Di Pringsewu, Lampung, terdapat banyak pusat industri kecil pembuatan keset atau alas pembersih kaki, terutama dari kain perca. Usaha kecil dan menengah itu mempekerjakan karyawan dan memproduksi puluhan ribu keset setiap bulan dan dikirim ke berbagai daerah di tanah air.
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 802
Foto: Cantika Dinda / CNBC Indonesia
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merasa kecewa terhadap beberapa direksi perusahaan BUMN. Ia pun menegur direksi BUMN yang perusahaannya masih merugi tapi mengajaknya makan di restoran mewah di Jalan MH Thamrin, Jakarta.
Hal itu diceritakan langsung oleh Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga saat berbincang dengan awak media di kantornya, Rabu (20/11/2019).
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 747
Foto: Konferensi pers hasil RDG Bank Indonesia (CNBC Indonesia/Lidya Julita S)
Salah satunya pertumbuhan kredit perbankan yang mengalami perlambatan. Di mana pada Agustus tercatat sebesar 8,59% menjadi 7,89% pada September 2019.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kredit perbankan dipengaruhi oleh dua faktor yakni dari sisi penawaran dan permintaan. Nah dari sisi penawaran semua faktor kondusif atau positif.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 869
Foto: BUMN (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Tak lama setelah mengumumkan pemberhentian langsung 7 deputi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sekretaris menteri dalam sehari, Kementerian langsung mengumumkan beberapa pos baru bagi para mantan eselon I tersebut.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 800
Ibu-ibu mitra Sumringah, produsen keset di Pringsewu, Lampung. (Foto: Ani Lailia/Sumringah)
Dulu, orang hanya menghitung berapa laba diperoleh ketika mendirikan sebuah usaha. Kini, hitungan itu ditambah dengan seberapa besar kelompok masyarakat tertentu akan menerima dampak positifnya.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 745
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Perusahaan investasi raksasa asal Jepang Softbank baru saja menghadapi mimpi buruk setelah terbitnya catatan kerugian dalam laporan keuangan kuartal beberapa waktu lalu. Kerugian ini menjadi kali pertama dalam kurun 14 tahun terakhir.
Catatan kerugian Softbank tak terlepas dari investasi besar pada perusahaan rintisan (startup) yang belum menghasilkan cuan dan justru mengalami penurunan valuasi secara drastis, seperti Wework dan Uber. Softbank terpaksa harus menyelamatkan valuasi Wework hingga mengorbankan 'kantong pribadi' perusahaan.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1036
Besi tua diremehkan banyak orang. Padahal, jika ditelateni, melakoni bisnis barang rongsok itu sangat menggiurkan. Apalagi barang rongsok segeda kapal barang. Ratusan miliar rupiah bisa diraup setiap tahunnya.
Jika tak percaya, tanya saja pebisnis besi tua perseorangan, kebanyakan orang Madura, atau perusahaan profesional seperti PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS).