Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 3
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
Contoh Fomo:
Saham bagus di harga 2000, tiba-tiba naik ke 2200. Ritel FOMO rame-rame membeli berharap menurut feelingnya akan naik 2400. Sedangkan Trader Sejati diem. Dia menunggu, dan benar, tiba-tiba IHSG merah. Saham turun koreksi menjadi ke harga 1910.
Ritel Fomo pada panik cut loss di 1910. Trader Sejati tersenyum siap dengan T+2 menolong para Ritel yang pada panic jualan.
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
Mental Tenang: Beli saat merah , tinggal menunggu harga rebound, jika harga pun masih turun sedikit tetap saja Santai. Dalam hati berkata, oh Itu cuma menambah diskon lagi.
Potensi Besar: Saham yang dia serok 1950 berpotensi naik hingga 2400.
Ø Anda tidak rugi karena salah jual, Anda rugi karena salah beli, Salah Entry
Ø Anda profit bukan karena jago TP, tetapi Anda profit karena jago Entry di harga yang tepat.
Ø Mulai hari ini hapus kata "telat entry" dari kamus Anda. Ketinggalan Kereta lewat, Tunggu kereta berikutnya.
Harga lari? Biarkan saja. Pasti besok-besok akan ada koreksinya.
Ki Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1EeHP38U11/