Top Stories
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
-
Air Purifier vs Dehumidifier: Mana yang Lebih Penting untuk Kontrakan?
-
Filter Air untuk Kontrakan: Perlukah untuk Shower, Keran dan Mesin Cuci?
-
Setiap Trader Ingin Kaya, Tapi Bagaimana?
-
Memaksimalkan Profit.
-
Mental Kaya vs Mental Miskin
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 960
Nurhadi Punya 13 Rumah, Berani Melawan Penyidik KPK, Tegang
Nurhadi. Foto: dok/JPNN.com
SitindaonNews.Com | Mantan Sekretaris MA (Mahkamah Agung) Nurhadi sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (1/6) malam.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
"Iya (melakukan perlawanan). Pintu tidak dibuka, KPK koordinasi dengan RT setempat untuk buka paksa agar disaksikan, baru kemudian dibuka paksa," kata Ghufron saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).
Ghufron menjelaskan, pihaknya juga melakukan penggeledahan setelah membekuk Nurhadi, menantunya bernama Rezky Herbiyono, dan juga istri Nurhadi, Tin Zuraida.
"Kami membawa barang-barang yang ada kaitannya dengan perkara kami. Sampai saat ini masih diperiksa," jelas dia.
Mengenai lokasi penangkapan buron kasus dugaan gratifikasi dan suap itu, Ghufron mengaku tidak tahu persis.
Apakah di rumah pribadi Nurhadi atau tidak, Ghufron tidak mau menjawab.
"Kami tidak tahu lagi di rumah pribadi atau tidak, Karena yang terdata di kita ada banyak rumah beliau. KPK sudah mendatangi dan menggeledah lebih dari 13 kediaman yang semuanya diklaim sebagai rumah yang bersangkutan," jelas dia. (tan/jpnn)
Sumber: https://m.jpnn.com