Search
- Details
- Category: Mimbar Kristen
- By ZA Sitindaon
- Hits: 3
Stop Memperalat Jemaat Dengan Mengatasnamakan Berkat
STOP MEMPERALAT JEMAAT DENGAN MENGATASNAMAKAN BERKAT
Memberi untuk pekerjaan Tuhan adalah bagian dari iman dan kasih. Namun yang perlu diwaspadai adalah ketika berkat mulai dipakai sebagai alat tekanan, manipulasi, atau cara untuk membuat jemaat merasa bersalah jika tidak memberi.
Ironisnya, ada jemaat yang terus didorong untuk memberi dengan janji-janji materi, tetapi jarang dibangun tentang pertobatan, karakter, dan kedewasaan rohani.
Akibatnya, memberi tidak lagi lahir dari kerelaan hati, melainkan dari rasa takut, tekanan, atau harapan mendapat imbalan.
Padahal Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita, bukan karena paksaan.
Pelayanan yang sehat tidak memeras jemaat dengan ayat atau janji berkat, tetapi mengajar jemaat memberi dengan pengertian, ketulusan, dan hati yang benar.
Karena gereja dipanggil untuk menggembalakan jiwa, bukan mengeksploitasi kebutuhan dan ketakutan manusia.
“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan…” (2 Korintus 9:7)
Sumber: FB AtengJabar https://www.facebook.com/share/p/1BkA9EkK1T/
