Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2
Apa Langkah Anda Dalam Day Trading Dengan Index 6000 an Seperti Saat Ini?
Setelah IHSG jebol support 7000, hanya beberapa hari berikutnya, hari ini jebol lagi Support 6500 berada di level 6400. Jadi baru awal tahun ini saja IHSG sudah nyungsep minus 25%.
IHSG yang memble adalah cerminan kondisi ekonomi kita, dengan kata lain, Negeri ini tidak menarik lagi untuk berbisnis para Investor Asing, walau bengak-bengok Fondasi ekonomi kita sekuat gunung Semeru, tenaga kerja kita murah, penduduknya ramah, wanitanya cantik-cantik, tetapi para Investor asing lebih memilih investasi pembuatan pabrik-pabriknya ke Vietnam dan Malaysia. Pemain lama tetap hanya tertarik di tambang dan energi saja yang padat teknologi tidak padat karya yang menyerap tenaga kerja.
Jika tidak ada dana masuk setidaknya 150T maka IHSG akan lanjut nyungsep ke 6100, dan bear case: 5800-6000. Lalu apa yang bikin berhenti jatuh?
1. Jika ada Asing net buy 2 hari berturut-turut >50M/hari. Selama masih outflow, setiap pantulan cuma buat jualan.
2. Volume IHSG kering <120T 2 hari berturut-turut di area 6300. Artinya supply mulai habis, resiko tinggi.
Anda harus waspada bisa Bedain jenis saham. Contohnya: Saham lapis dua seperti BRPT, TINS, BRMS, paling beresiko. Bisa minus hingga lebih -15% lagi jika IHSG jatuh ke 6000. Jangan average down. Anda tidak akan bisa mengejar, karena bisa bablas minus -15% lebih seperti TINS dan teman-temanya kemaren.
Saham lapis 1 kayak BBCA, BBRI, UNVR, ANTM dengan nilai transaksi harian 1T lebih tahan guncangan. Turunnya lebih kalem, biasanya maksimal -8% jika kuat modal masih bisa mengejar Average Down.
Apa langkah Anda dalam day trading dengan Index 6000 an seperti saat ini? Jika IHSG merah minus lebih dari -3%, jika Anda Day trading, saham Anda mengalami penurun -1-2% tak usah mikir, segera Cut Loss. Nanti ambil lagi atau buy back di harga bawah. Naik sedikit TP. Begitulah cara trading Anti Boncos. Bukan hanya pamer Dasboard Mewah, 10 Chart berpuluh indicator di jejer ben trading nampak ruwet tapi kelihatan canggih, Wah. Yang ada bukan tambah pinter trading tapi Mumet sendiri tidak brani ambil keputusan, saham sudah nyungsep SL kesambar mulu. Trading itu simple saja. Para IRT saja sudah pada pinter kok, belajar dari Nol.
Jika ingin strategi Trading Anda benar dalam kondisi market gonjang-ganjing seperti sekarang ini, pahami betul isi Buku yang telah kami kirim, nanti Saya jelaskan lebih rinci lagi di Pertemuan tatap muka pada awal Juni di Yogyakarta sekalian piknik dapat Ilmu.
