SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (15)
  • Politik & Opini (341)
  • Ekonomi & Bisnis (419)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (24)
  • Lifestyle & Health (412)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (139)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (3)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (39)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Kisah Insipirasi
  4. Manusia Salah Jurusan

Search

Details
Category: Inspirasi dan Inspiratif
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
29.Apr
Hits: 17

Manusia Salah Jurusan

Manusia Salah Jurusan

Bulan lalu saya bertemu pengusaha muda. Ia berbisnis bimbingan belajar. Ya, bimbel. Saya lihat sekilas, nampaknya bisnisnya cukup baik. Kantornya di tempat mentereng. Dan bisnisnya berjalan. Detilnya saya tidak tahu. 

Dia cerita. "Saya kuliah di jurusan sejarah." Lha, kok bisa jadi penguasaha? Bisa. Pengusaha memang tidak harus sekolah bisnis. Bahkan tidak harus sekolah. 

Kalau pengusaha tidak harus sekolah, kenapa perlu ada perguruan tinggi? Untuk jadi pengusaha dan bekerja sebagai karyawan seseorang memerlukan skill. Pada dasarnya skill bisa dipelajari di mana saja. Tidak harus kuliah. Saya pernah punya atasan orang Jepang yang "hanya " lulusan sekolah vokasi, seperti SMK. Tapi dia menguasai berbagai skill, teknis maupun bisnis. Belajar dari mana? Dia belajar selama bekerja.

Lalu apa gunanya perguruan tinggi? Perguruan tinggi memberi bekal sistematis untuk mempermudah dan mempercepat proses belajar. Pada dasarnya orang dilatih untuk belajar cara belajar. Nah, seorang lulusan perguruan tinggi bisa disebut gagal kalau ia gagal meraih kompetensi paling dasar, yaitu mampu belajar mandiri.

Orang-orang yang mampu belajar mandiri bisa bekerja di mana pun. Teman-teman saya lulusan fisika banyak yang bekerja di berbagai bidang. Minggu lalu saya meeting dengan adik kelas yang jadi direktur di perusahan perkebunan. Karirnya malah diawali di perbankan. Ada juga alumni fisika yang ahli logistik, manufaktur, bahkan pengusaha makanan.

Kuliah sebenarnya tidak memberi kita bekal yang benar-benar membuat kita siap bekerja. Kita diberi bekal metode belajar dan pengetahuan/skill dasar, lalu kita belajar sendiri.

Di Jepang perekrutan tidak terlalu memperhatikan jurusan. Biasanya kandidat hanya dibagi menjadi 2 kelompok: yaitu kelompok ilmu sosial dan ilmu teknik/sains. Nanti mereka dilatih lagi secara intensif. Waktu saya bekerja di perusahaan raksasa Jepang dulu banyak manajer/direktur keuangan yang tidak berlatar belakang akuntansi/finance. Ya, lagi-lagi saya pernah bertemu dengan direktur keuangan lulusan jurusan sejarah.

Banyak orang yang gagal masuk kerja atau tidak berkembang, bukan karena salah jurusan. Tapi karena tidak punya skill.

Saya sendiri lulusan jurusan fisika, dari SMA sampai doktor. Kini bekerja dalam bidang manajemen bisnis. Tentu saja saya juga pernah bekerja "sesuai jurusan". Saya pernah jadi field engineer dan peneliti/akademisi di bidang fisika.

Sumber: FB Hasanudin Abdurakhman  https://www.facebook.com/share/p/1Cjwm9xq6z/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Salah Jurusan Pendidikan Tapi Sukses Dalam Karir Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link