SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (16)
  • Politik & Opini (359)
  • Ekonomi & Bisnis (429)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (171)
  • Lifestyle & Health (439)
  • Tekno & Sains (72)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (101)
  • Budaya (59)
  • Inspirasi dan Inspiratif (157)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (22)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (41)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • BTC Macro Terminal

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Ekonomi & Bisnis
  4. Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
  5. Ketika Terjadi Bearist, Apa yang Dilakukan para Trader Sejati Sebagai Pemburu?

Search

Details
Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
26.Aug
Hits: 3

Ketika Terjadi Bearist, Apa yang Dilakukan para Trader Sejati Sebagai Pemburu?

Apa Pikiran para Ritel Unyu ketika Terjadi Bearist?

Mereka Cut loss besar-besaran , lempar barang dan kabur. Anda yang menolong mereka membeli barangnya.

Apa yang dilakukan para Trader Sejati sebagai Pemburu?

Buka Trading Plan, siapkan amunisi untuk eksekusi. Karena dia tau rulenya: Merah darah di jalanan adalah Diskon terbesar sepanjang minggu yang jarang terjadi. Big Boy juga begitu. Mereka tidak membeli barang ketika lagi hijau. Mereka hanya membeli barang pas semua orang pada membuang barang murah.

Ingat: membeli Saham yang menguntungkan adalah membeli Ketakutan para Trader lain dan menjual, lalu exit setelah TP ketika Ritel pada FOMO memborong saham di pucuk. Kejadian ini selalu terjadi sepanjang masa tidak pernah berubah.

Kesimpulan:

Ambil barang dari tangan lemah. Jual ke tangan serakah. Susahnya di mana? Susahnya adalah ngelawan EGO dan EMOSI Anda sendiri. Pas merah, seharusnya segera serok pencet BUY malahan jari gemetar. Sebaliknya Pas Ijo, Hati gak rela mau pencet SELL ingin menunggu lebih tinggi lagi. Disinilah peperangannya dengan Ego sendiri.

Ingat rule ini:

Kerugian dan Keuntungan Anda 80% ditentukan Oleh Harga ketika Anda Entry. Ditentukan oleh Jari Anda sendiri saat klik buy pada harga bearist dan moment yang tepat. Contoh: PTRO tadi pagi Bearist di harga 4910. sekarang bertengger di 5025. Tentu cuan besar bukan, seandainya tidak gugup? Saya nyerok tetapi tidak banyak, karena trading dengan kekuatan 30% saja.

R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1HcKzecow1/

 

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Previous article: Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati, Prev Next article: Broker Summary Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link