Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1055

Imam Suripto - detikFinance
Brebes - Pembangunan infrastruktur jalan tol Trans Jawa berdampak buruk bagi usaha mikro di sepanjang jalur pantura. Di Brebes, Jawa Tengah misalnya, para penjual telur asin mengaku omzetnya turun drastis hingga 70% sejak tol Trans Jawa dioperasikan.
Hampir semua penjual oleh oleh makanan khas Brebes ini, mengeluhkan usahanya yang kian terpuruk. Sejumlah pedagang telur asin di pantura Brebes mengatakan, lesunya usaha mereka mulai dirasakan sejak adanya ruas tol Pejagan - Pemalang.
Supardi (45), salah satu pelaku UMKM telur asin saat ditemui Selasa (19/2/2019) siang menuturkan, usaha telur asin yang dirintis sejak puluhan talun lalu, saat ini kondisinya makin sulit. Itu terjadi setelah tol Pejagan-Pemalang dioperasikan.
Read more: Omzet Pedagang Telur Asin Pantura Turun 70% Sejak Ada Tol Trans Jawa
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1133

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Instagram
REPORTER: CAESAR AKBAR
EDITOR: DEWI RINA CAHYANI
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah langsung menggandeng industri dan pada pelaku bisnis rintisan berpredikat unicorndalam menyusun kebijakan perpajakan yang mendukung mereka. "Jadi melihat apa kebutuhan mereka, apa dari sisi fasilitas, dan bentuk support apa yang mereka butuhkan," ujar dia di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 18 Februari 2019.
Pasalnya, kata Sri Mulyani, kalau berbicara soal bisnis rintisan anyar, hampir setiap hari di setiap negara akan lahir ribuan pelaku yang mau terjun di dunia startup. Hanya saja, dari gagasan-gagasan yang muncul itu, tidak banyak yang bisa bertahan. "Tidak semua bisa survive karena ada yang namanya valley of death."
Read more: Sri Mulyani Sebut Ancaman Startup Sebelum Jadi Unicorn, Apa Saja?
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1283

Ini beda startup Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn. (Foto: dok: detikcom)
Virgina Maulita Putri - detikInet
Jakarta - Dalam debat Pilpres 2019 yang kedua, calon nomor urut 01 Joko Widodo sempat bertanya kepada calon nomor urut 02 Prabowo Subianto mengenai caranya mendukung pengembangan startup unicorn di Indonesia.
Istilah unicorn memang sangat erat kaitannya dengan startup atau perusahaan rintisan. Istilah ini berarti startup yang telah memiliki valuasi sebesar USD 1 miliar.
Read more: (Startup) Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn, Apa Bedanya?
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1091

Go Jek salah satu unicorn di Indonesia/Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tampak sedikit kebingungan mengenai pertanyaan yang dilontarkan Joko Widodo (Jokowi) soal rencana perkembangan unicorn Indonesia. Prabowo bertanya balik maksud unicorn yang ditanya oleh Jokowi.
"Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?" kata Prabowo bertanya balik saat debat semalam.
Pengamat industri digital dari Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menjelaskan, bahwa istilah unicorn memang cukup tabu bagi orang-orang yang tak dekat dengan industri digital atau bisnis startup.
Read more: Pengamat: 60-70% Orang Indonesia Tak Tahu Unicorn
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1193
SitindaonNews.Com, Salah satu industri rumah tangga di kota Medan Sumatera Utara adalah kerajinan dari bahan kulit, antara lain kulit sapi, kulit kambing, kulit ular, kulit biawak, kulit ikan pari, dll.
Adapun hasil kerajinan industri rumah tangga tersebut untuk keperluan wanita dan pria berupa tas, dompet, ikat pinggang. Pada umumnya barang-barang tersebut dibuat sesuai dengan pesanan.
Untuk mendapatkan produk tersebut dapat di pesan di Galleri kami On The Way Group melalui web www.sitindaonnews.com, atau kunjungi langsung @BromoBisnisCenter - Medan.
Salah satu produk tersedia adalah dompet pria terbuat dari kulit ikan pari, warna hitam dengan harga dibanderol murah meriah Rp. 225.000,- saja.