Top Stories
-
Entry yang Tepat
-
Lower Low (LL) dan Lower High (LH)
-
Trader Profesional Wajib Mengetahui Hal-hal Berikut Ini
-
Kunci Rahasia Trader Profesional untuk Entry dan TP
-
Trader Profesional Tidak Terpengaruh IHSG Hijau atau Merah
-
Analisis Bandarmologi
-
Beberapa Nama Broker atau Bandar Besar dalam Perdagangan Saham
-
Check List Anti Nyangkut di Harga Pucuk
-
Hindari Saham Lapis 3 Dengan Markep Cap Kecil
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 983
Kapal yang Mengangkut 4.000 Mobil Kia dan Hyundai Tenggelam
Foto: Penjaga Pantai AS via Reuters
Georgia, AS - Sebuah kapal kargo Korea Selatan yang membawa 4.000 mobil terbalik saat menuju daratan Timur Tengah dari Korea Selatan. Tepatnya kapal bernama Golden Ray tersebut tenggelam di perairan negara bagian Amerika Serikat, Georgia berdasarkan laporan dari operator kapal Hyundai Glovis.
Kapal tersebut dilaporkan membawa mobil-mobil baru Hyundai dan Kia. Sayangnya saat dimintai konfirmasi terhadap hal itu pihak Hyundai menolak untuk memberikan komentar atas dasar masalah yang sensitif bagi mereka dan mengatakan bahwa tidak ada mobil mereka yang ada di dalam kapal itu.
Kapal tersebut dilaporkan membawa mobil-mobil baru Hyundai dan Kia. Sayangnya saat dimintai konfirmasi terhadap hal itu pihak Hyundai menolak untuk memberikan komentar atas dasar masalah yang sensitif bagi mereka dan mengatakan bahwa tidak ada mobil mereka yang ada di dalam kapal itu.
20 orang pertama berhasil diselamatkan dengan segera. Empat orang selanjutnya baru dapat dievakuasi 5 jam setelahnya. Semua orang yang diidentifikasi berada di kapal nahas tersebut berhasil diselamatkan. Empat korban terakhir mendapatkan perawatan intensif untuk dievaluasi kondisinya lebih lanjut.
Penyelamatan awal kapal oleh penjaga pantai AS Foto: Penjaga Pantai AS via Reuters
|
Sementara itu belum hingga saat ini belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait jumlah kerugian dari kecelakaan itu. Mobil-mobil yang diduga berisikan mobil Hyundai dan Kia belum dapat informasi valid model apa saja yang ikut tenggelam.
Begitu juga dengan penyebab kapal itu terbalik masih belum disimpulkan oleh petugas yang bertugas menangani kasus ini. Kapal ini mulai beroperasi sejak tahun 2017 dan beroperasi di bawah bendera Marshall Island