SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (16)
  • Politik & Opini (350)
  • Ekonomi & Bisnis (422)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (114)
  • Lifestyle & Health (419)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (151)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (13)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (40)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Politik & Opini
  4. Perketat Ikat Pinggang, Ekonomi Indonesia Sudah Diujung Tanduk

Search

Details
Category: Politik & Opini
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
04.Jun
Hits: 59

Perketat Ikat Pinggang, Ekonomi Indonesia Sudah Diujung Tanduk

Indikasi kuat bahwa perekonomian kita sudah di ujung tanduk saat ini, dan jika tidak ada perubahan atau reformasi kebijakan pemerintah maka tidak tertutup kemungkinan ekonomi kita akan kolaps. Perketat ikat pinggang gaes

Untuk menahan laju USD dan ngedropnya IHSG, menurut para analis ekonomi dan saya yakin ini juga sudah dipahami pemerintah bahwa satu-satunya cara hanya dengan mendapatkan kepercayaan para investor kembali bahwa pengelolaan ekonomi negara akan menjadi lebih baik. Kepercayaan investor merupakan kunci utama dalam menstabilkan pasar keuangan. Ketika investor asing maupun domestik percaya pada arah kebijakan suatu negara, modal akan masuk, IHSG akan menguat, dan tekanan terhadap Rupiah akan mereda. 

Pemerintah perlu mengkaji ulang program MBG karena sudah terbukti tidak tepat sasaran dan diselewengkan banyak pihak selama ini, mengkaji ulang program Koperasi Merah Putih karena tidak melalui studi kelayakan dan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat, transparansi pengelolaan Danantara, resuffle menteri-menteri yang tidak becus khususnya terkait bidang perekonomian, ganti anak bangsa lainnya yang masih dipercaya dunia internasional. 

Disamping itu investor juga ingin melihat penegakan hukum yang adil dan birokrasi yang tidak berbelit-belit. Penanganan kasus kasus spt kasus Nadiem yang membagongkan, kasus fitnah Jokowi yang berulangkali diintervensi penguasa dan kasus lainnya pasti juga memberi dampak kepercayaan terhadap terhadap pemerintah karena investor akan merasa hak-hak dan aset mereka di Indonesia tidak terlindungi dengan aman.

Semoga bermanfaat.

Sumber: FB Josua M Sinambela https://www.facebook.com/share/p/1H6bPY2Fij/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Tragedi Dadan: Prabowo Effect vs Jokowi Rffect Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link