Diskon terbesar sepanjang minggu yang jarang terjadi. Big Boy juga begitu. Mereka tidak membeli barang ketika lagi hijau. Mereka hanya membeli barang pas semua orang pada membuang barang murah.
Ingat: membeli Saham yang menguntungkan adalah membeli Ketakutan para Trader lain dan menjual, lalu exit setelah TP ketika Ritel pada FOMO memborong saham di pucuk. Kejadian ini selalu terjadi sepanjang masa tidak pernah berubah.
Kesimpulan:
Ambil barang dari tangan lemah. Jual ke tangan serakah. Susahnya di mana? Susahnya adalah ngelawan EGO dan EMOSI Anda sendiri. Pas merah, seharusnya segera serok pencet BUY malahan jari gemetar. Sebaliknya Pas Ijo, Hati gak rela mau pencet SELL ingin menunggu lebih tinggi lagi. Disinilah peperangannya dengan Ego sendiri.
Ingat rule ini:
Kerugian dan Keuntungan Anda 80% ditentukan Oleh Harga ketika Anda Entry. Ditentukan oleh Jari Anda sendiri saat klik buy pada harga bearist dan moment yang tepat. Contoh: PTRO tadi pagi Bearist di harga 4910. sekarang bertengger di 5025. Tentu cuan besar bukan, seandainya tidak gugup? Saya nyerok tetapi tidak banyak, karena trading dengan kekuatan 30% saja.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1HcKzecow1/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 17
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 17
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 29