Top Stories
-
Tugas Pemerintah: Menjamin Pejabatnya Jangan Pada Nyolong dan Memeras Pengusahaya Jangan Pada yolonh
-
Antisipasi Kerugian dengan Cut Loss
-
Amandemen UU KPK Sebagai Kambing Hitam
-
Investasi atau Trading?
-
RI Juara 2 Negara Penipuan Tertinggi di Dunia, Warganya Paling Tak Aman
-
Mengapa Lambat Kaya dari Saham?
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1494

Suporter wanita Tunisia berada di stadion saat akan menyaksikan pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 antara Tunisia versus Belgia di Stadion Spartak, Moskow, Rusia, 23 Juni. REUTERS/Christian Hartmann
TEMPO.CO, Jakarta - Melalui media sosial, sekelompok perempuan Tunisia, menuntut pemerintah melegalkan poligami karena semakin banyaknya perempuan jomblo atau lajang di Tunisia.
Ketua Forum Kebebasan dan Kewarganegaraan, Fathi Al-Zghal, mengkonfirmasi bahwa demonstrasi dadakan menuntut poligami karena semakin maraknya perempuan yang jomblo dan takut hidup melajang sampai tua.
Dikutip dari Middle East Eye, 31 Januari 2019, poligami adalah hal tabu dan bahkan dapat dikenakan sanksi kriminal di Tunisia, di bawah UU Status Pribadi Pasal 18. Namun melihat masalah tingginya status jomblo di Tunisia, sekelompok perempuan menuntut agar parlemen mengizinkan poligami.
Read more: Jomblo Marak, Sekelompok Perempuan Tunisia Minta Poligami
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1038

GOOTO.COM, Jakarta - Copart, sebuah situs pelelangan mobil rusak menjual Lamborghini Urusbekas kecelakaan dengan kondisi bagian depan yang cukup ringsek. Pada penawaran terakhir, harganya naik menjadi US$ 117 ribu atau setara Rp 1,6 miliar. Di India, harga Urus baru dimulai sekitar Rp 5,9 miliar, dan di Indonesia Urus dibanderol Rp 8,5 miliar.
Read more: Lamborghini Urus Ringsek Ini Dilelang, Bagian Belakang Mulus
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1303

Foto: instagram @partners_in_goodness
Devi Setya - detikFood
Jakarta - Kisah inspratif datang dari komunitas Partner In Goodness. Mereka membuka warungnasi untuk dhuafa dan fakir miskin agar bisa makan puas dengan uang Rp 1.000.
Warung ini disebut Warung Nasi Baru. Kata Baru ini digunakan sebagai singkatan dari bayar seribu. Warung ini tidak berada di sebuah bangunan atau warung tenda melainkan berupa mobil.
Read more: Di Warung Nasi Ini Bayar Rp 1.000 Bisa Makan Sepuasnya
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1245

Buah naga putih (Foto: iStock)
Kireina S. Cahyani - detikHealth
Jakarta - Normalnya, urine atau air kencing berwarna bening. Air kencing yang tidak bening menandakan ada masalah dengan hidrasi, sehingga bikin orang panik dengan kesehatannya.
Namun pernahkah mengamati, air kencing juga berubah jadi tidak bening seusai mengonsumsi buah naga? Menurut pakar diet dan nutrisi dari University of Sydney, Leona Victoria Djajadi, MND, hal ini ternyata tidak perlu dikhawatirkan.
"Banyak kok makanan yang warnanya tidak terserap sepenuhnya dalam tubuh, sehingga urinenya ikut berubah warna seperti itu," ujar wanita yang akrab disapa Victoria ini kepada detikHealth, Selasa (22/1/2019).
Read more: Pipis Jadi Merah Setelah Makan Buah Naga, Bahaya Nggak Sih?
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1049

Presiden Amerika Serikat Donald Trump terpaksa mengkonsumsi makanan siap saji. Dampak shutdown telah membuat staf Gedung Putih tak digaji. Sumber: AP/english.alarabiya.net
TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Microsoft dan salah satu miliarder dunia, Bill Gates, terlihat sedang mengantri makanan di sebuah gerai makanan cepat saji di kota Washington, Amerika Serikat. Foto yang memperlihatkannya sedang mengantri itu, dengan cepat tersebar di media sosial.
Dikutip dari asiaone.com, Senin, 21 Januari 2019, dalam foto itu terlihat jelas Gates memakai kaos lengan panjang berwarna merah marun dan celana hitam sedang berdiri dalam sebuah antrian untuk membeli satu paket makanan cepat saji. Foto salah satu orang terkaya sedang antri itu, diambil oleh alumni Microsoft bernama Mike Galos dan diunggahnya ke Facebook pada 15 Januari 2019.
Read more: Jadi Miliarder, Bill Gates Ikut Antri Beli Makanan Cepat Saji