Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 6
Scalping Jangan Pakai Acuan Harga Broksum!
Scalping Jangan Pakai Acuan Harga Broksum!
Nih ya, Saya kasih Ilmu rahasia lagi, ben emosi sekalian para Buzzer tukang pump-pump. Harga Broksum itu hasil koleksi Average selama berhari-hari. Bisa seminggu dua minggu. Setiap harga turun mereka Akumulasi (Nyerokin, mengarungi para Ritel. Contoh, Anda melihat harga Broksum PTRO 5425, lalu Anda dengan percaya diri berani masuk 5400. Biaanya Harga PTRO meluncur ke 5225, 5250.... ya Modyar tenan nuh!
Para Broker itu tidak scalping, tapi Swinger dan Investing jangka pendek. Jualnya bisa masih minggu depan, mungkin bulan depan, pun jualnya bertahap sedikit demi sedikit, disebut distribusi. Volumenya sangat besaaarrrr, distribusi dikit-demi sedikit supaya harga tidak jatuh sebelum selesai distribusi.
Sebelum distribusi mereka mengerahkan Akun-Akun Buzzer untuk pompa-pompa, menyebar Fake News, mempengaruhi Anda, mengajari memasang Stop Loss (SL) untuk menjadi makananya harga murah. Tinggal besok-besok di pomp-pomp lalu distribusi, beres, Dah. Jadi Saya tidak heran ada Akun Buzzer yang menyerang Saya itu, karena Saya mengajarkan Anda Trading agar tidak Boncos secara gratis. Jika Anda tidak boncos kan otomatis Buzzer tidak effektif mempengaruhi para Ritel Unyu, para Trader Newbie yang masih polos. Sampai disini faham ya. Ketika melihat pengajaran Saya cukup effektip, para Buzzer pump-pump tentu kepanasan.
R Noto Widjojo.https://www.facebook.com/share/p/1JLas6DGX1/