SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (14)
  • Politik & Opini (341)
  • Ekonomi & Bisnis (407)
  • Lifestyle & Health (407)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (19)
  • Food & Travel (99)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (137)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Siraman Rohani (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (38)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. National
  4. Fenomena Langka 2030: Puasa Ramadan Datang Dua Kali, Kok Bisa?

Search

Details
Category: Nasional
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
21.Mar
Hits: 146

Fenomena Langka 2030: Puasa Ramadan Datang Dua Kali, Kok Bisa?

Foto: Pexels

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 2030 mendatang, umat muslim diperkirakan akan menikmati bulan suci Ramadan dua kali. Ini akan menjadi fenomena langka karena jarang terjadi.

Para ahli memprediksi 1 Ramadhan 1451 akan jatuh pada 5 Januari 2030, sedangkan 1 Ramadan 1452 akan dimulai pada 26 Desember 2030.

Meski demikian, perayaan Hari Raya Idul Fitri hanya akan terjadi sekali, yakni pada Februari 2030.

Bagaimana hal ini terjadi?

Melansir Timeout Abu Dhabi, Ramadan mengikuti kalender lunar (kalender Hijriah), yang didasarkan pada siklus bulan. Tidak seperti kalender Gregorian yang ditetapkan pada jumlah hari yang tetap, kalender lunar sekitar 10 hingga 12 hari lebih pendek.

Jadi, setiap tahun, Ramadan bergeser sekitar 10 hari lebih awal. Ini berarti bahwa Ramadan tidak akan jatuh pada tanggal yang sama setiap tahun, dan seiring waktu, ia dapat berpindah melalui musim-musim.

Tahun Islam Hijriah terdiri dari 354 atau 355 hari, dan karena Ramadan berlangsung sekitar 29-30 hari, maka ia perlahan-lahan bergeser seiring musim.

Pada 2030, karena waktu kalender lunar dan siklus bulan, Ramadan diperkirakan akan dimulai pada tanggal 4 Januari dan berakhir pada tanggal 2 Februari. Kemudian akan dimulai lagi pada tanggal 26 Desember 2030.

Itu artinya, jika Anda menjalankan Ramadan, Anda akan berpuasa dua kali pada tahun 2030, tetapi tidak akan berturut-turut.

Fenomena Ramadan dua kali dalam setahun bukanlah kejadian baru. Terakhir kali, fenomena ini terjadi pada tahun 1997 ketika ada dua Ramadan yakni pada bulan Januari dan Desember di tahun yang sama.

Selanjutnya, perayaan Ramadan dua kali setahun itu akan terjadi lagi pada tahun 2063.

Dari situ terlihat bahwa, siklus Ramadhan atau Idul Fitri dua kali dalam setahun ini, terjadi setiap 33 tahun sekali.

Sumber: CNBC Indonesia cnbcindonesia.com

 

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Previous article: Segini Biaya Pisah Sertifikat Tanah Beserta Syaratnya Prev Next article: Dahlan Iskan: Saya Cemburu XCMG di Xuzhou. Fisik Saya di Sana, Hati Saya di Mlilir. Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link