Saudaraku,
Ekonomi akan semakin berat kedepan, tidak mudah pindah kerja dari satu tempat ke tempat lainnya seperti dahulu.
1. Lunasi Hutang dan jangan membuat hutang baru, tolak penawaran cicilan pay later, dll. Gunting Kartu Kreditmu, buang ke tempat sampah. Ganti dengan Kartu Debet.
2. Jangan membeli Rumah dengan cara KPR, karena akan membebani hidupmu selamanya. Dengan cicilan KPR cashflow bisa negatip, dan kekurangan kebutuhan harian rumah tangga akan ditambal dengan hutang baru, membuat beban hidupmu semakin berat.
Selama perang masih berlangsung, lalu lintas kapal tanker Minyak mentah (Crude oil ) akan terganggu, sebab kebutuhan minyak dunia, 20% diangkut melalui Selat Hormuz ini. Harga Minyak melonjak melampaui $85/barel Menuju $100+. Mungkin bisa $120. Saat harga minyak naik, semua harga akan naik. Mulai dari Gas, bahan Makan, ongkos Pengiriman, bahan konstruksi, dst. akan naik semuanya.
Pasar Saham Korea Selatan baru saja hari ini anjlok -8%, Jepang -6%. Dow -1.200 poin, BEI - 6%. Saat saham anjlok, Harga property, apartment, real estate turun hingga 20% - 30%? Bahkan di beberapa pasar turun hingga 50%.
Kondisi ini persis yang terjadi pada tahun 2008. Lonjakan minyak → inflasi → kenaikan suku bunga → jatuhnya saham → banyak PHK.
Hati-hati membelanjakam uangmu. Berikan kesempatan uangmu kos di Rekening Tabunganmu. Jika sudah cukup, sebaiknya investasikan ke Emas fisik, berapapun harganya. Ekonomi tidak akan mudah kedepan, harga emas akam terus naik.
Belum nampak ada tanda-tanda titik terang ekonomi akan membaik. Pertumbuhan masih 5,1%. Sedangkan yang dibutuhkan untuk menyerap pengangguran adalah minimal 8% . Pertumbuhan 8% artinya banyak Investor berinvestasi ke sektor real (fisik).
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/1AXBuT7pxf/
Foto oleh Sitindaon News
