Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2
Perbedaan Logika Bandar dengan Logika Scalper
Saya Berikan lagi Satu Rahasia. Semoga Membantu Anda Semua!
Logika Bandar:
1) Tanpa Emosi, Main Struktur. Tujuan Bandar: Akumulasi ( kulakan barang murah), distribusi besar profit 5-15%.
2) Butuh waktu 3-10 hari.
Yang dilihat Bandar Support/resistance daily-weekly, volume akumulasi, closing harian. Noise (brisik harian) diabaikan, gak peduli, gak mau dengar, tadi pagi, tadi siang terbang, dll. Yang dilihat Bandar hanya Closing price (Harga penutupan)
3) Sikap ke drawdown: Harga nyungsep, Wajar, biasa saja. Selama struktur belum rusak, dia tahan - 3% sampai -5% biasa saja, karena tahu bahwa harga bakal bisa dibalik nanti. Modal besar, trilyunan bisa bolak - balik harga.
4) Cut loss: Cuma kalau level kunci jebol di closing. Contoh: closing harian merusak MA 20
5) Mindset: "Gue bikin orang panik jual biar gue bisa beli murah. Emosi retail adalah bahan bakar Bandar. Semakin Ritel emosi, semakin bahagia Bandar
Beda dengan Logika Scalper:
1) Takut Rugi, Main Noise, brisik setiap hari.
2) Tujuan: profit 1-2% dalam 1-15 menit. Kelar hari itu juga. Semakin banyak TP semakin bahagia.
3) Yang dilihat Scalper: Orderbook, volume 1 menit, spread 1 menit, momentum kecil. Nggak peduli chart harian, harga turun beli, harga naik jual hitungan menit.
4).Sikap ke drawdown harga nyungsep: panik, Nggak tahan, minus -0.5% saja udah nggak nyaman, gelisah.
5) Cut loss: Otomatis. Pasang SL ketat 2 - 5% karena nggak ada waktu buat nunggu balik.
6) Mindset: "Rugi kecil lebih baik daripada rugi besar. Pilihan Cut loss 1 atau 2 % adalah yang terbaik, Takut harga semakin turun. langsung cut. Makanya sering kena tipuan stop hunt/ shake out bandar.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1P2qWbseBq/