Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 8
Scalper atau Swinger?
Scalper atau Swinger?
Jika Anda sudah ahli Scalper yang sudah pasti 1000% ahli Swinger. Cara belinya sama, yaitu, ketika Koreksi harga sedang terjadi, dari harga Bandar.
Scalper dapat TP 2% sudah seneng. Lhah, bedanya para Swinger nunggu berhari-hari ingin dapat TP 8 -10%. Tapi yang terjadi para Swinger pada kejeblos floating loss semakin dalam.
Banyak yang kejeblos floating Loss hingga 70%. Mengapa? Karena budaya Swinger sudah mewatak sampai ke tulang sumsum adalah Budaya nahan barang, memeluk floating Loss jangka lama. Pas kondisi market down trend, index 9000 turun ke 5000, masih saja berharap bisa kembali ke 9000. Itu kan diluar kemampuan.
Index kembali naik hanya jika ada capital inflow besar2an jika kelak terjadi booming ekonomi. Boleh menjadi Swinger tetapi harus tahu masuk diharga mana, dan kapan saat jual. Maka jika sudah katam menjadi Scalper otomatis sangat mudah menjadi. Swinger. Jika ujug-ujug menjadi Swinger, tentu boncos, karena gak ngerti entry di harga berapa. Masuk di pucuk keluar di bottom cut loss mulu.
Jika masih belum jelas, Nanti saya ajarkan di Kelas, sampai faham.
NW. https://www.facebook.com/share/p/1DXhbN6BgK/