Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 3
Kehancuran Moral Bangsa: "Saat Elit pun Pragmatis, Idealisme Mati"
KEHANCURAN MORAL BANGSA: "SAAT ELIT PUN PRAGMATIS, IDEALISME MATI"
Ini pola klasik keruntuhan peradaban. Dari Romawi sampe Majapahit sama saja.
1) ELIT JADI PEDAGANG, BUKAN PEMIMPIN: Kebijakan dijual kepada penawar tertinggi. UU dibuat bukan buat rakyat, tapi buat sponsor bagai di saham, itu emiten gorengan. Listing IPO cuma buat jual saham untuk mengeduk uang ke ritel, bukan untuk bangun bisnis. Akibatnya, Rakyat jelata & ritel jadi "tumbal likuiditas".
2) HUKUM TUMPUL KE ATAS, TAJAM KE BAWAH: Maling ayam kena 3 tahun penjara, Korupsi 300 Milyar cuman kena 1 tahun + diskon remisi.
Dalam saham, klu kita beli Lot besar, Rp. 500jt langsung di-shake out, ditenggelamkan sampai cut loss. Sebaliknya Bandar bebas leluasa menggoreng ratusan Mlyar.
Akibatnya: Kepercayaan publik runtuh. "Ngapain jujur kalau yang curang malah kaya?"
3) KEBENARAN DIKALAHKAN VIRALITAS
Yang benar tapi sepi, dianggap salah. Yang salah tapi rame, viral, dianggap benar! Dalam saham: Saham busuk dipompa terus oleh influencer melambung harganya. Saham bagus jika gak ada yang membahas, dibilang "ampas. "Akibatnya:" Masyarakat males mikir, Asal ikut yang rame saja, yang banyak kerumunan cari aman.
4) PENDIDIKAN JADI LADANG BISNIS:
Gelar bisa dibeli, skripsi pakai joki, kampus banyak yang mengutamakan laba. Akibatnya;; SDM kosong. Pinter ngomong, pinter memaki, merendahkan orang lain tanpa adab, otak kosong, mudah ditipu dijadikan kaki tangan Oligarki untuk menyerang kebijakan yang merugikan bisnis oligarki. Yang penting duit mengalir deras ke rekeningnya.
5) AGAMA & IDEOLOGI JADI TOPENG
Ayat & nasionalisme dipake buat nutupin maling. Akibatnya, Sinisme massal. Orang yang beneran punya idealis malah ditertawakan dan diserang oleh buzzer. Oligarki ternak buzzer, penguasa juga ternak buzzer.
6) HEDONISME MENJADI AGAMA BARU. Flexing diutamakan. Mobil Sport, Tas Mahal = tolak ukur sukses.
Akibatnya: Gaya hidup gali lubang. Tutup lubang. Utang bukan untuk membeli Aset tapi untuk Nafsu konsumtif yang meledak-ledak agar dilihat Sukses.
7) APATISME MASSAL = "NGAPAIN PEDULI" Banyak yang berpikir "Negara sudah rusak, ngapain gue bener sendiri". Akibatnya: Lingkaran setan. Jaman Edan, karena semua curang, akhirnya banyak yang ikut curang demi survive. Yen ora melu edan ora kebagian.
8) FEODALISME GAYA BARU
Jabatan & proyek diwariskan ke anak-kroni. Meritokrasi mati, gak adalagi yang namanya prestasi. Bapak Bupati, Emaknya Bupati, Anaknya Ketua DPRD muter saja disitu. Dalam Saham informasi Rebound hanya muter dikalangan Elit, Ritel hanya kebagian ampasnya doang.
R Noto Widjojo.https://www.facebook.com/share/p/1c9kAkoCgg/
Pict: ngopi bersama Prof.Dr. Sudjito Atmorejo UGM, dan Ketua PBNU Prof.DR. Abdul Muhaimin
