Hilangkan Istilah Pensiun menjadi Berganti Profesi!

Lelaki sejati tidak mengenal istilah pensiun! Uang harus terus mengalir ke rekeningmu hingga hari tuamu.  

Jangan pernah mengira semakin tua biaya hidup semakin mengecil, tetapi justru biaya hidup akan semakin besar. Menyusutnya nilai rupiah yang menggerogoti nilai tabunganmu, inflasi yang terus melambungkan harga-harga kebutuhan hidup, sementara penghasilan tidak bertambah.   

Anak-anak yang mulai masuk ke perguruan tinggi, gaya hidup mereka yang tidak bisa ditekan, sementara tidak ada jaminan lapangan kerja, sudah pasti akan membebani orang tua secara keuangan, ketika menjelang pensiun atau justru sesudah pensiun. 

Istri yang hobby arisan berganti-ganti busana baru juga beban bagi suami yang biasa -biasa saja. Teman-temanku yang dahulu pada menjabat di Sumatra pada minta saran, saya anjurkan membeli kebun sawit walau hanya 5 ha, atau 10 Ha yang ketika 10 -15 tahun lalu harganya sangat murah.  

Sekarang setelah pensiun mereka banyak yang terima kasih atas saran-saran saya, mereka memiliki hari tua yang sangat makmur dengan kebun kelapa sawitnya yang terus mengalirkan uang ke rekening tabungannya. Saya dulu juga hampir membeli tetapi tidak ada yang mengurus, yaaa, saya batalkan deh.

Jika anda ingin bijaksana, pikirkan bagaimana agar nanti tetap memiliki penghasilan ketika hari tuamu datang. Jangan gunakan istilah pensiun tetapi tanamkan mindset tidak mengenal pensiun. Gantilah istilah pensiun menjadi Berganti Profesi misalnya nanti menjadi pengusaha atau Investor.

R Noto Widjojo. https://www.facebook.com/share/1G6aH2gfc7/

Edit Sitindaon News