SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (16)
  • Politik & Opini (344)
  • Ekonomi & Bisnis (422)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (68)
  • Lifestyle & Health (418)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (146)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (9)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (40)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Mimbar Kristen
  4. Kekeringan Rohani: Ancaman Bahaya Seorang Pemimpin Rohani

Search

Details
Category: Mimbar Kristen
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
18.May
Hits: 4

Kekeringan Rohani: Ancaman Bahaya Seorang Pemimpin Rohani

KEKERINGAN ROHANI: ANCAMAN BAHAYA SEORANG PEMIMPIN ROHANI

Tidak semua pemimpin rohani yang terlihat aktif berarti sedang sehat secara rohani.

Seseorang bisa tetap berkhotbah, memimpin ibadah, melayani banyak orang, tetapi diam-diam sedang mengalami kekeringan rohani.

Doa mulai terasa hambar.

Hubungan pribadi dengan Tuhan mulai dingin.

Pelayanan dijalani karena rutinitas, bukan lagi karena kasih dan keintiman dengan Tuhan.

Dan ini berbahaya.

Karena pemimpin yang kering secara rohani tetap bisa terlihat sibuk di luar, tetapi perlahan kehilangan kehidupan di dalam.

Ironisnya, orang yang paling sering berbicara tentang Tuhan justru bisa lupa menjaga hubungannya sendiri dengan Tuhan.

Terlalu sibuk melayani orang lain, tetapi lupa memelihara jiwanya sendiri.

Akibatnya, pelayanan menjadi mudah emosional, haus pengakuan, mudah lelah, kehilangan sukacita, bahkan rentan jatuh dalam dosa atau keputusan yang salah.

Itulah sebabnya seorang pemimpin rohani tidak cukup hanya menjaga pelayanan, tetapi juga harus menjaga kehidupan rohaninya sendiri.

Karena sebelum memimpin orang lain, ia juga tetap seorang manusia yang membutuhkan Tuhan setiap hari.

“Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu..." (1 Timotius 4:16)

AtengJabar https://www.facebook.com/share/p/1DPtKrVHiZ/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Stop Memperalat Jemaat Dengan Mengatasnamakan Berkat Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link