SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (14)
  • Politik & Opini (341)
  • Ekonomi & Bisnis (408)
  • Lifestyle & Health (408)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (19)
  • Food & Travel (99)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (137)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Siraman Rohani (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (38)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Ekonomi & Bisnis
  4. Resiko Bisnis dan Imbalannya

Search

Details
Category: Ekonomi & Bisnis
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
11.Apr
Hits: 78

Resiko Bisnis dan Imbalannya

Resiko terbesar dalam hidup ini termasuk resiko bisnis apapun adalah apabila kita tidak berani mengambil resiko. Resiko kecil imbalannya kecil, resiko besar imbalannya besar (hukum alam). 

Dalam trading resiko harus di manage, resiko yang tidak dimanage, artinya ngaco, nekat atau mencoba bunuh diri. Contohnya, modalmu hanya Rp. 500 Juta, tetapi anda berdagang Rp. 1 Milyar, menggunakan Leverage, yaitu yang Rp. 500 Juta uang milik Sekuritas semacam Pinjol dengan bunga tinggi. Hal ini banyak dilakukan oleh para Trader karena terlalu yakin, sahamnya akan naik, dan tentu ingin cepat kaya mendadak. sekuritas memberikan pinjaman 100% senilai modalmu dengan agunan saham milikmu yang Rp. 500 juta itu tadi. 

Tiba-tiba entah kenapa ada crash seperti peristiwa MSCI tgl 28 Januari 2026 kemaren, pagi-pagi saham terjun bebas hingga 50%, malah ada yang jatuh sampai 60%. artinya Porto anda yang Rp. 1 Milyar tadi hanya sisa Rp. 500 juta saja. Maka anda akan diminta oleh pihak Sekuritas yang dikenal dengan istilah Margin Call, untuk segera menyetor Rp. 500 Juta. Jika Anda tidak punya uang, maka anda kena suspend tidak bisa lagi transaksi, applikasi anda langsung terblokir, Saham yang nilainya hanya sisa Rp.500 juta tadi dijual paksa Cut loss oleh pihak Sekuritas. Porto anda menjadi NOL. Totally Bangkrut! Inilah yang sering Anda dengar Trading Saham hasilnya bangkrut! Bangkrut akibat Gaco nekat saja. Cacing ingin menjadi naga, ya imposible lah.  

Saya menyarankan jika Trading sebaiknya menggunakan Uang dingin, hindari leverage, agar trading bisa happy, tidak tegang. Trading harus tetap manage Resiko agar nikmat dan nyaman. Ambil lah resiko yang Anda bisa menanggungnya, yaitu, tetap bisa tersenyum ketika sedang Cut loss, misalnya kerugian 2-4% saja. Kerugian sekecil itu, mudah dikembalikan oleh Modalmu yang 97% berhasil anda lindungi. 

Salam Cuan,

R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/14ZdGK3n5xT/

Foto edit Sitindaon News 

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Ilmu Kaya dari Saham buat Pemula Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link