Singapura - Singapura, negara kecil yang cinta kebersihan. Toilet umumnya saja dijaga betul dan punya anggaran yang fantastis.

Singapura memiliki reputasi global untuk kebersihannya. Turis yang liburan ke sana seringkali sulit menemukan sampah di ruang publik.

Setelah kemerdekaan pada tahun 1965, pemerintah Singapura mencurahkan modal dan sumber daya untuk mengubah pola pikir masyarakat setempat tentang pembuangan sampah sembarangan serta membangun kota yang bersih dan hijau.

Selain meningkatkan pariwisata, citra kota-negara yang bersih dan pujian dari pengunjung asing menjadi sumber kebanggaan penting bagi warga selama dekade awal pembangunan Singapura.

Pemerintah Singapura telah menjalankan banyak kampanye anti-pembuangan sampah sembarangan dan ada denda berat untuk membuang sampah sembarangan dan denda jika tidak membilas toilet umum setelah digunakan.

Tidak membilas toilet dikenakan denda maksimal 150 SGD (Rp 1,9 jutaan) pada kesalahan pertama. Jika berulang, maka pelaku akan denda 500 SGD (Rp 6,6 jutaan).

Pada tahun 2024, Singapura membentuk Satuan Tugas Toilet Umum yang ditugaskan untuk mengidentifikasi toilet kotor dalam bentuk survei kebersihan, seperti dikutip dari Euro News pada Rabu (18/3/2026).

"Toilet yang menunjukkan keunggulan dalam desain dan kebersihan akan dapat mengajukan sertifikasi Happy Toilet Programme (HTP)," kata kementerian lingkungan dalam sebuah pernyataan pada Maret 2025.

HTP sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun 2003 dan dijalankan oleh Asosiasi Toilet Singapura, di mana toilet akan memiliki peringat dari bintang satu sampai enam.

"Secara total, kita menghabiskan hampir tiga tahun hidup kita di toilet. Itu wajar dan normal, jadi mari kita belajar untuk mengatakan, 'Wow! Itu toilet yang bagus!' dan beri tahu teman-teman kita tentang hal itu," kata situs web Asosiasi Toilet.

Di bawah skema baru ini, operator kedai kopi dapat mengajukan pendanaan pemerintah hingga 95 persen dari biaya renovasi toilet, dengan batasan 50.000 USD (Rp 846 jutaan). Tersedia juga hibah untuk pembersihan menyeluruh.

Kementerian lingkungan mengatakan bahwa legislasi dan penegakan hukum sangat penting untuk menetapkan standar kebersihan toilet umum.

Lebih dari 1.000 tindakan penegakan hukum, termasuk denda dan peringatan, dilakukan tahun 2024 terhadap pemilik dan pengelola tempat usaha karena tidak memiliki toilet yang bersih, kata kementerian tersebut.

Singapura benar-benar mendisiplinkan kebersihan hingga ke ruang usahanya. Pemerintah percaya dengan kebersihan negara akan memiliki citra yang baik di mata global. Bisa dibilang, Singapura memang segitunya banget sama kebersihan

Sumber: Detik detik.com