Tak Ada Bukti yang Bisa Meyakinkan Orang Dungu
Istilah itu sangat benar, dan terbukti berlaku untuk kalangan penuduh ijazah palsu Jokowi. Ketika saya memberikan satu fakta baru, bahwa terdapat bukti otentik berupa daftar blangko Ijazah Fakultas Kehutanan yang mencatat penggunaan Blangko dan Nomor Ijazah Jokowi, ternyata langsung diplesetkan dengan framing keanehan, berhalusinasi dan berasumsi karena ketidak-pahaman para keledung membaca data tersebut.
Apa saja kedunguan tersebut?
1. Kebetulan nomor blangko Hari Mulyono ketepatan tidak urut dengan teman-temannya pada lembar tersebut, dan para keledung mengganggap kepalsuan wkwkw, padahal faktanya memang itulah nomor blangko ijazah Hari Mulyono seperti gambar terlampir. Karena nomor nomor blangko pada lembar yang ada nama Joko Widodo yang saya posting memang tidak urut, sehingga mereka langsung menyimpulkan sesuatu keganjilan atau keanehan, bahkan dituduh palsu wkwkw. Mereka tidak tahu klo pembagian nomor Blanko itu diatur di level Universitas, sehingga dibagi ke Fakultas lain. Tentu saja tidak semua urut di Fakultas Kehutanan. Sedangkan nomor ijazah diatur di Fakultas, sehingga bisa urut. Saya kirimkan lembar blanko pembandingnya yang ada nama Pak Mustoha ketua angkatan Pak Jokowi, supaya puas ya. Saya berikan selembar lagi daftar blanko yang menjadi fakta berbicara.
2. Kedunguan berikutnya, karena tidak ada nama Sigit di lembar halaman yang saya posting, langsung dianggap keanehan atau kepalsuan wkwkw. Karena mereka merasa hanya daftar alumni di selembar yang saya berikan itu saja yang bersamaan Wisuda dengan Jokowi, padahal masih banyak lembar lainnya wkwkw. Lha yang lulus jumlahnya banyak tiap tahun/periodenya, jelas tidak cukup dalam satu lembar saja. Disini saya tunjukkan daftar blanko yang ada nama Sigit dan lulus wisuda bersama Jokowi dan teman temannya.
Kesimpulan
Memang benar kata Mark Twain bahwa tidak ada bukti yang bisa meyakinkan orang bodoh aka dungu.
Semoga bermanfaat.
Sumber: FB Josua M Sinambela https://www.facebook.com/share/p/1AXQ3TDEeS/
