Top Stories
-
Pendeta Yang Merasa Hanya Dirinya Yang Layak Didengar Sedang Berada Dalam Bahaya Besar
-
Ibadah HKBP Perumnas Mandala Resort Perumnas Mandala Distrik X Medan-Aceh, Minggu 10 Mei 2026
-
Penny Stock
-
Umur Berapa Anak-anak Sebaiknya Bisa Mulai Dididik Untuk Melawan LGBT
-
Tingkatkan Performa Scalping Anda!
-
Istilah Haka Haki Dalam Trading Saham
-
Bagaimana Hidup Anda Setelah Berusia 60 Tahun?
-
Waspada LGBT, Jaga dan Awasi Anak Laki-laki Anda Sejak Kecil
-
Ingat Baik-Baik! Avg Down hanya untuk Saham Fundamental dan Bluechip
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 913
10 Ribu Unta di Australia akan Ditembak Massal
Lisa Maree Williams/Getty Images via livescience | Unta di Australia.
SitindaonNews.Com | Sebanyak 10 ribu unta di Australia akan mati oleh pemburu pada pekan ini. Hal ini karena kekeringan yang menimpa di wilayah tersebut.
Unta dikhawatirkan akan mencari air, padahal Australia sedang mengalami kekeringan.
Masyarakat takut ketika hewan-hewan tersebut mencari air. Tokoh adat di negara bagian Australia Selatan pun menyetujui hal tersebut.
Rencananya, pemusnahan 10 ribu unta itu akan dilakukan oleh penembak profesional dari Departemen Lingkunan dan Air Australia. Adapun penembakan unta-unta tersebut rencananya akan dilaksanakan di wilayah Australia Selatan. Tepatnya daerah Anangu Pitjantjatjara Yankunytjatjara (APY).
Prosesnya dikabarkan akan dilaksanakan selama lima hari, dimulai sejak Rabu (8/1). "Mereka (unta) berkeliaran di jalan mencari air, kami khawatir tentang keselamatan anak-anak," ujar anggota dewan setempat, Marita Baker dilansir dari BBC.
Kepada surat kabar setempat, Marita mengatakan bahwa hewan lain selain unta juga berkeliaran di wilayah Australia Selatan untuk mencari air. Bahkan, hewan-hewan tersebut menerobos pagar untuk minum air dari pendingin ruangan.
"Kami telah terjebak dalam kondisi yang panas dan tidak nyaman, tidak enak badan karena unta masuk dan merobohkan pagar untuk masuk ke rumah," ujar Marita.
Wilayah APY berada di daerah yang sangat terpencil di Australia Selatan. Jumlah penduduk di sana hanya sekitar 2.300 orang.
Meskipun wilayah ini tidak mengalami kebakaran separah New South Wales dan sekitarnya, tetapi Australia Selatan juga sedang dilanda cuaca panas ekstrem selama berminggu-minggu.
Sumbe: republika