Rabu sore 26 Maret 2026, ditengah kesibukan pekerjaannya masih menyempatkan diri menemui kami karena mendengar kami sedang di Palembang.
Beliau adalah paniaran dari Sitindaon, yaitu Jimmy Tiarlina Br. Aritonang istri dari Iwan Victor Leonardo Sitindaon, yang tinggal di Palembang Sumatera Selatan.
Banyak cerita yang bisa dijadikan sebagai inspirasi atau pencerahan, beliau cerita pengalaman hidup dalam keluarga.
Dalam pertemuan singkat ada pesan yang kami kutip sangat relevan dalam Membangun Tugu Namangolu Sitindaon yaitu Hidup Saling Melengkapi dan Bermanfaat Bagi Orang Lain.
Dengan keberadaan marga Sitindaon yang sangat minim dalam segala hal, minim dalam populasi, minim dalam karir atau posisi di pemerintahan maupun swasta, maka yang perlu diperhatikan untuk ditingkatkan adalah pendidikan.
"Bagi kami pendidikan itu perlu, karena melalui pendidikan kami ingin merubah hidup" katanya dengan semangat.
Dia menceritakan bagaimana perjuangan dan perjalanan hidupnya sebagai PNS yang menikah muda dengan pendidikan mereka berdua, suami D1 dan istri D3.
Sebagai PNS dengan pendidikan suami istri hanya D1dan D3 beliau menyadari bahwa karir sulit berkembang.
Oleh karena itu setelah menikah dan mempunyai anak 2 orang dia melanjutkan menyelesaikan pendidikan lagi hingga S1 dan S2.
Demikian pula dengan sang suami yang pendidikannya saat menikah hanya D1, kemudian melanjutkan pendidikannya hingga menyelesaikan S1 Hukum, S2 Manajemen dan S3 Hukum.
Sangat jarang keluarga PNS suami istri dengan segala keterbatasan mampu membagi penghasilan dan waktu untuk keluarga, pekerjaan dan pendidikanya.
"Kami berdua saling suport untuk pendidikan" katanya lagi.
"Sangat jarang orang setelah berkeluarga mau kuliah ber 2 suami istri karena pasti dapur terganggu" sambungnya lagi.
Dan anak-anaknya yang pertama laki-laki sekarang ini mengikuti pendidikan kedokteran dan anaknya yang kedua perempuan mengikuti pendidikan hukum
Ini adalah merupakan pondasi awal dalam proses Membangun Tugu Namangolu Sitindaon.
Dia Adalah Sang Motivator dan Inspirator Paniaran Sitindaon.
Bagaimana perjalanan, bidang apa dan dimana mereka melanjutkan pendidikannya serta apa pengaruh dalam karier mereka berdua sebagai PNS, serta bagaimana tempat tinggalnya menjadi "Rumah Singgah" bagi keluarga Sitindaon yang baru pertama kali datang ke Palembang dalam rangka pekerjaan maupun yang melanjutkan studynya di Palembang, akan kami lanjutkan dalam artikel khusus berikutnya..
Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Bisa Membangun Tugu Namangolu Sitindaon.
