SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (15)
  • Politik & Opini (341)
  • Ekonomi & Bisnis (419)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (38)
  • Lifestyle & Health (412)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (140)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (4)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (39)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Ekonomi & Bisnis
  4. Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
  5. Rupiah Hancur kah?

Search

Details
Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
03.May
Hits: 4

Rupiah Hancur kah?

Rupiah Hancur kah?

Tahun lalu sudah sering saya menulis bahwa Th 2026 rupiah akan terpuruk. Supaya pada koleksi dollar atau emas. Nah sekarang terjadi. 

Tetapi hancurnya rupiah terhadap dollar tidak harus membuat kita terpuruk. Jangan samakan dengan crash th 1998, mendadak dari Rp 2000/ USD ke Rp. 9000/USD. Sekarang kan turunnya dikit demi dikit bertahap, anda bisa antisipasi pelan-pelan supaya tidak bangkrut. 

Export kita kan dibayar dengan dollar, sementara pengeluaran untuk gaji ASN dan bayar para vendor dalam rupiah. Untung banyak dong pemerintah. Masalahnya kan tinggal Gas saja terus exportnya dan kurangi import yang gak perlu, seperti impor mobil dari India, impor beras, garam, textile, dll, sudah lah stop itu semua yang begituan, jangan malah dijadikan ladang korupsi. Itu semua kan kita sendiri bisa buat didalam negeri.  

Genjot export, bantu beri kemudahan pengusaha lokal yang orientasinya export, keringanan pajak, permudah birokrasinya, tambahan modal, asal dollar hasil export disimpan di bank-bank dalam negeri.

Dengan bertumbuhnya export seperti China itu, maka hancurnya rupiah tidak berdampak pada ekonomi dalam negeri. Tirulah China. Semua pengusaha yang orientasinya export di berdayakan. mudahan tulisanku dibaca. 

Untuk Anda koleksilah Saham-saham yang orientasinya export pemasukannya US dollar pasti akan melambung. Saya akan koleksi LSIP, OILS, INCO, yang anti badai. Sedangkan untuk Scalping pilih saham-saham yang bikin mabok saja, seperti PTRO, TINS, BUVA, BELL, BIPI, BULL, dan sejenisnya yang penting transaksi volume besar, frekwensinya tinggi, bermain roller coaster setiap hari. Dari volatilitasnya saja kita sudah bisa cuan setiap hari lebih dari cukup untuk biaya bermain golf dan makan Sushi. Caranya bagaimana? Ya belajarlah. Jangan tunda lagi belajar Trading Saham. 

R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1HyhMLVghT/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Menghadapi Masa Sulit! Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link