Top Stories
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
-
Air Purifier vs Dehumidifier: Mana yang Lebih Penting untuk Kontrakan?
-
Filter Air untuk Kontrakan: Perlukah untuk Shower, Keran dan Mesin Cuci?
-
Setiap Trader Ingin Kaya, Tapi Bagaimana?
-
Memaksimalkan Profit.
-
Mental Kaya vs Mental Miskin
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1261
Protes Rasisme, Mahasiswa Papua di Medan Siap Pulang Kampung
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMP Sumut berkumpul di Asrama Putra Kampus USU, Medan, Senin (19/8/2019). Foto/Andi YusriKoordinator aksi, Damiel Wandik mengatakan, aksi ini sebagai dukungan dan juga protes kepada Pemerintah. Terutama atas penangkapan mahasiswa asal Papua di Surabaya, serta intimidasi dan sikap rasisme yang dialami mahasiswa Papua di sejumlah tempat.
"Kami mengecam penangkapan para mahasiswa Papua dan rasisme terhadap orang Papua, baik di Surabaya, Malang, di mana-mana. Kalau diusir, kami siap pulang kembali ke Papua. Tetapi kami mau tukar. Orang luar yang ada di Papua, mereka juga harus kembali. Itu catatan kami," ujar Wandik.
Wandik menambahkan hari ini mereka menggelar aksi awal di asrama mahasiswa karena belum dapat izin dari polisi untuk berdemo di luar. Izin juga belum diperoleh untuk beraksi di dalam kampus."Nanti kalau sudah diperoleh izin, kami akan menggelar aksi di luar," pungkasnya.