Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 5
Hari Ini IHSG Turun Hampir -5%, Lebih Baik Menahan Diri
IHSG Turun Hampir -5%
IHSG turun 5%, normalnya, semua saham jenis komoditas kayak ANTM -10%, TINS -11%, DEWA -11% turunnya 2x lipat.
Penjelasan 1:2 itu
1. IHSG turun 5% = pasar lagi risk off. Asing cabut, ritel panik, semua jual.
2. Saham beta tinggi turun 2x lipat = pas pasar panik, saham yang volatil ikut kena pukul lebih keras.
1. ANTM, TINS, DEWA itu beta ∼1.8-2.2. Artinya kalau IHSG gerak 1%, mereka gerak 1.8-2.2%.
2. BRPT cuma -4% karena beta-nya ∼0.8. Lebih defensif, jadi turunnya lebih kecil dari IHSG.
Kenapa komoditas gampang kena pukul 2X?
1. Karena Likuid: Gampang dijual asing buat cut loss, lalu kabur. Jadi pas panik, saham-saham ini yang dijual duluan enak tarik cash mereka walau rugi. Yg nampung para ritel lokal. Jangan jadi liquiditas para Bandar. Maka saya pagi- lpagi sarankan jangan masuk ketika ANTM masih ancang2 mau nyungsep. Tapi ternyata IHSG dari -2 % bablas minus 5%, otomatis Antm dan teman2nya minus - 10%.
2. Sensitif harga komoditas global: Kalau harga nikel, timah, batu bara ikut turun malamnya, pagi-pagi langsung disikat.
3. Ritel banyak memegang saham ini: Pas IHSG -5%, ritel cut loss bareng panic selling. Volume jualnya jadi gila.
Analogi gampangnya:
IHSG itu kapal besar. Pas ombak 5 meter, kapal besar miring 5%. Speedboat kayak ANTM, TINS oleng 10-11% karena ringan dan sensitif.
Yang perlu lo inget: Kalau IHSG -5% dan saham Anda turun >10%, jangan panik dulu. Cek:
- Kalau volume jualnya gede + harga longsor tembus support, itu Bandar sedang distribusi. Kalau volume kecil, Bandar tahan barangnya, besok pagi bisa mantul dikerek untuk distribusi. Ini permainan berat, lebih baik menahan diri saja.
R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/14iLciBB8gA/
:D
Mantap