Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 82
Mengapa 90% Orang Selalu Berakhir dengan Kemiskinan di Hari Tuanya?
Mengapa 90% Orang Selalu Berakhir dengan Kemiskinan di Hari Tuanya?
Sekolah tidak mengajari anda tentang uang, pajak, utang, investasi, cara membangun kekayaan. Itu bukan suatu kebetulan, tetapi suatu kesengajaan dari Siatem Keuangan Global, Oligarki, dengan satu alasan yang sederhana, yaitu: Jika masyarakat benar-benar memahami cara bekerjanya uang, pajak, utang, investasi, dan arus kas, mereka akan bisa hidup mandiri, membangun kekayaannya sendiri, tanpa ketergantungan, pada pekerjaan, seperti Bank, pemerintah, dan perusahaan-perusahaan, pabrik-pabrik.
Sekolah tidak dirancang untuk mengajarkan cara menghasilkan pendapatan tanpa menjadi pekerja. Sekolah harus mengajarkan agar para siswa nanti bjsa menjadi pegawai, menjadi pekerja pabrik. Tidak diajarkan cara membangun aset, cara mengembangkan uangnya di saham, obligasi, investasi emas, bahkan tidak diajarkan paham akan perbedaan apa itu utang lancar dan utang macet, bahkan tidak diberikan pemahaman apa arti sebenarnya uang Rp.1 Milyar itu dan bagaimana cara mendapatkannya.. Pendidikan mempersiapkan masyarakat menjadi pekerja, bukan menjadi Orang Kaya.
Orang hanya bisa kaya jika mengerti cara mengelola uang, cara mengembangkan uang. Tidak peduli seberapa hebatnya anda mencari uang, jika minim pengetahuan tentang uang, tidak mampu mengelola Uang, maka semuanya akan berakhir dengan kemiskinan di hari tuanya. Anda belum terlambat belajar!
R Noto Widjojo.
Sumber FB Ki Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1Ge81UiPdq/
Foto edit Sitindaon News
