Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 8
SCALPING ITU JANGAN TERLALU BANYAK REFERENSI.
Scalping itu berdagang pada harga Jam Setan, maksimal day trade. Berbeda dengan Value Investing atau Investasi yang memerlukan analisa Keuangan perusahaan, PBV, ROE, harga wajar, News, corporate action, dll.
Scalping gak peduli harga wajar atau tidak wajar, hanya peduli Beli (Buy) ketika harga koreksi (minus) dari struktur harga harian. Jual ( Sell) saat pantulan pull back atau rebound singkat dengan keputusan cepat.
News adalah bagian dari Sistem Pump and Dump yang dirancang satu kesatuan oleh Smart money, untuk membantai SL, panic selling CL, tergantung kepentingannya untuk akumulasi atau distribusi. Disinilah yang Anda harus *Master Psikologi Bandar* mengapa mereka bertindak begini, mengapa bertindak begitu, bukan menghabiskan energi untuk analisa fundamental. Banyak emiten dengan fundamental bagus, sahamnya tidur bertahun2 gak laku dijual.
Lalu sikap Anda bagaimana? Jangan peduli dengan News, influencer, buzzer, dll. Hanya peduli dengan fakta ketika Market buka 09:00. Harga saham incaran Anda berapa. Harga yg terjadi di pagi itu adalah harga akibat dari news akibat pump atau akibat segala macam, apakah ndlosor harga koreksi dibawah harga struktur harian atau bulliest. Jika ndlosor serok saja, dg syarat itu saham punya spread lebar, supaya, ketika pull back ke resistant diatas 1% bisa jual TP, jika turun bisa avg down. Jangan kebanyakan referensi, nanti gak pinter2.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1PqUBT5cwH/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 11
Bagaimana TP Optimal?
1) Patok ingin keuntungan minimal . Misalnya 1,6%.
2) Lihat harga average Bandar berapa? Lihat broksum ya. Tambahkan 4%. Jika itu dicapai ketika rebound, maka itulah area distribusi Bandar ambil untung.
3) Ketika sudah naik 1,6%, lihat Order book apakah Bid masih kuat, cenderung naik, dan offer semakin kurus, arinya para Xlls fomo pada terus mengejar. Jika ini yang terjadi. Biarkan harga melambung tinggi, hingga keuntungan maksimal 4 atau 8% dapat dicapai.
Sampun jelas?
R Noto Wodjojo https://www.facebook.com/share/p/1BLHsX1mYe/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 10
Yang Sudah Senior!
Saya kira yang sudah Senior sudah pada mengerti cara trading cuan yang benar, anti boncos. Tinggal berlatih:
1. Kendalikan emosi, tetap tenang menghadapi gejolak market, perhatikan pantulan2 harga sebelum mengambil keputusan menyambar. Konfirmasi di order book.
2. Sudah tahu harga bawah, ya berlatih berani, jangan srakah. Sudah tahu Harga koreksi mantul di 2050, malah antri di 2020, itu namanya takut. ya jelas gak kesambar robot, gak dapat barang.
3.Timing untuk TP, jika BID masih tebal biarkan harga terus naik. TP maksimal. Jika Offer mulai mbludak , cepetan TP Haki.
4. Jika sudah TP sudah tahu harga sedang distribusi, ya jangan scroll2 lagi saham lain. Tutup applikasi, ngopi atau tinggal pergi ke Kebun.
5. Ketenangan Kesabaran, Keberanian. Berani di harga bawah (akumulasi) itu penting menuju profit maksimal. Tapi Berani di harga atas(distribusi) itu namanya FOMO (Fear of missing out), alias nekat menuju boncos.
Yang belum jelas, nanti saya jelaskan lagi sampai faham di pertemuan.
N. Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1Es3vz3kE4/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 52
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 147