SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (14)
  • Politik & Opini (341)
  • Ekonomi & Bisnis (412)
  • Lifestyle & Health (409)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (137)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Siraman Rohani (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (38)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. National
  4. Kenali Tipe Pembungaan untuk Tingkatkan Produktivitas Alpukat

Search

Details
Category: Nasional
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
15.Apr
Hits: 63

Kenali Tipe Pembungaan untuk Tingkatkan Produktivitas Alpukat

Alpukat memiliki perilaku pembungaan yang menarik. Perilaku pembungaan ini sering tidak diketahui oleh petani alpukat, padahal pengetahuan ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas tanaman alpukat.

Banyak petani mengeluhkan rendahnya produksi, bahkan ada yang melaporkan pohon alpukat mereka yang sama sekali tidak berbuah meskipun bunga yang muncul sangat banyak. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas tanaman alpukat adalah perilaku pembungaannya.

Bunga alpukat merupakan bunga lengkap dan sempurna yang memiliki organ jantan dan betina dalam satu bunga. Organ jantan terdiri dari benang sari dan kepala sari serta serbuk sari yang terdapat dalam kepala sari. Organ betina terdiri dari stigma, tangkai stigma dan ovarium. Bunga alpukat tersusun dalam malai yang muncul di ujung ranting. Malai berbentuk payung menggarpu dan bercabang banyak.

Alpukat mempunyai perilaku pembungaan yang disebut synchronous dichogamy. Bunga yang sama akan mekar 2 kali dalam waktu 2 hari, dengan fungsi berbeda saat mekar. Pada saat bunga mekar pertama berfungsi sebagai bunga betina atau stigma reseptif untuk menerima serbuk sari, fase ini dapat berlangsung 2-4 jam.

Setelah itu bunga mekar akan menguncup. Bunga yang sama akan mekar kembali pada hari kedua yang berfungsi sebagai bunga jantan. Pada saat mekar kedua, kepala sari akan melepaskan serbuk sari. Setelah mekar kedua, bunga akan kembali menguncup hingga menjadi putik atau bunga gugur.

Ciri-ciri bunga mekar pada tanaman alpukat. a) Bunga mekar tahap pertama (sebagai bunga betina). b) Bunga mekar tahap kedua (sebagai bunga jantan)

Selain dari sifat synchronous dichogamy, bunga alpukat juga memiliki perilaku unik karena waktu berfungsinya bunga betina dan jantan yang berbeda antar varietas. Ada 2 tipe pembungaan pada alpukat, yaitu tipe A dan tipe B.

Pada bunga tipe A, bunga mekar pertama (sebagai bunga betina) terjadi pada pagi hari dan mekar kedua (sebagai bunga jantan) terjadi sore hari pada hari berikutnya. Pada tipe B, bunga mekar pertama (sebagai bunga betina) terjadi pada sore hari dan mekar kedua (sebagai bunga jantan) terjadi pagi hari pada hari berikutnya.

Penyerbukan pada bunga dapat terjadi jika serbuk sari jatuh pada stigma (kepala putik). Karena sifat synchronous dichogamy dan tipe pembungaan (tipe A dan B) alpukat, maka penyerbukan cenderung terjadi pada stigma dengan serbuk sari dari bunga yang berbeda.

Penyerbukan dibantu oleh angin dan serangga. Adanya ratusan bunga pada waktu yang sama akan meningkatkan terjadinya penyerbukan. Namun fruit set (bunga menjadi buah) alpukat sangat rendah yaitu berkisar 0-1%, jika hanya mengandalkan serbuk sari dari pohon yang sama.

Untuk meningkatkan fruit set pada tanaman alpukat, dianjurkan untuk menanam campuran varietas dengan tipe pembungaan yang berbeda (tipe A dan B) dalam satu kebun, memperbanyak populasi serangga polinator atau dengan bantuan penyerbukan sehingga dapat meningkatkan fruit set hingga 27.2%.

Untuk mengetahui tipe pembungaan pada alpukat dapat diketahui dengan mengamati perilaku pembungaannya, terutama pada saat mekar. Terdapat perbedaan bentuk mekar bunga pada tahap pertama dan tahap kedua.

Bunga mekar tahap pertama dicirikan dengan tangkai sari yang menjauh dari stIgma atau mendekati mahkota. Bunga mekar tahap kedua dicirikan dengan tangkai sari yang mendekati stigma terutama tiga buah tangkai sari bagian dalam. Pada tahap ini kepala sari membuka kotak sari dan melepaskan serbuk sari.

Saat ini varietas-varietas unggul alpukat telah banyak ditanam dengan skala luas. Varietas-varietas tersebut sebagian besar telah terdaftar di Kementerian Pertanian yaitu sejumlah 24 varietas yaitu Ijo Panjang, Ijo Bundar, YM Lebak, Mega Murapi, Mega Gagauan, Mega Paninggahan, Feurtindo, Tongar, Ledapuan Sikka, Pesako, Gayo, Siginjai, Sindangreret, Mentera, Kendil, Raja Giri, Si Jago, Rengganis, Wina Bandungan, Idola, Cipedak, Moncok Mentaram, Soga dan Pameling.

Beberapa varietas unggul di Indonesia yang pembungaan termasuk tipe A yaitu varietas Cipedak, Misra (Batuah), Pesako, Tongar, dan Wina Bandungan. Untuk pembungaan tipe B yaitu varietas Aligator (Opal), Fuertindo, Idola, Mega Gagauan, Mega Paninggahan, Mega Murapi, Raja Giri, Siginjai, dan Kendil.

Walaupun sudah banyak varietas unggul yang didaftarkan dan telah banyak ditanam dalam skala luas, namun produksi alpukat di Indonesia masih rendah. Hal ini mungkin disebabkan oleh pemilihan varietas yang kurang tepat dan tanpa memperhitungkan tipe pembungaanya. (Sumber Balitbu Tropika)

Sumber: TechnologyIndonesia technologyindonesia.id

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Langkah-langkah Urus Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan, Jangan Sampai Keliru! Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link