Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 6
Apa itu MA 20 dan Dipakai Untuk Apa?
Banyak yang Tanya Mengapa MA 20 ini Saya Ajarkan?
Bagi yang sudah tahu, skipp saja. Teman-teman kita disini banyak yang Pemula, belum pernah ikutan Kelas-kelas Saham. Biarlah saya jelaskan dan harap Jadikan pegangan dalam memilih Saham:
Singkatnya gini:
MA20: adalah rata-rata harga 20 hari kerja terakhir. Sebut saja itu adalah garis "kewajaran harga" periode bulan terakhir ini. Jika harga saham milikmu saat ini, harganya di atas MA20, itu artinya trend nya naik, Anda bisa tenang jika hold atau menginapkan karena Trend masih akan naik jika tidak besok, ya lusa pasti akan naik.
Sebaliknya jika harganya dibawah M20 yang tadi saya minta hitung manual, maka Trend harganya akan cenderung turun, tergantung rusaknya separah apa.
Struktur rusak: Saham dikatakan Struktur harga sudah rusak apabila harganya sudah jatuh jatuh minus lebih dari- 8% di bawah MA20 yang anda hitung itu, tapi setelah 1 minggu - 4 minggu nggak bisa balik-balik ke rumahnya MA20. Itulah tanda bahwa Saham itu sudah dibuang oleh Investor besar. Sudah pada cabut sehingga Sulit naik. Yang menggerakkan harga saham bisa naik itu hanya jika ada Big Money masuk.
Jadi itu saham enggak ada yang mau nampung, hanya ritel-ritel kecil yang belum tahu trading atau investasi, yang pegang. Makanya tiap naik dikit langsung dibuang lagi, cabut pindah Saham lain
Aturannya yang harus Anda pegang:
Pilih saham yang harganya masih nempel di atas MA20. Jika pun koreksi hanya kisaran 3% - 5% doang. Polanya masih rapi, gampang ditebak seperti ANTM, TINS, TLKM, ENRG.
Anda akan sangat sulit menebak harga Saham yang strukturnya sudah rusak seperti BRPT, PTRO, BUMI. Anda akan selalu merasa was-was, tidak tenang, berbeda dengan memegang Saham seperti ANTM, TINS, TLKM, BBRI, INCO. Memang untungnya kecil kisaran 2- 4 %. Berbeda dengam BRPT dan PTRO bisa sampai 14% tapi resiko juga besar.
Hindari saham yang sudah anjlok 10-20% dari MA20 kecuali hanya untuk Scalping time frame 4 jam (H4). Saham yang telah rusak sudah tak memiliki Pola, mainnya tebak-tebakan, dikira sudah nyungsep dibawah ternyata masih meluncur lebih dalam lagi.
Semoga bermanfaat, Salam Cuan,
R Noto Widjojo.